Aug 142017
 

Pelabuhan Sangihe (Wikipeda)

Sangihe – Mayor Laut (P) Maranatha memimpin satuan tugas (satgas) reaksi cepat penanganan masalah kedaruratan maritim yang dibentuk Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tahuna di Sulawesi Utara.

Komandan Lanal Kolonel Laut (P) Setyo Widodo mengatakan satgas reaksi cepat dibentuk sebagai tindak lanjut dari perintah pimpinan untuk menangani kedaruratan Militer yang terjadi di perairan Indonesia khususnya di wilayah perbatasan.

“Pimpinan TNI AL sudah memerintahkan agar di semua wilayah perbatasan dibentuk satuan tugas reaksi cepat untuk menangani kedaruratan militer khususnya di laut,” ujar Kolonel Laut (P) Setyo Widodo di Tahuna, pada Senin 14-8-2017.

Menurut Kolonel Laut (P) Setyo Widodo, Satgas akan menangani secara cepat seluruh bentuk pelanggaran hukum di laut yang ada di wilayah perbatasan dengan negara Filipina.

“Pelaksanaan operasi Satgas reaksi cepat TNI AL Tahuna akan bekerja sama dengan seluruh lembaga penegak hukum yang ada di Kabupaten Sangihe,” kata Komandan Lanal Tahuna.

Komandan Lanal Tahuna mengatakan wilayah laut yang ada di perbatasan dengan negara tetangga Filipina harus mendapat pengamanan yang ketat untuk menjaga agar jangan sampai ada warga negara lain yang masuk secara ilegal.

“TNI AL harus menjaga agar tidak ada penyusup yang masuk melalui laut ke wilayah NKRI,” ujar Kolonel Laut (P) Setyo Widodo.

Semua pelanggaran hukum yang terjadi di laut memerlukan penanganan yang cepat oleh penegak hukum termasuk TNI AL.

“Satgas reaksi cepat TNI AL dibentuk karena kebutuhan untuk menangani setiap pelanggaran hukum yang terjadi di laut,” kata Komandan Lanal Tahuna.

Komandan Lanal Tahuna berharap masyarakat yang ada di 3 wilayah kabupaen kepulauan yaitu Sangihe, Sitaro dan Talaud sebagai wilayah pelayanan Lanal Tahuna dapat membantu dengan memberikan informasi yang akurat tentang pelanggaran hukum di laut.

“Kami sangat membutuhkan bantuan masyarakat dalam memberikan informasi cepat mengenai pelanggaran hukum yang terjadi di laut agar segera ditangani dengan cepat,” kata Komandan Lanal Kolonel Laut (P) Setyo Widodo. Dirilis Antara 14 Agustus 2017.

  5 Responses to “Lanal Tahuna Bentuk Satgas Reaksi Cepat Maritim”

  1.  

    Satgas utk patroli pembajakan dr negeri seberang

  2.  

    Antisipasi penyusupan NGISIS dr Filipina khususnya pelarian dr Marawi!

  3.  

    betul,, Setuju!!

 Leave a Reply