Feb 082017
 

Pengunjung melihat maket pesawat N-219 yang dikembangkan PT Dirgantara Indonesia dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat Pameran Hari Ulang Tahun BPPT di Jakarta, Rabu (12/09/12). (FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan)


Penerbangan perdana pesawat N-219 akan dilakukan di atas langit Makassar pada bulan Agustus mendatang. Penerbangan perdana pesawat terbaru buatan Indonesia itu bertepatan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) pada 8—11 Agustus 2017 yang di pusatkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Deputi Bidang SDM, Iptek dan Budaya Kementerian Koordinator Kemaritiman, Safri Burhanuddin, mengatakan bahwa pesawat N-219 adalah salah satu karya terbaru buatan anak bangsa yang dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

PTDI mengembangkan pesawat jenis turboprop (balik-baling) yang digunakan untuk penerbangan komersil jarak pendek, dinamakan N-219. “Pesawatnya sudah selesai dan saat ini pesawat itu sudah diperkenalkan keluar hanggar, namun beberapa komponennya masih dalam proses sertifikasi,” ujar Safri di Makassar, Selasa (7/2).

Safri menjelaskan bahwa peringatan Hakteknas 2017 akan menjadi ajang eksplorasi semua potensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia. “Selama 72 tahun Indonesia merdeka, belum pernah kita melakukan kegiatan yang mengeksplorasi semua potensi yang dimiliki Indonesia dan nanti pada kegiatan Hakteknas itu kita akan perlihatkan apa-apa saja yang bisa dilakukan anak bangsa ini,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang mendengar ekspektasi penyelenggara dari Kemenko Kemaritiman berjanji akan mendukung penuh kegiatan tersebut. “Kita pengalaman dalam membuat even yang bertaraf internasional dan semua even internasional kita itu selalu sukses di luar dari target kita. Insha Allah, kita akan sukseskan kegiatan ini,” ucapnya.

Sumber: Antara

  15 Responses to “Langit Makassar Akan Jadi Saksi Terbang Perdana Pesawat N-219”

  1. Mantap

  2. Kalau sudah bisa terbang semoga laku terjual.

  3. Kok jauh benar terbang perdana di Makasar. Lalu ke Makasarnya lewat jalan darat dilanjutkan lewat laut dng menggunakan kapal laut.?
    Kenapa gak terbang perdananya di lokasi PT.DI saja seperti biasanya.
    Aaahhhh….ya sudahlah….yg penting bisa terbang.

  4. Semoga lancar. Melenceng dari topik coba kalau yang sudah ada di halim itu 1 ska sukhoi su 35 bukannya heli aw 101. Pasti hebohnya bukan hanya di dalam negeri tapi sekawasan.
    Semoga su 35 segera ” ngajomantara di awang awang Indonesia”

  5. Semoga sukses’ Jangan lupa 3 S dasar ; Sales, service, sparepart gencar dan mudah agar laku keras, berikan bonus2 menarik ke pembeli tapi bukan layanan plus2.

  6. Selamat kpd PT DI dan LAPAN

  7. kampungnya dipilih, wujud penghargaan pada pak H.bibi ..
    PTDI gak berencana buka lini perakitan dan servis N219 di sulawesi/indonesia timur? ? negara polinesia/melanisia perlu dijajaki pasarnya untuk memperkuat pengaruh RI disana.

  8. kampungnya dipilih, wujud penghargaan pada pak H.bibi ..
    PTDI gak berencana buka lini perakitan dan servis N219 di sulawesi/indonesia timur? ? negara polinesia/melanisia yg dekat perlu dijajaki pasarnya untuk memperkuat pengaruh RI disana.

  9. Lha artinya di undur lagi uji terbangnya kemaren dengan -dengan awal april ….selalu molor.

  10. Semoga tidak ada aral melintang lagi dan lancar laris manis!

  11. Ini diundur terus. Jangan-jangan sampai akhir tahun 2017 gak bisa terbang.

    • @ketut

      PT.DI “dimasa sulitnya” pernah mengalami lost-generation pada level midle manajemennya yang memiliki kapasitas/kapabilitas/pengalaman mensupervisi rancangan komponen2 baru dari sebuah pesawat.

      Dengan ketiadaan salah satu fungsi manajerial tsb maka para desainer2 muda struktur/komponen pesawat harus memiliki keyakinan yang tinggi (dg melakukan pengulangan2 testing mandiri sebelum proses sertifikasi) bahwa rancangannya akan lulus sertifikasi…jadi bisa dimaklumi adanya keterlambatan ini.

      Para desainer2 muda PT.DI ini layak diacungi jempol atas perjuangan & kegigihannya mewujudkan N-219.

      Perusahaan aviasi besar diduniapun jamak mengalami keterlambatan jadwal oleh sebab yang berbeda-beda

 Leave a Reply