Lantern Iron 15 Yontaifib Marinir

31
247
Latihan Bersama Lantern Iron 15
Latihan Bersama Lantern Iron 15

Sukabumi – Komandan Pasmar-2 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Denny Kurniadi mewakili Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Arief Rudianto membuka Latihan Bersama Lantern Iron 15. 2441, tahun 2014, di Pusat latihan Tempur (Puslatpur) Antralina, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/11/2014).

Dalam amanat Asops Kasal yang dibacakan Danpasmar-2 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan latihan bersama antara Indonesia dan Amerika serikat yang dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuaan dan kemampuan teknik maupun taktik operasi khusus, baik aspek darat maupun aspek laut bagi personel Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Korps Marinir.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, dengan mencermati perkembangan situasi keamanan global dunia saat ini yang semakin kompleks dengan munculnya berbagai ancaman dari Negara mana saja dan dengan sasaran lintas negara, sehingga mendorong pemikiran negara-negara untuk menjalin kerjasama keamanan guna mengatasi hal tersebut”, ungkapnya.

Seluruh peserta latihan diminta membangun rasa saling menghormati dan selalu menjalin hubungan baik berdasarkan rasa persaudaraan prajurit Korps Marinir. “Saya yakin dan percaya, sumbangsih dan kerja keras saudara selama melaksanakan latihan ini akan meningkatkan hubungan baik antar kedua negara”, tegas Asops Kasal mengakhiri amanatnya.

Hadir pada acara tersebut Asintel Dankormar Kolonel Marinir Imam Sopinggi, Asops Kaspasmar-2 Kolonel Marinir Sugiyanto, S.Sos., Danpuslatpur Antralina Letkol Marinir Manurung, Paban Sops Kasal Mayor Mar Busro, serta jajaran Muspika Kabupaten Sukabumi.

Sedikitnya 97 prajurit gabungan Yontaifib Korps Marinir dan U.S Marsoc di bawah pimpinan Komandan Satuan Tugas Latihan Danyon Taifib-2 Mar Mayor Marinir Samson Sitohang akan melaksanakan latihan bersama dengan sandi Lantern Iron 15. 2441, di Puslatpur Antralina, pelabuhan Ratu dan sekitarnya. Adapun materi latihan yang akan berlangsung dari tanggal 19 November hingga 19 Desember 2014 ini meliputi operasi darat dan operasi laut. (Dispen Kormar).

Kiriman: Aldenaldrin 12

31 KOMENTAR

  1. ayo latihan yang baik, serap semua ilmu yang telah diberikan.. jaga martabat bangsa dan negara dan satu lagi jangan meniru niru kaya pelaku tragedi di Batam.. pertahankanlah engkau marinir yang selalu hadir ditengah tengah masyarakat yang selalu memberikan rasa aman pada masyrakat

  2. Saya justru kuatir dengan tempat latihan di pantai selatan sukabumi apa tidak membuat marinir amerika itu jadi smakin mengenal medan dan karakteristik wilayah iyu yg padahal kalau berandai2 seandainya terjadi perang daerah situ adalah jalur pintu masuk US marine yg berpangkalan di pulau cocos yg hanya berjarak 700km dr sukabumi. Kenapa tdk mengambil tempat latihan di asembagus situbondo atau pasuruan atau tempat lain ya. Smoga kekhawatiran sy tdk terjadi.

  3. Pulau cocos dan Christmas island adalah pos us marine yg berpangkalan utama di Darwin aus. Jarak pulau trsbt dengan sukabumi dan jakarta yg sedemikian dekat tentu patut kita waspadai. krn waspada dan tdk terlena disaat damai akan menyelamatkan kita disaat perang.

  4. sudah lama marinir latihan bareng dengan us navy mgkn jarang di publikasi dan sekarang tempatnya tidak biasa. selama ini yang sering diketahui latihan di asembagus, alas purwo, bantur dll. positive thingking aja atau bisa aja kita curiga tergantung bagaimana kita menyikapinya. NKRI tetap jaya