Jan 082016
 
Pulau Saumlaki Maluku

Pulau Saumlaki Maluku

Saumlaki – TNI tampaknya akan menjadikan Pulau Saumlaki Ambon, seperti Pulau Natuna, yang kuat baik di Armada Laut dan Udara. Jika di Pulau Natuna, Kepri, Indonesia kaya dengan gas dan minyak bumi, maka di Pulau Saumlaki, kaya dengan ikan dan hasil laut.

TNI Angkatan Laut sedang menyiapkan peningkatan status dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Saumlaki, Ambon, sebagai upaya meningkatkan pengamanan perbatasan dan wilayah terluar di wilayah timur Indonesia, khususnya yang berada di Maluku Tenggara dan berbatasan langsung dengan Australia.

Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi, mengakui berencana meningkatkan status Lanal Saumlaki, yang berada di bawah komando Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon, jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim).

Diresmikan pada 2011 silam, Lanal Saumlaki berada di Ibukota Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Saumlaki berada di Kepulauan Tanimbar, yang berbatasan langsung dengan Australia. Saat ini, Lanal Saumlaki bertipe C dan dipimpin oleh Letnan Kolonel.

“Nantinya, Lanal di Saumlaki kami kembangkan, paling tidak menjadi tipe B, yang dipimpin Kolonel. Selain itu, akan lengkapi dermaga yang bisa menampung empat kapal patroli ataupun kombatan”, ujar KSAL di Mabes TNI AL, Jakarta, 7/1/2016.

Peningkatan status Lanal Saumlaki untuk meningkatkan pengawasan yang maksimal di sekitar Laut Timur dan Laut Aru. Pengawasan ini juga terkait dengan tingginya potensi perikanan di wilayah Laut Aru.

“Daerah-daerah di Saumlaki dan sekitarnya memiliki potensi perikanan yang sangat tinggi, karena itu pengawasan perikanan juga jadi bagian dari kegiatan patroli TNI AL”, kata mantan Pangarmatim tersebut.

Peningkatan status Lanal Saumlaki ini juga menjadi salah satu upaya dalam memperkuat gelar kekuatan dan kemampuan TNI di wilayah terluar, khususnya di wilayah timur dan tenggara, yang berbatasan langsung dengan Australia.

pangllima tni-2

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah berkunjung ke Pulau Saumlaki, Ambon, 4/1/2015. Panglima TNI mengatakan di wilayah Saumlaki akan dibuat Lanud (Pangkalan Udara) dengan panjang lintasan 1500 m. Tapi ada opsi untuk menambah panjangnya hingga 3000 m, agar dapat menampung pesawat yang lebih besar.

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, memutuskan untuk meningkatkan gelar kemampuan dan kekuatan personel TNI di wilayah tersebut. Hal ini berdasarkan kunjungan yang dilakukan Panglima TNI ke daerah-daerah terluar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Ambon.

Sumber: Republika.co.id

  16 Responses to “Lanud dan Lanal TNI di Pulau Saumlaki, Ambon”

  1. Mohon diperhatikan agar lingkungan terjaga dgn baik rek tercemar

  2. Indah pemandangannya

  3. Mantaps..Lanjutkan..perkokoh setiap perbatasan NKRI ,…jayalah bangsaku…

  4. Mancing mantap ne… Ikannya gede2 gaban

  5. sip lah

  6. Lakukan terus pembangunan dan upgrade pangkalan udara dan laut di pulau2 terluar suapaya wilayah perbatsan selalu diawasi…

  7. Kalau mau kuat pertahanan luar, kuatin juga pertahanan ekonomi rakyat diwilayah terluar, insyaAllah bakal semakin kuat NKRI

  8. ane harap pemerintah bisa membuka matanya lebar2…..di kawasan maluku tenggara sana itu pusat ladangya minyak…bukan cuman hasil lautnya saja,kunjungan panglima kesana kemarin sdh jelas di sana akan di buat base camp dan cek point untuk selatan timur Indonesia.kita tuggu saja arsenal apa saja yg akan mengisi kawasan itu.tetangga selatan sana jgn harap bisa membuat sipadan dan ligitan jilid dua.
    salam NKRI

  9. Jangan lupa utk diperkuat ekonomi rakyatnya dng menjadikannya sebagai pusat pengolahan hasil laut. Bangun sekolah2 smk dan poltek kelautan, sediakan fasilitas kapal tangkap ikan yg mumpuni, bangun industri kelautannya. Bagiannya bu Susi utk membuat rakyat di daerah itu makmur.

  10. selain naga di utara kita juga harus waspadai ausis diselatan apalagi pasukan amrik sudah mendekat didarwin sama pulau cocos dan menuurut kabar setempat amrika berencana menambah pasukan marinir sampai 10 ribu personil dgn kekuatan penuh,alasanya sih buat membendung tiongkok atau itu cuma kamuflase z……………

  11. Banyak lanud,, sama lanal,, tapi gak ada peawatnya,, gak ada kapal perangnya,, sama aja boong,,,

  12. masukin ke program My Life My Adventure biar makin banyak destinasi wisatawan lokal.

  13. makanya cepetan beli beriev be200 4 skuardon….jd gk butuh landasan panjang….

  14. calon pespur saumlaki dari sukhoi dan ifx dan rudal S 500 triump

  15. Selamat ndan AL pangkalannya diupgrade jd type B, bentar lagi melatinya jd tiga neh. Ditunggu kondangannya sama teman” ya.

  16. lebih baik lagi bila kepulauan Aru dan Merauke jg diperkuat fasilitas utk AL & AU nya … semoga

 Leave a Reply