Des 182017
 

Lanud Rembiga kembali menggelar demo udara terjun payung pada Minggu 17 Desember 2017 di Bandara Selaparang Kota Mataram.

Mataram, Jakartagreater.com – Dalam rangka memeriahkan puncak peringatan hari jadi Provinsi NTB yang Ke-59 sekaligus untuk menumbuhkan kecintaan terhadap udara juga dunia kedirgantaraan pada warga masyarakat NTB dengan diprakarsai langsung oleh Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, SE, MSoc.Sc, Lanud Rembiga kembali menggelar demo udara terjun payung pada Minggu 17 Desember 2017 di Bandara Selaparang Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Melalui demo udara terjun payung ini diharapkan dapat memacu minat dirgantara bagi masyarakat NTB, selain itu terjun payung ini juga sebagai sarana untuk lebih lebih dekat dan lebih dicintai lagi oleh masyarakat sehingga diharapkan akan tumbuhnya kebanggaan warga masyarakat NTB akan TNI AU.

Kemudian kegiatan ini juga merupakan peran nyata Lanud Rembiga dalam membantu program pemerintah daerah, demikian ungkap Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, SE, MSoc.Sc disela-sela acara.

Demo udara terjun payung beberapa tahun ini seolah menjadi hiburan wajib bagi warga masyarakat NTB dan ini mengundang antusiasme warga yang cukup fantastis, ini terbukti dengan hadirnya ribuan warga Lombok memadati Bandara Selaparang dan menanti para kesatria udara dari Detasemen Matra 2 Paskhas menghias dan melukis langit Kota Mataram dengan payung udara

Ketika raungan pesawat Cassa 212 dengan tail number A-2109 dari Skadron udara 4 Lanud Abdulrahman Saleh dengan Captain Pilot Letkol Pnb Wisnu Aji yang berada di ketinggian 6000 fit terdengar di udara.

warga dengan antusias dan seolah dikomando langsung mengangkat kepala keatas untuk menyaksikan aksi 10 orang peterjun dari Den Matra 2 Paskhas yang dipimpin oleh Kapten Pas Rommy Grestayuda S, satu-persatu meloncat dari pesawat dan menghias langit mataram.

Tepuk tangan dan sorak penuh kebanggaan dari warga Mataram akan prajurit-prajurit TNI AU nampak terlihat ketika satu-persatu para peterjun menginjakkan kakinya di Apron Bandara Selaparang.

Penerjunan dilaksanakan 1 sorti dengan 2 run penerjunan dimana setiap run diterjunkan 5 orang peterjun dan pada run terakhir peterjun membawa bendera NTB dan Sang Merah Putih, para peterjun landing tepat pada titik yang telah ditentukan, secara bergantian di depan podium.

Selanjutnya diakhiri penyerahan Bendera Merah Putih dan bouqet oleh para peterjun ke Gubernur NTB DR TGH Zainul Majdi beserta Istri dan ditutup oleh fly pass pesawat C 212 di depan podium sembari penyampaian ucapan Dirgahayu NTB oleh Captain Pilot Letkol Pnb Wisnu Aji langsung dari cockpit pesawat.

Melalui demo udara terjun payung ini diharapkan akan semakin banyak pemuda-pemuda NTB yang berpotensi untuk bergabung dengan TNI AU selain itu melalui kegiatan ini pula minat kedirgantaraan dan juga kebanggan warga masyarakat akan TNI AU dapat lebih terpacu, sehingga kedekatan dengan rakyat dapat lebih terjalin. (tni-au.mil,id)