Home » Headlines » Lanud Supadio Simulasi Force Down Pesawat Asing

Lanud Supadio Simulasi Force Down Pesawat Asing

JakartaGreater   –  Lanud Supadio melaksanakan manuver lapangan dalam latihan Alap Gesit tahun 2021 sebagai tahap lanjutan dari latihan Gladi Posko sebelumnya, pada Selasa 16-3-2021, dirilis Situs TNI AU pada Rabu 17-3-2021.

Pada manuver lapangan hari pertama, disimulasikan berbagai tahapan kegiatan seperti scramble, operasi udara lawan udara defensif (Hanud Pasif), operasi intelijen (pengintaian udara), emergency evacuation akibat serangan udara atau sabotase musuh dan pelaksanaan force down pesawat asing hingga penanganannya.

Yang menarik perhatian dalam manuver lapangan ini adalah kegiatan simulasi force down atau pemaksaan mendarat pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Disimulasikan pesawat tempur Hawk 109/209 yang dioperasikan Skadron Udara 1 memaksa mendarat pesawat asing yang diketahui memasuki wilayah udara nasional tanpa kelengkapan izin melintas (flight clearance dan security clearance).

Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak selaku Pimpinan Umum Latihan disela-sela kegiatannya.

Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, dalam manuver lapangan ini adalah kegiatan simulasi force down mengatakan bahwa :

  1. Apabila ada pesawat asing melintasi wilayah udara nasional tanpa disertai perizinan yang jelas dan telah diperintahkan untuk keluar wilayah Indonesia namun tidak mengindahkan, maka akan dilakukan pemaksaan mendarat di pangkalan udara atau bandara yang memenuhi persyaratan.
  2. Setelah mendarat, sesuai prosedur prajurit Paskhas dan Satpom Lanud Supadio melakukan pengamanan terhadap pesawat asing tersebut.
  3. Selanjutnya personel intelijen segera melakukan interogasi untuk penanganan lanjutan.
  4. Penanganan terhadap pesawat asing yang melanggar wilayah udara memerlukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait.
  5. Tidak hanya intern jajaran Lanud Supadio saja namun juga melibatkan instansi luar seperti imigrasi dan bea cukai serta pihak-pihak lain yang terkait.

Kemudian Danwing 7 Lanud Supadio Kolonel Pnb Sidik Setiyono selaku Direktur Latihan juga menjelaskan jika pelaku latihan diasah kemampuannya dalam latihan satuan Alap Gesit setelah melalui tahapan latihan-latihan sebelumnya.

“Sebelum latihan tingkat Lanud, para pelaku telah melakukan latihan di tingkat skadron udara, batalyon maupun latihan satuan masing-masing. Pelaksanaan latihan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut bertujuan untuk selalu mengasah profesionalisme personel dan kesiapan Lanud Supadio apabila dihadapkan pada tugas operasi yang sesungguhnya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan