Nov 112016
 

Uji Terbang RX200TJ 2

RKX-200TJ (Roket Kendali Experimental berdiameter 200 mm bertenaga dorong turbojet) SiPutih. (LAPAN)

RKX-200TJ (Roket Kendali Experimental berdiameter 200 mm bertenaga dorong turbojet) SiPutih. (LAPAN)

Pandanwangi – 5/11/2016. LAPAN Pustekroket berhasil membuat rekor baru. Sebagai bagian dari program besar penelitian dan pengembangan roket kendali, Pustekroket harus menjalani salah satu fase penting dalam siklus penelitian yaitu validasi.

Misi utama peluncuran ini adalah memastikan sistem kendali Auto-Take Off maupun Autopilot berbasis Waypoint yang telah diaplikasikan sebelumnya tetap berjalan dengan baik menghadapi kondisi yang lebih ekstrim sehingga batas-batas flight envelope dari wahana uji bisa terpetakan. Pada peluncuran sebelumnya (Pandanwangi, Agustus 2016) nilai-nilai gain optimal yang cocok digunakan pada sistem otopilot berhasil didapatkan. Setiap sistem otopilot jika dihadapkan pada konfigurasi wahana terbang yang berbeda, maka nilai gainnya pun harus berubah.

Wahana yang diuji ada dua jenis, meski memiliki bentuk serupa dan baseline yang sama yaitu RKX-200TJ (Roket Kendali Experimental berdiameter 200 mm bertenaga dorong turbojet), namun memiliki lokasi penempatan engine yang berbeda. RKX-200TJ berwarna putih (SiPutih) menempatkan mesin jet di bagian tengah wahana, sedangkan varian berwarna oranye (SiOrenj) menggunakan bagian belakang sebagai lokasi penempatan jetnya. Perlu dicatat bahwa desain dan pengerjaan wahana LAPAN ini adalah 100% karya bangsa Indonesia.

RKX-200TJ (Roket Kendali Experimental berdiameter 200 mm bertenaga dorong turbojet) SiOrenj. (LAPAN)

RKX-200TJ (Roket Kendali Experimental berdiameter 200 mm bertenaga dorong turbojet) SiOrenj. (LAPAN)

Setiap konfigurasi memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Varian SiPutih memiliki keunggulan di kestabilan longitudinal, sedangkan varian SiOrenj memiliki keunggulan pada daya tampung bahan bakar.

Aspek penting yang divalidasi dalam percobaan kali ini ada dua, aspek kestabilan longitudinal yang berimplikasi pada perilaku pitching (angguk) dan aspek daya tampung bahan bakar yang berpengaruh langsung pada jarak jelajah terbang wahana.

Pada varian SiPutih, percobaan yang dilakukan menggunakan pendekatan full autopilot (assisted takeoff by rocket, loitering dan terminating). Dengan kecepatan terbang rata-rata 180 km per jam, RKX 200TJ SiPutih, mampu bertahan terbang selama 13 menit atau berarti menempuh jarak mendatar sekitar 39 kilometer ! Jauh melebihi target desainnya yang mempersyaratkan jarak 20 kilometer sebagai jarak maksimum.

Pada percobaan kali ini, wahana uji juga mampu terbang menembus ketinggian awan stratocumulus di mana awan cumulus terlihat jelas berada jauh di bawah kamera onboard. Dan yang tampak hanya keindahan langit di mana matahari berada di atasnya (15:41) dan puncak gunung Semeru di bawahnya (16:30).

Jika ketinggian puncak gunung Semeru adalah 3.676 meter, ini berarti wahana mampu terbang melebihi ketinggian tersebut, maka sebuah rekor telah tercetak, dengan RKX-200TJ SiPutih LAPAN Pustekroket berhasil “Menembus Awan untuk Menggapai Matahari”.

Kru Lapan

Kru Lapan

Fitur khas dari program RKX-200 TJ ini terletak pada penggunaan roket sebagai tenaga pendorong awal atau pelontar. Konsekuensinya adalah perhitungan kestabilan statik baik itu matra longitudinal ataupun matra lateral/direksional harus akurat dalam hitungan millimeter. Sedangkan pada varian Oranye, mesin jet yang digeser ke belakang, benar-benar menghadirkan tantangan baru bagi peneliti dalam mengatur kestabilan longitudinal.

Titik pusat gravitasi yang mundur ke belakang memaksa para peneliti untuk mencari dan mencoba berbagai posisi ballast / pemberat untuk menggeser titik CG agar kembali ke depan/daerah stabil tanpa banyak mengubah karakteristik momen inersianya. Setelah melalui beberapa simulasi dan percobaan, akhirnya pada uji peluncuran di Pandanwangi kali ini ditemukan posisi optimum ballast yang akan digunakan pada fase-fase pengembangan berikutnya. Wahana ini memiliki potensi sebagai alat pemantau cuaca (fast deploy weather surveyor), pemantau lalu lintas laut, dan pencegat kapal (quick response ship interdictor).

Kru Lapan

Kru Lapan

Semoga dengan capaian LAPAN Pustekroket ini, bisa menjadi sumbangsih pada dunia penerbangan dan keantariksaan Indonesia agar semakin bergairah dan mengakselerasi untuk menguasai teknologi roket luar angkasa.

Berperan sebagai Flight Director dalam eksperimen kali ini adalah Dr.(cand.) Larasmoyo Nugroho M.Des, Kepala Program Roket Kendali Dr.(cand.) Herma Yudhi Irwanto, Chief Engineering Roket Kendali Oka Sudiana MT., Aircraft Manager Kurdianto MT., Autopilot Engineer (Salman Yusuf ST), Quality Control Gilar Budi Rahardja MT., Stability and Weight Shandi Priyo Laksono ST., Electronical System Wimbo Nugroho ST dan Electrical System Khaula ST. Dokumentasi oleh Riki Ramdani ST. Aerostruktur oleh Ibadi ST. Aerial Drone Camera Bowo.

Sumber : Pustekroket.lapan.go.id

Bagikan:

  34 Responses to “LAPAN : Menembus Awan Untuk Menggapai Matahari”

  1.  

    Sukses selalu LAPAN. Selamat pagi warjag. Salam sehat selalu.

  2.  

    Awal yg bagus…

  3.  

    Masih gagal paham..maksud guide ini apa y..? Meluncur dan kembali seperti UAV/Drone atau Meluncur dan mengenai sasaran seperti Rudal..

  4.  

    Desainnya keren…desainnya lebih cocok untuk UAV sepertinya…

  5.  

    Perkembangan rudal lapan sangat lambat. Kalah sama rudal petir yg buat oleh segelintir orang, padahal sdmnya berjubel.

    Kl kyk gitu perkembangannya baru sampai disana, terus pd ngapain tuh kerjanya?

  6.  

    Perkembangan rudal lapan sangat lambat, kebanyakan teori. Kalah sama rudal petir yg dibuat oleh segelintir orang. Ini fakta.

    Padahal sdm lapan berjubel. Kalau hasilnya baru segitu, terus selama ini pada ngapain.

    Maaf, saya hanya membandingkan saja.

    •  

      kalau memang demikian,.. kira-kira apa ya penyebabnya?.. apa karena Birokrasi Internal..?

    •  

      memang pahit tp itulah kenyataan dana riset kecil tp minta spek gahar ,maunya semua serba instan…ilmuwan kaliber dunia pd males pulang kampung krn kurang dihargai disini dan yg paling ngeri itu kalo dituntut pengadilan karena merugikan keuangan negara yg jumlahnya itu gak sebanding dg manfaat yg akan diambil oleh negara

  7.  

    Membayangkan menjadi negara berikutnya yang menjelajah ruang angkasa……

  8.  

    Harusnya lapan sudah bs buat rudal jelajah, tp sampai hari ini masih belajar, padahal uang ada lapan kurang fokus, kalah cepat sama petir yang baru se umur jagung, aplah petinggi lapan perlu di ganti

  9.  

    Mulai terlihat kemampuan lapan,,lanjutkan kita selalu ingin hasil terbaik dari kalian…..smoga roket kendali berubah menjadi peluru kendali…top!!,,

  10.  

    Tes..

  11.  

    Semoga sukses…Kami bangga jadi INDONESIA.

  12.  

    dan konsekuensinya pun sebanding dgn usaha,,, india maju dlm penguasaan iptek dgn mengorbankan kenyamanan rakyat miskin dan katrok. Dulu RI terlalu banyak hidup nyaman semuanya serba murah dan sekarang hasilnya juga sebanding dalam penguasaan iptek masih jauh dr india dan masih tetap setia jd konsumen global

  13.  

    meuni keren gitu bodyna.. sip lapan lanjutkeun, nyien anu bisa nenteng rudal/bom.. tunjukan pada tetangga klu kita bisa..

  14.  

    untuk di instal di pesawat tempur agaknya kurang cocok tuh

  15.  

    .

  16.  

    Ini kok pada ribut-ribut. Sudah bayar pajak belum. Lapan ini memang perlu di swastanisasi, biar efisien dan produktif. Agar pajak yang kita bayar digunakan untuk hal produktif.

  17.  

    RUDAL TERHEBAT DI MUKA BUMI BUATAN INDONESIA HIKS…HIKS… HIKS…

  18.  
  19.  

    jangan lupa kasih uranium di moncong, cukup 1kg aja, beres sudah 😀

  20.  

    Negara kita sudah bs and mampu produksi rudal,bahkan kalau mw bs bikin yg berhulu ledak nuklir.Namun ini menjadi rahasia negara yg tdk boleh diungkap.
    Dimata dunia Negara kita yg mayoritas beragama islam tdk boleh terlihat terlalu kuat,khususnya dalam hal persenjataan rudal.
    Karena akan dianggap sbg ancaman bg negara2 terangga,mwpun negara2 Nato.
    Sudah banyak contoh,sprt iran,iraQ,suriah,dan sekarang turky yg sudah mulai diobrak-abrik oleh asing.
    Negara islam yg kuat dianggap ancaman oleh sebagian negara adidaya.
    Sejatinya indonesia bukan negara pengecut,bukan negara yg takut perang,tp yg kita takutkan adalah ketika negri ini diembargo dlm hal ekonomi.Negara kita masih blm sepenuhx pulih dr krisis dan perekonomian kita sebagian besar msh bergantung pd negara lain.
    Mari kita dukung dan doakan para insinyur2 kita dlm menciptakan alutsista yg handal dan berkwualitas.

  21.  

    Salam sukses selalu juga bank ruskye.
    Semoga lapan bisa menjadikan bangsa indonesia termasuk club komunitas luar angkasa bersama negara2 lain yg sdh lebih dulu mencapai luar angkasa.

  22.  

    Wah (de) lapan itu bagus sekali.

    Kalau (se) puluh itu sempurna.

    Xixixixi

  23.  

    Klw (se) belas sepak bola yah pak

  24.  

    kagak moncer nih barang, kw ke 9999

 Leave a Reply