Mei 042019
 

Jakarta, Jakartagreater.com   –   Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (KP Pati), momen mengenang kilas balik perjalanan karir bagi 20 orang pejabat TNI AD yang melaksanakan acara tersebut. Hal itu disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilis tertulisnya, pada Jumat 3 Mei 2019 di Jakarta.

Diungkapkan Kadispenad, setelah sehari sebelumnya melaksanakan laporan Korp KP Pati kepada Panglima TNI, 20 orang Pati TNI AD yang mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi tersebut melaksanakan hal serupa kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa pada Jumat 3-5-2019  di Tribun Mabesad, Jakarta.

“Sebagaimana umumnya, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pengangkatan jabatan kepada 20 orang Pati sebelumnya. Secara berjenjang, setelah dinaikkan pangkat oleh Presiden, mereka melaksanakan laporan korps kepada Panglima TNI dan hari ini kepada Kasad,” ujar Brigjen TNI Candra Wijaya.

Ke-20 orang tersebut, menurut Candra terdiri dari para pejabat di dalam dan luar struktur TNI AD, termasuk yang berada di Kementerian/Lembaga.

“Diantaranya, dari 6 orang yang naik pangkat menjadi Mayjen (Mayor Jenderal), 2 diantaranya pejabat TNI AD dan Mabes TNI, yaitu Kasahli Kasad Mayjen TNI Arif Susilo dan Pa Sahli Bidang Banusia Panglima TNI, Mayjen TNI Pujo Wahyono, S.Sos,” ujar Brigjen TNI Candra Wijaya.

“Selanjutnya dari Unhan 2 orang yaitu Kasatwas Mayjen TNI Adi Sudaryanto dan Ketua LP2M Mayjen TNI Pujo Wahyono, serta 2 orang lainnya merupakan Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Politik dan Bidang Strategi Lemhanas yaitu Mayjen TNI Nurcahyanto dan Mayjen TNI Mindarto,” tambahnya.

Sedangkan 14 orang lainnya, lanjut Brigjen TNI Candra Wijaya , adalah para Pamen TNI AD yang mendapatkan promosi ke jabatan Pati yang terdiri dari 2 orang pejabat TNI AD, 6 orang Pejabat Mabes TNI termasuk didalamnya 2 orang yang berdinas di PTRI (Perwakilan Tetap RI) PBB di New York dan Athan RI di Riyadh, 3 orang dari Kemhan/Unhan, 1 orang dari Dewan Ketahanan Nasional serta 2 orang dari BIN (Badan Intelijen Negara).

“Pejabat TNI AD yaitu Brigjen TNI Purbo Prastowo (Danpussenarmed Kodiklatad) dan Brigjen TNI dr. Jajang Edi Prayitno (Waka Puskesad). Kemudian dari Mabes TNI yaitu Brigjen TNI Nugroho Djati Waluyo (Kakordos Sesko TNI), Brigjen TNI Benny Antony Sitohang (Kapuslemasmil Babinkum TNI), serta dua orang Pa Sahli TK II yaitu Brigjen TNI Mohammad Ali Mudjid dan Brigjen TNI Syahyudi (Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI),” rinci Brigjen TNI Candra Wijaya.

“Kemudian Brigjen TNI Rudi Adrianto, yang saat ini menjabat Penmil pada PTRI PBB di New York, Amerika Serikat, Brigjen TNI Erlangga, Athan RI di Riyadh, Saudi Arabia,” imbuhnya.

Enam orang lainnya yang naik pangkat menjadi Bintang Satu, sambung Brigjen TNI Candra Wijaya, adalah Brigjen TNI Antonius Bambang Budi W. (Karo Ortala Setjen Kemhan), Brigjen TNI Minan Sinulingga (Dirvet Ditjen Pothan Kemhan), serta Brigjen TNI Dr. Jonni Mahroza, S.I.P., M.A. (Wakil Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan).

“Serta Brigjen TNI Dr. Budi Pramono, Bandep Setjen Wantannas, serta Brigjen TNI Ronny dan satu lagi Kowad yaitu Brigjen TNI G.R.A.R.V. Mustikaningrat, keduanya menjabat di BIN,” ujarnya. Dikatakan Candra, dalam acara Laporan Korps tersebut, sesuai dengan keinginan Kasad dikemas dalam nuansa yang berbeda.

“Biasanya kita laksanakan di dalam ruangan, kali ini di Tribun Mabesad, yang baru dibangun direnovasi awal tahun ini. Kemudian sebelum acara dimulai, para peserta yang hadir menyaksikan tayangan tentang perjalanan karir para pejabat yang naik pangkat dari mulai pendidikan pertama di Akmil hingga jabatan terakhir,” jelas Brigjen TNI Candra Wijaya.

“Memang tidak utuh, namun secara simultan, kejutan dari Kasad ini diharapkan dapat memberikan gambaran kilas balik perjalanan karir mereka. Ini sengaja disajikan, agar bisa dijadikan sebagai momen untuk mengenang dari awal pengabdian para pejabat yang naik pangkat maupun istrinya,” pungkas Brigjen TNI Candra Wijaya. (tniad.mil.id)