Nov 072017
 

Sebanyak 102 Taruna Akademi Angkatan Laut Tingkat IV Angkatan ke-63 yang tergabung dalam Satuan Latihan Praktek Jalayudha melaksanakan berbagai latihan dan peran-peran selama melintas pada Minggu 5-11-2017 di perairan Selat Makassar.

Selat Makassar, Jakartagreater.com – Sebanyak 102 Taruna Akademi Angkatan Laut Tingkat IV Angkatan ke-63 yang tergabung dalam Satuan Latihan Praktek Jalayudha melaksanakan berbagai latihan selama melintas pada Minggu 5-11-2017 di perairan Selat Makassar.

Dalam pelayaran ini para Taruna menggunakan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 (KRI AHP-355) dan KRI Teluk Ende-517 (KRI TLE-517) dari Koarmatim. Selat Makassar memang terkenal ombaknya yang tinggi, apalagi cuaca diawal musim hujan tahun 2017 seperti sekarang ini, tinggi gelombang bisa mencapai 2,5  sampai 4 meter.

Sebanyak 102 Taruna Akademi Angkatan Laut Tingkat IV Angkatan ke-63 yang tergabung dalam Satuan Latihan Praktek Jalayudha melaksanakan berbagai latihan dan peran-peran selama melintas pada Minggu 5-11-2017 di perairan Selat Makassar.

Mereka dengan antusias melaksanakan latihan peran yang telah terjadwal, diantaranya Peran Peninggalan yaitu dimana kapal disimulasikan mengalami kebocoran dasyat dan akan tenggelam sehingga para awak kapal harus berkumpul di suatu titik di geladak kapal yang sudah ditentukan untuk segera meninggalkan kapal menggunakan sekoci atau lifecraft.

Selain itu juga melaksanakan peran Penyelamatan Kapal dimana kapal disimulasikan mengalami kebakaran dan kebocoran. Disini para Taruna dilatih agar terampil menanggulangi kebakaran dan kebocoran yang dapat terjadi sewaktu-waktu di kapal.

Para Taruna juga melaksanakan latihan pembekalan di laut (Replenishment at Sea/RAS) yaitu mengantarkan barang menggunakan tali dari KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 ke KRI Teluk Ende-517.

Sebanyak 102 Taruna Akademi Angkatan Laut Tingkat IV Angkatan ke-63 yang tergabung dalam Satuan Latihan Praktek Jalayudha melaksanakan berbagai latihan dan peran-peran selama melintas pada Minggu 5-11-2017 di perairan Selat Makassar.

Disamping itu para Taruna juga dibekali keterampilan dalam upaya pencarian, penangkapan dan penggeledahan terhadap kapal yang diduga mencurigakan dalam latihan VBSS (Visit Boarding Searching and Seizure).

Kegiatan latihan dan peran-peran ini sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan para Taruna dan Taruni AAL dalam kedinasan TNI Angkatan Laut saat nanti bertugas di kapal perang. (Penerangan AAL)

  2 Responses to “Latihan Meninggalkan Kapal Hingga Pembekalan di Selat Makassar”

  1. Pertamax…

 Leave a Reply