Dec 052017
 

Tupolev Tu-95 di Biak, Papua

Biak. Jakartagreater.com – Persahabatan dan kerjasama antara TNI AU dengan Angkatan Udara Rusia dari waktu ke waktu semakin erat. Tidak saja soal pembelian pesawat Sukhoi Su-27/30, tetapi sekarang juga sudah merambah kepada persahabatan para perwiranya. Seperti yang baru berlangsung, dimana puluhan personel Angkatan Udara Rusia, yang dipimpin oleh Commander of air squadron Let Vladimir Golovkin mengunjungi Pangkalan Udara (Lanud) Biak, Papua. Kedatangan mereka disambut Pangkosek Hanudns IV Biak Marsma TNI Heraldy Dumex Dharma M.Si (Han), Komandan Lanud Biak Kolonel Pnb Fajar Adrianto, M.Si dan Forkompinda Biak.

Dengan menggunakan dua pesawat Ilyusin IL-76 sebagai tim aju dan dua pesawat bomber Tupolev Tu-95 yang sudah mendapat SC (security clereance) dari Mabes TNI, personel Angkatan Udara Rusia mendarat di bandara Frans Kasiepo, Biak pada Selasa dinihari (5/12/2017). Misi mereka adalah melaksanakan latihan terbang navigasi jarak jauh, yang dikombinasikan dengan program kunjungan persahabatan antara kedua Angkatan Udara.

Tupolev Tu-95 di Biak, Papua

Komandan Lanud Manuhua Biak, Kolonel Pnb Fajar Adriyanto, M.Si menjelaskan, kedatangan pesawat Rusia merupakan kegiatan penerbangan latihan navigasi jarak jauh. โ€œLatihan Navigasi seperti ini merupakan hal biasa yang dilakukan oleh para crew untuk meningkatkan profesionalisme awak pesawat. Kami juga sering melaksanakan terbang navigasi jarak jauh” jelas Kolonel Pnb Fajar Adrianto, M.Si (Han).

Selama di Biak, rombongan Angkatan Udara Rusia, akan mengunjungi Lanud Manuhua (Biak). Selain itu mereka juga akan melakukan kunjungan wisata hingga Sabtu (9/12) ke beberapa obyek wisata yang ada di pulau Biak Papua.

Dua pesawat angkut berat Rusia jenis Ilyushin-76 yang datang lebih dulu membawa 81 personel dan peralatan ground handling untuk mendukung kedatangan 2 pesawat bomber Tupolev-95 yang tiba pada siang hari ini. Kedua pesawat Il-76 tersebut berangkat dari Ukraina melalui Singapura dan Manila, kemudian menuju ke Biak. Sementara dua pesawat bomber Tu-95 terbang langsung dari Vladivostok ke Biak selama lebih kurang 12 jam penerbangan. Total personel Angkatan Udara Rusia yang berkunjung ke Biak sebanyak 110 orang.

Diharapkan kegiatan kunjungan Angkatan Udara Rusia kali ini dapat meningkatkan kerjasama antara Angkatan Udara kedua negara sekaligus mengenalkan potensi wisata di Indonesia. Di samping itu, kunjungan tersebut dapat memberikan wawasan dan pengetahuan tambahan bagi personel TNI AU tentang kemampuan operasional pesawat-pesawat Rusia melalui interaksi dengan personel AU Rusia. (Dispen AU).

  237 Responses to “Latihan Navigasi Udara, Angkatan Udara Rusia Kunjungi Lanud Biak”

  1. Tadinya kukira kiriman kincir angin yg bakal dipasang di sidrap, sulawesi selatan…..ternyata ini pesawat toh (dagangannya bung jimmy)?

  2. Ada “sesuatu” mungkin di sana
    Di balik latihan navigasi..???

    • Bukan rahasia lagi kalo gerombolan bersenjata di Papua mendapat dukungan dari Australia dan Amerika. Dengan kata lain NATO akan mendukung apapun yang ingin dilakukan oleh Amerika melalui CIA.
      Papua, sebagai salah satu tambang emas dan tembaga terbesar didunia diharapkan menjadi Timor Leste kedua, dimana Timor Leste menjadi salah satu negara termiskin di dunia yang nyaris tidak memiliki kekuatan diplomasi signifikan pasca kemerdekaan dan tidak memiliki posisi kuat “bargaining power” di mata dunia dan selalu mengharapkan sokongan finansial Australia dan negara-negara Barat untuk menunjang hari-harinya, sementara diperlakukan sebagai negara boneka yang diserap kekayaan alamnya (minyak). Timor Leste tidak akan pernah (dibiarkan) menjadi negara yang “maju” ataupun memiliki militer yang kuat. Mereka hanyalah bayi yang dinina-bobokan dengan susu (bantuan ekonomi) tetapi tidak akan pernah dibiarkan menjadi dewasa. Dengan demikian semakan mudah dijadikan sebagai boneka, tempat pijakan dan sarana kepentingan negara Barat.

      Apakah Timor Leste bisa membalikkan situasi saat mengetahui minyaknya disedot Australia diluar kesepakatan jumlah pembagian dan lautnya dikotori tumpahan minyak?? [Evil Laugh]
      Mereka hanya bisa teriak-teriak tanpa daya seperti anak kecil yang diambil mainannya, dan seluruh dunia mengabaikannya [tidak ada kekuatan diplomasi kelas dunia selevel dengan Indonesia disini!]

      Rusia titip pesan kepada Freeport, gerombolan bersenjata Papua beserta cecunguk-cecunguk Barat dibaliknya dan hampir tiga juta agen Barat yang bercokol di Indonesia:
      Kami sudah hadir di negara terbesar di Asia Tenggara dan kami memiliki kepentingan disini. Buatlah rusuh dan sejarah Trikora akan terulang.

      Indonesia memang menolak pendirian Pangkalan Militer asing (Rusia) di wilayah Republik ini, tetapi bukan berarti Rusia tidak akan melindungi kepentingannya di sini. Melindungi kepentingannya berarti melindungi Indonesia dan sistem yang saat ini tengah berjalan, karena jika sekali Indonesia berubah belum tentu nantinya akan berpihak/mendukung/mau bekerja sama dengan Rusia seperti saat ini seperti halnya Rusia mempertahankan Assad dan Suriah dari “Suriah baru model Amerika”

  3. Kami kira ini adalah barang ghiob nya TNI AU di Biak Papua, eh ternyata milik Bang Rusky, wkwkwkwk…

    • Gue ketemu Indikasi bahwa Rusia tidak mau kehilangan Indonesia untuk kedua kalinya. Indonesia memiliki begitu banyak potensi terutama SDA dan investasi ekonomi potensial (termasuk potensi sebagai negara tropis yang subur selain Brazil yang tergabung dalam BRIC). Kekayaan Indonesia tampaknya diproyeksikan sebagai cadangan kekuatan ekonomi Rusia di masa depan, karena jelas tidak mungkin Rusia akan membiarkan Amerika dan negara-negara Barat “menguasai” Indonesia dengan segala kekayaan di dalamnya.
      Hal ini ditunjukkan dengan ditolaknya pendirian Pangkalan Militer Rusia di Indonesia baru-baru ini, tetapi kehadiran dua pesawat pembom di Biak mengindikasikan pesan bahwa “Kami siap melindungi anda langsung dari Rusia” karena “kami memiliki kepentingan dengan Anda dan kepentingan itu tidak dapat dipandang enteng karena menyangkut ‘nasib atau masa depan’ kami dalam konfrontasi yang hampir tanpa akhir dengan Barat”
      Tampaknya Rusia akan melakukan pendekatan seperti Suriah terhadap Indonesia, dimana Rusia akan langsung mengirimkan pasukan dan peralatan tempurnya dari Armada Timur untuk melindungi Indonesia jika terjadi konfrontasi yang tidak terelakkan dengan kepentingan Barat. Jadi tidak ada masalah jika tidak ada Pangkalan Militer Rusia di Indonesia, mereka akan membantu negeri ini paling tidak dalam 1 x 24 jam terhitung sejak senjata pertama meletus atau bom pertama meledak (dari pihak Barat), pesan yang digambarkan dengan Tupolev yang terbang selama 12 jam non-stop dari Vladivostok ke Biak.
      Pernyataan Putin bahwa Jokowi “mirip dengan Soekarno dalam batasan-batasan tertentu” dalam pertemuan di Sochi mengindikasikan strategisnya posisi Indonesia di mata Rusia setidaknya untuk saat ini dibawah kepemimpinan Jokowi.

      Indonesia secara De Facto dan De Jure adalah negara berdaulat penuh tetapi “secara rahasia dan dalam batas-batas tertentu” under protectorate by Rusia

      • secara ksat mata perimbangan kekauatan dan pengaruh ya bung dari west & east thdp Indonesia …

      • “Kekayaan Indonesia diproyeksikan sbg cadangan kekuatan ekonomi rusia dimasa depan”….loh, loh, kok sakarepe dewe?

        Kekayaan Indonesia ya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyatnya….kok malah mau bertekuk lutut dan berbuka hahaha sama rusia (warkot, 2017)

        • “Aku trenyuh” (mr.x, 2017) setelah baca komen bung JG yang terkesan “bangga”, kekayaan alam dinegrinya akan dieksploitasi oleh bangsa lain…atau seolah-olah dg komennya, bung JG ini sdg memposisikan diri sbg salah satu dari “3 juta agen asing yang beroperasi dsn” (JG, 2017).

          Dijaman milenial gini kok masih ada yang bermental inlander….maaf

        • memang rada ngawur….makna kata tersebut….!!!
          entah kalo rusia siap jajah indonesia….!!! ๐Ÿ˜€

        • Kalau lu lihat konteks kalimat gue tampak bahwa itu adalah persepsi atau pandangan Rusia terhadap Indonesia yang dianalisis orang ketiga, bukan pandangan gue terhadap Rusia/Indonesia. Tolong jangan kebanyakan micin yah. Puaa mutih aja sekali-kali (Edisi Nyindir Generasi Zaman Now)

          • “Mutih”…”ngrevolusi mutih” ya bung, xixixixi

            Tapi kelihatannya sampeyan bangga banget lho….atau setidaknya akur dg persepsi diatas, tanpa perlawanan sama sekali thd persepsi tsb

          • ini kita bukan mau menghakimi hanya sekedar koreksi jadi jangan serius amat bung ….lagian tebakan situ tentang pandangan rusia berlebihan…entah kalo situ dapat wangsit embah mien….???!!!!! ๐Ÿ˜€

          • Memang bener dibagian awal pernyataan tsb adl persepsi rusia….tapi setelah dibaca tuntas kok secara tersirat ada kesan bangga atau setidaknya ACC dg persepsi itu.

            Maaf…saya agak susah membedakan anda sbg bangsa Indonesia atau rusia?

          • “kelihatannya sampeyang bangga” ‘kan menurut persepsi dan pendapat lu, padahal waktu gue nulis gak ada bangga-bangganya tuh? Barangkali lu terpengaruh “self-justification” sendiri?

            Gue kuatir jangan-jangan lu juga susah bedain antara “senyum ramah” dengan “senyum kecut”?

          • Memang susah bang….apalagi kalo yang tersenyum si huha…..huhahahaha

          • “Tersenyum ramah si bapak mantri
            Kerja borongan dapat rejeki
            Berbondong bondong bocah sekompi
            Mesti dipotong ya disunatin
            ….”

          • Itu “Senyum Ceria”

          • mungkin yg di maksud bung jg,kita harus lebih banyak usaha sama dgn rusia dlm bidang ekonomi, dan perlu kita ingat jasa bangsa rusia terhadap bangsa kita sdh terbukti.

      • Indonesia gak butuh perlindungan dari Rusia, Rusia aja yg terlalu kepedean. Ditinggal China juga kolaps tuh negara.

      • Indonesia bukan Suriah, Kerjasama Indonesia dan Rusia dalam bidang militer hanya pada taraf kerjasama informasi militer, bukan pakta pertahanan. Jadi tak ada alasan Rusia melindungi Indonesia apalagi Indonesia membantu Rusia. Itu jelas2 melanggar UUD RI 1945 serta Pembukaan UUD RI 1945.

        • sy tunjukin perang trikora itu alutsista yg hebat membuat takut belanda itu dr mana?!..
          forum militer identik dgn jiwa nasionalis,jd jika seseorang kurang nasionlis, lbh baik jgn menyibuklah.

          • Hmmm…..mangslapp boss….. ๐Ÿ˜†

          • Yg buat Belanda keder tuh bukan Alutsista dari Uni Soviet tapi takut bantuan Marshall Plan buat perbaikan Belanda pasca perang dicabut USA. Lewat Dubes Bunker lah, perjanjian damai dan penyerahan Papua lewat PBB bisa dilakukan. Bukan lewat alutsista Ini Soviet. Kalo mau, bisa saja Belanda didukung USA dan bahkan NATO karena Belanda adalah anggota NATO. USA tidak mau Belanda jatuh lagi karena mereka sudah gagal di Aksi Polisionil/Perang Kemerdekaan. Bukti bahwa kekuatan alutsista yg diberikan Ini Soviet itu kurang kuat adalah waktu Konfrontasi dengan Malaysia, Indonesia tidak pernah mengucapkan dan menyatakan perang kepada Malaysia. Tau kenapa, Karena UK dan anggota Commonwealth bergabung mendukung Malaysia. Kalo terjadi perang nyata, Indonesia malah akan jadi hancur dihantam oleh UK, Commonwealth, NATO dan bahkan USA. UK aja bahkan udah nyiapin nuklir buat ngebom Jakarta kalo Indonesia menaikkan konfrontasi menjadi perang.

            Satu hal lagi, Forumil itu bebas menyatakan pendapat selama dalam koridor. Anda malah lebih lucu Bung Zain, Anda bilang tiap orang di Forumil harus punya nasionalisme. Lah nyatanya Anda jelas2 mendukung Rusia aka Rusia fanboys, lalu mana nasionalisme Anda?? Dg menjadi Rusia Fanboys maka bisa disebut punya Nasionalisme gitu???

          • Jangan mau dibohongi bung agatao…..kata guru SD saya dulu, yang bikin belanda takut 1/2 mati kepada kita adalah “bambu runcing yang telah direndam dalam larutan garam, semalaman (hari, 2017)”.

            Coba bayangkan kalo tangan kita terluka/teriris lalu disiram dg air garam….hiiii betapa ngilunya….

            Apalagi kalo ditusuk pake bambu runcing yang udah digaremi….

          • Bambu sy sudah gak runcing lho, gak tahu kalau punya agato mungkin dia pake sosis kale

            ๐Ÿ˜†

  4. SU 35 nya mana?

  5. ada yang isu ini ikut ditawarin kekita satu paket dengan su35….!!! ngapa engak tu22m….sekalian di tuker krupuk….mual mual orang rusia makanin krupuk…..!!! ๐Ÿ˜€

  6. Penerbangan jarak jauh, nonstop selama 12 jam….serasa mudik ke jogja naek sumber alam….jam 3 subuh dibangunin…mas, silahkan oper ke bis disebelah

    Oiya bung jimmy, gimana kemarin sayembara “tebak merek bis AKAP” udah ada pemenangnya?

  7. Ada 2 pesawat angkut berat dan disusul Tu-95… sesuatu yang tidak biasa…

  8. Sebelumnya Maaf ingin Mencoba komen cerdas dan membangun.

    Tupelov TU-95 ini adalah pesawat pembom baling2(Turboprob) tua thn 1956 yg masih dioperasikan oleh Rusia.. Tp tentunya pihak Rusia sendiri punya pertimbangan sendiri mengapa Rusia msh menggunakannya mungkin di satu faktor masalah keuangan tentu ada faktor lain mengapa mereka masih menggunakannya..
    Dan kemudian membuat pesawat pembom Supersonik TU-22 dan disusul TU-160
    Tupelov tu-22
    ://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ac/Russian_Air_Force_Tupolev_Tu-22M3_Beltyukov.jpg/280px-Russian_Air_Force_Tupolev_Tu-22M3_Beltyukov.jpg
    Tupelov tu-160
    https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/72/Kremlin_Tupolev_Tu-160.jpg/300px-Kremlin_Tupolev_Tu-160.jpg

    Koreksi bila ada yg salah.. Salam

    • Setahu saya itu edisi perdananya om….

    • Russia bangkit dari keterpurukan ekonomi di era Sovyet… mereka berusaha taktis dalam pengoperasian dan pengembangan… pesawat Bomber berat adalah jenis pesawat yang jarang sekali dimiliki oleh negara2 didunia, sehingga sebenarnya tidak ada urgensi untuk harus menggunakan pesawat baru dan segera memensiunkan yang lama… yang paling unik dari Tu-95 adalah kemampuanya untuk selalu beradaptasi untuk mengangkut rudal generasi baru… bayangkan jika kita berhadapan dengan bomber ini, terbang langsung dari Russia, ga perlua dekat2 Indonesia kemudian melepaskan rudal canggih ke wilayah kita, apa ga kemaluan, dihajar oleh pesawat tua bangka…

      • apalagi saat mau melepaskan rudal bom , didampingi sama sang elbot …… dijamin g ada yang mau dekat …. ( bukan keluarga Su )

        pasti ciamik – soro ( banget )

  9. kabarnya bung Phd kerupuk dibuat colokan minum vodka…jadi bukan seperti kita untuk lauk makan…!!!

  10. Yang katanya gadis cantik, pasti masih ngiler lihat aki2 ini… ๐Ÿ™‚

  11. komen ngak masuk masuk sekali masuk salah kamar juga….!!! ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜€

  12. Cuman 12 jam.. Gile… Bila Indonesia terancam.. Hanya 12 jam saja ntuh bomber back up Indonesia… Dan nyampe ke ujung timur Indonesia..hehehe

  13. glekglekglek … ntu kapal terbang saking lebarnya, jalan di taxi way aja musti pake tukang parkir !!!

  14. Buset Itu bomber nangkring d biak. Klo terbang LG bs nyampe Hawaii. Nah trs yg d Darwin pasti pd kepo sambil keringet dingin klo tau ad 2 beruang nangkring d biak.

  15. Tumben bingit bomber nongol disono…gara2 kemaren penyanderaan apa ya??…(bukan pelakunya tapi yg sponsorin..xixxiix)..ada yg mau “ngisruh”…

  16. Wah…. lha kok bomber yg hinggap d biak… mrk turun dr pesawat sambil berkata…. “ini mbah nya TU-16 yg musnah d Indonesia… dr 24 unit yg d miliki Indonesia… bangkainya cuma ada 1…. yg laen g ketahuan rimbanya….”

  17. paling si mbah gak pulang lagi kerumah pakde hehe

  18. Kalo gak salah ini latihan navigasi terjauh yg dilakukan si Mbah setelah route ke Arktik, yg mana sebelumnya hanya seputaran Eropa saja.
    Mungkin sbg uji ketahanan si mbah beradaptasi dng daerah tropis spt di asia tenggara. Tp knp pilihannya biak ya.? Knp bukan Vietnam.?

  19. Persiapan kerjasama dengan LAPAN

  20. Tuh Tu-95 terbang dari Vladivostok berarti lewat Jepang, kemungkinan bakal main operasi Tokyo pass, lalu lewat Pasifik muterin Jepang, lewat Iwo Jima, Philipina baru Biak. Otomatis Okinawa base, Midway base, Yokosuka Base, Pearl Harbour base, Guam Base dan Darwin base udah siaga.

    Kalo tuh Tu-95 balik lagi ke Rusia berarti gak ada apa-apa, tapi kalo lanjut ke India lalu ke Suriah baru luar biasa. Kemungkinan besar bakal ditunggu F teen series atau Raptor diluar pagar ZEE rumah kita.

    Sebelumnya Rusia dan kita pernah punya MoU buat mengembangkan Bandara Biak jadi pangkalan luar angkasa, peluncuran roket luar angkasanya diangkat dulu pake pesawat Ilyushin. Sapa tau proyek itu bisa dilanjutkan lagi. Tapi kalo emang niat loh ya.

    Yah, Raptor atau B-52 mendarat di Indonesia pun juga gak akan berpengaruh apa-apa bagi Indonesia dan kawasan, begitu juga dg Tu-95 mendarat di Biak, jadi ya gak perlu dibuat heboh lah.

  21. Jika ada masalah internasional di Papua, Indonesia bisa menghadirkan dukungan Rusia di Papua dalam waktu 12 jam. Ini adalah pesan pada barat untuk tidak mensponsori Papua merdeka. Pasalnya bulan Desember ini adalah bulan ultah OPM dan bintang kejora. Niat lainnya ya liburan, ujicoba bandara luar angkasa, kerjasama lapan dll.

  22. walah tak kira hansip….rupanya satpam too…!!!!
    pangkan america memang paling banyak di pasific….saya tanya napa yaa….???bung agato….!!! โ“

  23. Rusia ngece terhadap armada Pasifik AS di Guam…artinya ada pesan tersirat Rusia kepada Armada pasifik AS di Guam….Artinya Indonesia wajib waspada karena Papua mudah sekali di jangkau dari Guam begitu juga dari Darwin, jika terjadi perang yang dilakukan AS dan sekutunya dengan model blitzkrieg, bisa jadi Papua bisa mudah kuasai. Semua negara sudah pada tahu kelakuan AS dan sekutunya, tidak ada niat yg baik, selalu ingin mengusai dan pinjam pihak ketiga bikin rusuh/perang….buntut2nya….merekalah yg masuk ke wilayah tsb.

  24. tapi kalo menurut hemat saya bung….sebenarnya itu kebijak usa kedepan…karna mereka mengangap betapa pentingnya pasific kedepan….jadi bukan sekedar sisa semata melainkan program kedepan…!!! itu menurut saya loo bung…engak tau yang sebenarnya sebab saya bukan orang ame rica….!!!! ๐Ÿ˜†

  25. nampaknya kata penting dalam pemahaman anda terlalu sempit bung….memperjuangkan kepentingan bukan berarti harus sehidup semati…kalo semua negara berpikir seperti itu maka sudah sejak lama perang dunia keempat dimulai….!!!!

  26. Mantaap..

  27. Baru ada pesawat rusia berkunjung kemari sudah “sibuknya” luar biasa…

    TU-95 bear ini, kalo versi patmar ya sekelas P-3 orion, atau kalo versi bombernya setara dg B-29 (udah pensiun)….jadi anggap saja, lagi ada pesawat sekelas P-3 singgah disini (tapi memang unik sih….pesawatnya yang unik krena jarang bisa lihat scr langsung dikawasan kita)

    Padahal kalo P-3 kan sudah sering kita lihat melintas, singgah atau malah berlatih dg TNI AL….

    Cuma jangan sampe terlena, kalo armada kapal penangkap ikan milik cina yang dulu pernah beroperasi di papua barat, sekarang memindahkan basis operasinya ke PNG dan timor leste….tapi tetep aja yang diincar adalah potensi perikanan diperairan kita….(tempo hari, sebuah kapal penangkap ikan cina tertangkap KKP diperairan NTT)

    • Itu pesawat ngeri banget, saingan sama B-52. Begitu ngerinya kalo tuh pembom Bear lewat laut gak perlu pake PING buat Kasel, dari jarak puluhan kilometer aja udah kedengaran tuh baling2.

  28. Pertanda apa ini?

  29. jangan ke3 bahkan keempat kelima akan terjadi bila semua negara harus mempertahan kepentingan dengan kekuatan penuh…..dan tidak ada sejarah perang dingin…!!! coba anda tanya pada rumput yang bergoyang…pasti tidak akan ada jawaban… ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜€

  30. Jika memang Rusia ingin membantu memperkuat kembali militer Indonesia tentu Indonesia diberikan kesepakatan militer yg besar seperti era 60an, Yah kalo dulu ada kasel Whiskey class, ada KRI Irian, ada Tu-16 maka kalo sekarang yah kasih aja kredit buat beli Yasen class/Amur class, Slava class sama Tu-160. Sekalian diajarin lagi buat rudal jarak pendek atau bantuin IFX. India aja udah patungan 50:50 buat ngembangin Su-57 tapi cuma dapat 40% ToT dari seluruh teknologi yg ada di Su-57. Indonesia cuma modal 20% di IFX, gak beli F-35 (yg beli Korea Selatan) aja dapet 21 dari 24 teknologi inti F-35 yg di ToTkan, belum masa2 perang kemerdekaan, Dwikora hingga saat Tsunami Aceh dan Gempa Nias, belum saat wabah H5N1.

    • Belum juga offset sparepart F-16 yg dibuat PTDI (IPTN kala itu). Gak baik gimana coba USA sama Indonesia.

    • Emang Sejak Kapan India Ikut Join Program PAKFA?.

      • Loh, salesnya Rosoboronexport kok gak tau infonya.. haduhh…

        • Lho Lha Emang India Kagak Pernah Join Pakfa. Mungkin FGFA Yg Kamu Maksud.

          • Nah Begini Lho. Memang India Pernah Menyetorkan Uang Sekian Triliun Ke UAC Bung. Tapi Itu Bukan Buat Ngembangin Pakfa Tapi Buat Ngembangin Pesawat Gen 5 Milik IAF Selain HAL AMCA Yaitu FGFA. Dan FGFA Itu Pake Basic Dari Su-57

          • FGFA itu hanyalah sebutan bagi India untuk pengembangan pespur generasi kelima mereka yg dikerjakan bersama dg Rusia. Walopun ente bilang tuh FGFA basicnya dari Su-57, kenyataannya bahwa India ikut modal dan pengembangan dari Su-57. Kalo dibandingin dg Indonesia dalam pembuatan IFX, justru Indonesia lebih diuntungkan karena sebagian besar teknologi kunci telah diberikan.

  31. apa saya terlihat berdebat…kan tidak….saya hanya membantu bung agato meng skenariokan pemikiranya…!!! apa saya salah mbah….??? mohon wejangannya….!!! ๐Ÿ˜ณ ๐Ÿ‘ฟ ๐Ÿ˜€

  32. wah bung Phd engak on jangan jangan lagi sibuk menghitung berapa banyak jumlah kerupuk yang mau dikirim kerusia….!!! ๐Ÿ˜€

  33. Buktinya gak pernah ketemu dgn yg dimaksud ruskye, mungkin hanya agato yg bisa menerima bukti tn phd dgn hematnya

    Hahhaahaa

  34. Kenapa kalau rusia datang ke indonesia apa lagi ke papua pada nyinyir dan heboh.
    buktinya sdh puluhan tahun kekayaan Papua sdh di sedot sama asu tapi pada diem saja.
    apalagi saat ini sudah di perpanjang sama pemimpin yg sekarang.
    kalau dari dulu ,rusia selalu membantu indonesia.walau kita pernah berkhianat dengan mereka.
    tapi mereka tetap bersahabat dengan kita.
    sebenaranya yg salah siapa.

    komen nya pada nyinyir dan ga mutu.

  35. 8-0 ๐Ÿ˜ฏ

  36. ๐Ÿ˜ฎ ๐Ÿ˜ฅ

  37. Indonesia pernah sangat dekat dengan USA pasca penyerahan kedaulatan oleh Belanda tahun 49 hingga pertengahan 50an. Indonesia kemudian kena embargo oleh USA dan tahun 61 karena kebutuhan mendesak akan Alutsista maka Indonesia beralih ke Uni Soviet hingga menjadi salah satu kekuatan militer utama di dunia.
    Lalu waktu bergulir, tahun 70 alutsista dari Uni Soviet mulai mangkrak dan dihapuskan dari daftar list Alutsista TNI khususnya AURI dan ALRI. Tahun 70-awal 90an. Indonesia kembali sangat dekat dengan USA, berbagai alutsista terbaik saat itu bisa dihadirkan. Kenyataan kembali terulang. Indonesia dikenakan embargo lagi oleh USA dari tahun 95hingga tahun 2005.

    10 tahun lamanya Indonesia di embargo, tapi disisi lain. Indonesia akhirnya memilih Rusia yg mrpk ex-Uni Soviet untuk mendapatkan kembali alutsista terbaik untuk memperkuat TNI. Uniknya dalam hubungan antara Indonesia dg Uni Sovie/Rusia, alutsista dari timur yg digunakan oleh TNI AD tidaklah banyak. Namun saat berhubungan dgn USA, alutsista modern dari Barat yg diterima TNI AD malah lebih banyak.

    Nah, mungkinkah kedepannya alutsista Rusia kembali akan ditinggalkan lagi dan digantikan oleh alutsista barat dlm pemenuhan MEF 3?? Kita lihat saja ya.

    Yang Jelas AL memilih SIGMA, Changbogo, LPD Banjarmasin, dan mungkin Iver sebagai kekuatan utama. Lalu dipijak AU ada IFX dan Hercules sbg motor penggerak pasukan.

    Hhhhhhhhhh

  38. bung Hari ….bung agato yaa jelas milih daster itu pakaian faporitnya kalo mau tidur….!!!! ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜€

  39. bung TN Phd lagi sibuk ngitungin krupuk bung ….!!!! ๐Ÿ˜€ kalo bung agato lagi sibuk shooting film naruto x….bung…. ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜ณ

  40. Moga2 aja ada bawa oleh2 dr sana yg gahar punya!he3

 Leave a Reply