Latihan Operasi Gabungan Pertahanan Pantai Koarmada III

JakartaGreater  –  Komando Armada (Koarmada) III kembali menyelenggarakan latihan secara besar-besaran. Kali ini adalah Latihan Operasi Gabungan Pertahanan Pantai yang digelar di sejumlah wilayah Kota Sorong, Papua Barat, selama 2 minggu dengan melibatkan 3 Kapal Perang RI dan 2 Kapal Angkatan Laut, 1 pesawat udara patroli maritim, 1 helikopter, berbagai persenjataan Pasmar 3, dan 1.000 prajurit, dirilis Dispen Koarmada III, Kamis 19-11-2020.

Suasana perairan dan pantai Saoka pagi itu lebih ramai dari biasanya, suara tembakan memekikkan telinga terdengar dimana-mana. Para prajurit TNI Angkatan Laut dari ketiga satuan tersebut secara tertib dengan sorotan mata tajam melaksanakan instruksi dari Komandan Satuannya.

Latihan tersebut menjadi ajang pembuktian akan ketangguhan ketiga satuan TNI Angkatan Laut tersebut dalam menggelar operasi pertahanan pantai untuk menggagalkan operasi amfibi yang disimulasikan sebagai musuh.

Puncak latihan tersebut berupa manuver lapangan pada Kamis 19-11-2020 di Pantai Tanjung Kasuari, Sorong, disaksikan Panglima Koarmada III, Laksda TNI Dadi Hartanto, Kastaf Koarmada III Laksma TNI Maman Firmansyah, Inspektur Koarmada III Laksma TNI Hendrik Supriyanto, Kapok Sahli Pangkoarmada III Laksma TNI Lilik Supariana, Danlantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Markos, Wadan Pasmar 3 Kolonel Marinir Agung Trisnanto, dan sejumlah pejabat utama Koarmada III, Lantamal XIV dan Pasmar 3 Sorong.

Latihan tersebut merupakan salah satu implementasi kebijakan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan professional, serta tangguh menghadapi segala ancaman. Selama latihan para peserta senantiasa menerapkan protocol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pangkoarmada III Laksda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han) selaku Direktur Latihan mengatakan bahwa :

  1. Operasi Pertahanan Pantai merupakan salah satu operasi yang sangat penting dalam penyelenggaraan pertahanan negara.
  2. Operasi ini adalah operasi tempur yang penyelenggaraannya dilaksanakan dalam bentuk operasi gabungan pada suatu komando tugas gabungan pertahanan pantai yang diorganisir secara integratif dari semua satuan yang tergabung dalam suatu komando gabungan yang dibentuk.
  3. Daerah operasi pertahanan pantai ditentukan berdasarkan oleh pertimbangan-pertimbangan, antara lain arah datangnya serangan Amfibi musuh.
  4. Kegiatan latihan manuver lapangan Operasi Pertahanan Pantai kali ini merupakan kelanjutan dari Latihan Posko Operasi Pertahanan Pantai pada latihan Armada Jaya ke-38 yang lalu.
  5. Latihan manuver lapangan operasi pertahanan pantai ini baru pertama kali dilaksanakan di Koarmada.
  6. Latihan manuver lapangan Latihan Operasi Pertahanan Pantai ini pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit Koarmada III, Lantamal XIV dan Pasmar 3 di bidang pertahanan pantai, dalam menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi pertahanan pantai.

Sebelum manuver lapangan, para pelaku latihan ini telah menerima pengarahan dan pembekalan berbagai materi, diantaranya :

  1. Operasi Peranjauan Laut.
  2. Zeni tempur dan medan ranjau.
  3. Obstacle dan rintangan.
  4. Berbagai materi pertahanan pantai.

TERPOPULER

Tinggalkan komentar