Des 212018
 

Rangkaian latihan dan Demonstrasi tersebut merupakan wujud nyata Korps Marinir dalam melaksanakan amanah seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Merauke, Jakartagreater.com   –   Suasana di Kantor Bupati Merauke pada hari Selasa, 18 Desember 2018 begitu mencekam. Menurut informasi dari intelijen, telah terjadi penyanderaan terhadap VVIP (Very Very Important Person) oleh sekelompok teroris di Kantor Bupati Merauke.

Mendapat informasi tersebut Pasukan Detasemen Jalamangkara TNI AL dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Xl Merauke bergerak cepat menuju sasaran Kantor Bupati Merauke dengan menggunakan 2 Unit Mobil Ford Ranger yang di awali dengan infiltrasi melalui udara menggunakan teknik Combat Free Fall.

Dentuman suara ledakan terdengar dari pintu masuk Kantor Bupati Merauke, kemudian disusul tembakan silih berganti dan saling bersahutan dari senjata Pasukan Detasemen Jalamangkara TNI AL dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Xl maupun senjata Teroris yang menguasai gedung kantor Bupati Merauke, kontak tembak dan suara dentuman ledakan serta kabut smoke yg dilepaskan memenuhi halaman dan bagian dalam Kantor Bupati Merauke.

Kesiapsiagaan dan ketangkasan Pasukan Detasemen Jalamangkara TNI AL dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Xl tersebut membuahkan hasil. Kurang dari 5 menit, berhasil menyelematkan Bupati serta pegawai lainnya dari sandera para Teroris.

Selain itu, Pasukan Detasemen Jalamangkara TNI AL dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Xl juga berhasil melumpuhkan gerombolan teroris tersebut. Aksi simulasi tersebut mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat Merauke.

Bahkan, masyarakat rela menunggu aksi heroik ini sejak pagi dan sangat antusias ketika melihat demo terjun payung dan baku tembak antara Pasukan Detasemen Jalamangkara TNI AL dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Xl dengan para teroris.

Sementara itu, Danyonmarhanlan Xl Mayor Mar Jackson R.P. Pauta. S.Tr Han,.M.Tr, Hanla, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan Demo sekaligus salah satu bentuk latihan yang dilakukan oleh Pasukan Detasemen Jalamangkara TNI AL bersama dengan Pasukan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Xl dalam rangka mengasah dan meningkatkan profesionalisme prajurit.

Rangkaian latihan dan Demonstrasi tersebut merupakan wujud nyata Korps Marinir dalam melaksanakan amanah seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Diakhir kegiatan Demo serangan kilat, Kapten Marinir Indra sebagai Dantim serangan kilat memberikan Cindera Mata dari Korps Marinir kepada Bupati Merauke Bpk. Frederykus Gebze S.E,. M.Si. (marinir.tnial.mil.id)

Bagikan: