Apr 262019
 

Para siswa peserta Lattek Pendidikan Komando sedang melaksanakan kegiatan pembinaan fisik.

Surabaya, Jakartagreater.com    –    Gubernur Akademi Angkatan Laut (Gubernur AAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. meninjau pelaksanaan Pendidikan Komando (Dikko) ke-159 Taruna AAL Tingkat III Korps Marinir angkatan ke-65 pada Rabu 24-4-2019  di Puslatpur Marinir Selogiri, Banyuwangi, Jawa Timur.

Dalam peninjauan Lattek Pendidikan Komando ini, Gubernur AAL didampingi Kadepmar AAL Kolonel Marinir Teddy Yulianda Bakri serta pejabat Kodiklatal dan Puslatpurmar terkait.

Dalam peninjauan ini Gubernur AAL ingin mengetahui kondisi perlengkapan dan peralatan latihan para Taruna dilapangan secara langsung. Disamping itu juga untuk memastikan dan mengecek kondisi fisik 19 Taruna Korps Marinir yang sedang mengikuti Lattek Dikko gabungan bersama dengan siswa Bintara dan Tamtama Korps Marinir dari Kodiklatal.

Di hutan Selogiri ini, Taruna Korps Marinir melaksanakan latihan Tahap Komando Hutan diantaranya penyeberangan sungai dan daya tembus, kontak drill dan navigasi hutan, penculikan serta harbouring.

Setelah mengikuti latihan Tahap Komando Hutan mereka akan melanjutkan latihan Tahap Gerilya Lawan Gerilya dan Tahap Lintas Medan (Limed) didaerah latihan Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan hingga Surabaya.

Dihadapan para calon perwira Baret Ungu ini, Gubernur AAL mengaku bangga kepada mereka dan mengingatkan untuk selalu bersyukur. “Saya pernah mengalami seperti kalian disini, prinsipnya harus bisa, tidak ada yang tidak bisa, tetapi harus tetap mengikuti perintah dari pelatih”, kata Gubernur AAL.

Untuk menggugah semangat para Taruna, Gubernur AAL yang juga seorang Pasukan Katak TNI AL (Kopaska) ini menceritakan pengalamannya saat menempuh pendidikan selalu menjadi yang terbaik. “Kalau saya bisa, saya yakin kalian juga bisa bahkan harus lebih baik”, tegas Gubernur AAL.

Pada kesempatan tersebut Gubernur AAL memberikan bahan kontak kepada Satgas Lattek untuk diteruskan kepada masyarakat disekitar daerah latihan berupa Sembako, peralatan ibadah dan peralatan olahraga.

Hal ini sebagai salah satu wujud perhatian Akademi Angkatan Laut sebagai Lembaga Penilitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan sebagai pembinaan potensi maritim (Binpotmar) kepada masyarakat. (Bagpen AAL)