Latihan Perang Iran Uji Arhanud Mesbah 1

Mesbah 1 merupakan artileri pertahanan udara produksi Iran. © Tasnim

JakartaGreater.com – Angkatan Darat Iran berhasil melakukan ujicoba sejumlah sistem pertahanan udara dengan ketinggian rendah selama latihan militer di kota Babolsar di utara, seperti dilansir dari laman Tasnim News Agency (TNA).

Berbicara di sela-sela latihan perang pada hari Sabtu, Komandan Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Darat Iran di Babolsar, Kolonel Rahmatollah Mola mengatakan bahwa rencana untuk mempromosikan kesiapan tinggi di angkatan bersenjata dalam agenda Angkatan Darat.

Dengan demikian, simulasi perang tersebut dapat dipentaskan seperti yang semula di rencanakan dan dengan menggunakan persenjataan berat, kata komandan tersebut.

Kolonel Mola menambahkan bahwa selama latihan itu, sistem pertahanan udara untuk ketinggian rendah telah digunakan.

Angkatan bersenjata Iran mengadakan latihan militer rutin sepanjang tahun.

Mesbah 1 adalah sistem artileri anti-pesawat yang dikembangkan guna melawan rudal jelajah dan pesawat diketinggian rendah. Ini diungkap oleh Menteri Pertahanan Ahmad Vahidi dan mampu mengenai sasaran pada saat pengujian.

Ini merupakan varian arhanud ZU-23-2 Rusia yang diproduksi oleh Iran yang dipasang pada dudukan yang bisa berputar. Sepasang meriam 23 mm dengan umpan amunisi terpisah. Mesbah mampu menembakkan peluru hingga 4.000 butir per menit.

Jangkauan efektifnya adalah 2,5 km, sedangkan jangkauan maksimum adalah 4 km.

Sistem artileri ini menggunakan radar dan sensor optik/inframerah untuk menemukan sasaran secara otomatis. Radar 3D-nya dilengkapi antena datar dan akurasi yang baik untuk melacak, menemukan dan memberikan posisi sasaran kepada sistem kendali tembakan.

Sharing

Tinggalkan Balasan