Latihan Perang TNI AL Libatkan 33 KRI dan 16 Pesawat

Kasal 4 e1635165934500

JakartaGreater  – Dengan  menggunakan kapal jenis Landing Craft Utility (LCU) yang bertolak dari kapal Markas KRI Makassar-590, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, bersama anggota Komisi I DPR RI, mengikuti pendaratan amfibi menuju pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau  yang disimulasikan sebagai pantai musuh  yang harus dikuasi. Pendaratan amfibi ini dilakukan Senin subuh, 25/10/2021 yang merupakan serial dari Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) TNI AL tahun 2021.

Kasal 2 e1635165850115

LCU merupakan  jenis kapal khusus yang digunakan pasukan amfibi untuk mengangkut peralatan dan pasukan ke pantai. Sebelum melaksanakan pendaratan amfibi medan laut sudah dikuasai,  Pangkogasgabfib yang dijabat Laksda TNI Arsyad Abdullah memerintahkan Pasukan Pendarat  (Pasrat) Marinir untuk menuju pantai sasaran yang diawali dengan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) oleh unsur-unsur KRI.

Selanjutnya Danpasrat Brigjen TNI (Mar) Hermanto yang sehari-hari menjabat sebagai Danpasmar-1 memimpin  pendaratan dengan 39 Ranpur (Kendaraan tempur) amfibi menuju pantai.

Kasal 3 e1635165906558

Latihan pendaratan amfibi ini merupakan rangkaian dari Latopsfib tahun 2021 yang melibatkan 9,539 personel dengan rincian 1,971 personel pada tahap geladi Posko dan 7,568 personel terlibat pada tahap Manuver Lapangan. TNI AL dalam Latopsfib ini mengerahkan 33 KRI dan 16 Pesawat Udara (Pesud) serta 39 material tempur Korps Marinir, ungkap Penerangan TNI AL, 25/10/2021.

Latihan Operasi Amfibi Besar Besaran TNI AL di Kepulauan Riau 2

Latihan Operasi Amfibi Besar-Besaran TNI AL di Kepulauan Riau

Latopsfib 2021 bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL dan kesiapan operasional dan sebagai tolak ukur hasil pembinaan latihan serta keterpaduan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) meliputi KRI, Pesud, Marinir dan Pangkalan TNI AL.

IMG 20211025 WA0068

Latihan Operasi Amfibi Besar-Besaran TNI AL di Kepulauan Riau

Kegiatan latihan TNI AL ini ditinjau langsung Anggota Komisi I DPR RI yaitu Mayor Jenderal TNI Mar (Purn) Sturman Panjaitan, S.H., Yan Permenas Mandenas, Hasbi Anshori dan Rizki Aulia Rahman Natakusumah.

Setelah selesai pendaratan, anggota DPR RI dari Komisi I tersebut berkesempatan merasakan naik ranpur amfibi LVT-7 dan melakukan penembakan RM 70 Grad Multiple Luncher Rocket System (MLRS).

Latihan Operasi Amfibi Besar Besaran TNI AL di Kepulauan Riau 7

Latihan Operasi Amfibi Besar-Besaran TNI AL di Kepulauan Riau

Dalam kesempatan tersebut, para wakil rakyat tersebut juga memperoleh Brevet Kehormatan Kavaleri dan Artileri Korps Marinir yang disematkan Kasal disaksikan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Leave a Reply