Latihan Pertempuran Jarak Dekat Batalyon Infanteri 4 Marinir

Militer   –  Regu Pandu Tempur (Rupanpur) Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Mar) melaksanakan latihan Close Quarter Battle (CQB) atau Pertempuran Jarak Dekat (PJD) yang dilaksanakan pada Rabu 28-4-2021 di Tire House Bukit Maryoto Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta, untuk mengasah naluri tempur dan profesionalisme prajurit.

Kopda Sutolip selaku instruktur Rupanpur, mengawali latihan dengan menjelaskan teori dan teknis selama melaksanakan latihan Pertempuran Jarak Dekat (PDJ) yang selalu mengutamakan faktor keselamatan dilanjutkan dengan kegiatan latihan per bagian.

Latihan ini merupakan rangkaian latihan Rupanpur dalam rangka meningkatkan kemampuan tempur perorangan maupun kelompok melalui kerja sama tim juga salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit Rupanpur Marinir.

Dalam pelaksanaan Pertempuran Jarak Dekat sebenarnya, kemampuan tempur perorangan maupun kelompok melalui kerjasama tim yang seperti ini, sangat dibutuhkan dalam melaksanakan pembebasan sandera di dalam operasi sesungguhnya sesuai perintah Satuan atas nantinya, dirilis situs TNI.

Danyonif 4 Marinir Letkol Mar Moch. Chanan Asfihani menyampaikan bahwa latihan PJD ini wajib bagi prajurit modern saat ini, karena dinamika perkembangan situasi dan kondisi berupa perubahan ancaman serta model peperangan yang sebelumnya bertempur secara konvensional di wilayah yang cenderung terbuka, kemudian mengarah ke pertempuran kota.

Salah satu contoh konkrit pelaksanaan PJD adalah saat pelaksanaan operasi pembebasan sandera di dalam gedung bertingkat.

“Diharapkan seluruh prajurit Yonif 4 Marinir, khususnya Rupanpur bisa melaksanakan latihan ini dengan maksimal, baik secara teori maupun praktek sehingga dapat mengimplementasikan kemampuannya dalam pelaksanaan tugas ke depan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan,” pesan Danyonif 4 Marinir, Letkol Mar Moch Chanan Asfihani.

Tinggalkan komentar