Feb 262018
 

Yonif Raider 300/BJW, Para prajurit Latma Garuda Shakti-6 melaksanakan materi Pertempuran Jarak Dekat (PJD) dengan koordinator materi Kapten Inf Jajang. S, S.Kom, bertempat di Yonif Raider 300/BJW.

Jakarta, Jakartagreater.com – Yonif Raider 300/BJW, Para prajurit Latma Garuda Shakti-6 melaksanakan materi Pertempuran Jarak Dekat (PJD) dengan koordinator materi Kapten Inf Jajang. S, S.Kom, bertempat di Yonif Raider 300/BJW.

Dalam pelaksanaan kali ini prajurit TNI-AD yang diwakili oleh prajurit Kostrad Yonif Raider 303/SSM beserta prajurit dari Kopassus berkesempatan menunjukan kehebatannya dalam melaksanakan Pertempuran Jarak Dekat kepada prajurit dari 9 th Batalyon Para commando Indian Army Force.

Dalam pelaksanaan kali ini para prajurit Indian Army Forces ( IAF ) sangat antusias dalam menyimak pelajaran teori maupun pelaksanaan praktek dilapangan langsung.

Pertempuran Jarak Dekat merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit Yonif Raider 303/SSM maupun prajurit Kopassus, karena dalam pelaksanaan sebenarnya kemampuan yang seperti ini sangat dibutuhkan dalam melaksanakan pembebasan sandera baik dalam maupun luar negeri.

Pada kesempatan ini juga prajurit dari Indian Army forces menunjukan cara mereka melaksanakan pertempuran jarak dekat, karena diadakannya Latma Garuda shakti ini selain menjalin silaturahmi antar kedua negara, bertujuan juga untuk saling bertukar pengalaman dan cara didalam melaksanakan latihan maupun pertempuran.

Turut hadir dalam pelaksanaan tersebut Komandan Latihan Latma Garuda Shakti, Mayor Inf Benny wahyudi, Komandan batalyon Yonif Raider 300/ BJW Mayor Inf Herry Indriyanto, Mayor Ragvendra dari IAF (Indian Army forces). (Penkostrad).

Bagikan:

  6 Responses to “Latihan Pertempuran Jarak Dekat Latma Garuda Shakti-6”

  1.  

    Apa bedanya orang India dan orang Indonesia kalo melihat pohon??? Pohon buat orang Indonesia itu ya buat buang hajat kecil, gantung diri, atau Ngasih sesajen karena percaya ada penunggunya. Kalo orang India lihat pohon mah simpel, cukup buat menari dan menyanyi. Hhhhhhhhhh

  2.  

    Walau diremehkan karena kekurangan alutisista, tapi soal kemampuan personil diakui. Sekali mereka militer2 asing berlatih dgn TNI dijamin ketagihan ingin berlatih bersama secara rutin.he3

  3.  

    Acha,acha…nehi,nehi

 Leave a Reply