Mar 202015
 

pprc

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menyaksikan paparan rencana latihan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) TNI yang dipimpin oleh Panglima PPRC TNI Mayjen TNI Bambang Haryanto yang kesehariaannya menjabat Panglima Divisi-2/Kostrad, bertempat di Gedung PPRC Markas Divisi-2/Kostrad, Malang, Jawa Timur, Jum’at (20/3/2015).

Latihan PPRC di Poso yang melibatkan kurang lebih 3.222 personel TNI, mengambil tema “PPRC TNI melaksanakan Operasi Militer untuk Perang (OMP) dengan melaksanakan penindakan awal untuk menghancurkan agresor guna merebut kembali Poso Sulteng dalam rangka mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI”.

Paparan dengan menggunakan TFG (Tactical Floor Game) tersebut dipaparkan secara bergiliran oleh Asisten dan para Komandan Satgas yang terlibat dalam latihan tersebut. Latihan PPRC TNI akan berlangsung mulai tanggal 22 s.d 31 Maret 2015 di Wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi tengah.

pprc2

pprc3

pprc4

Adapun tujuan Latihan PPRC TNI yaitu: Pertama, melatih keterampilan unsur pimpinan dan pembantu pimpinan dalam menyusun konsep operasi melalui prosedur hubungan Komandan dan Staf. Kedua, menguji konsep operasi sebagai hasil dari proses pengambilan keputusan Komandan PPRC TNI dan Staf dalam rangka mengantisipasi dan merespon kemungkinan kontijensi di wilayah tertentu. Ketiga, menguji kemampuan dan keterampilan satuan PPRC TNI dalam melaksanakan tindakan awal terhadap kontijensi yang timbul di wilayah sesuai Rencana Operasi yang disusun.

Panglima TNI dalam pengarahannya menegaskan, harus dipahami bahwa latihan ini bersifat gabungan dan dengan jumlah personel yang besar, sehingga harus dilaksanakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI dalam menguji konsep operasi dan menguji kemampuan serta keterampilan satuan PPRC TNI.

pprc5

pprc6

pprc7

“Kepada para penyelenggara dan pelaku latihan agar latihan ini dilaksanakan dengan cermat dalam pelaksanaan operasi taktis, agar benar-benar sesuai prosedur yang berlaku dalam latihan”, tutup Panglima TNI.

Turut mendampingi Panglima TNI dalam acara tersebut, Wakasad Letjen TNI M. Munir, Pangkostrad Letjen TNI Mulyono, Dansesko TNI Letjen TNI Sonny Wijaya dan para Asisten Panglima TNI serta Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya. (Puspen TNI).

Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Bagikan :

  21 Responses to “Latihan PPRC di Poso Libatkan 3.222 Personel TNI”

  1.  

    Beda sekali semangat pak Panglima sama mentri pertahanan.

    •  

      Bung Komerat, Ane Numpang selfie..! ya disini?, hehe.. 😀

    •  

      Islam maksudnyai

    •  

      Sabar bung tenang dulu.hehe
      Kalau 100rb diketawain malaysia kita..kmrn kita ngetawain gara2 utk hadapi klmpok brsnjta kerajaan yg masuk serawak aja sampe turun bnyk personil..lagian klo 100rb mobilisasinya mahal bung..trs pos2 tentara nnt bnyk ug kosong krn trpusat di poso..ini utk show of force saja bung..sekalian melatih naluri tempur prajurit klo d tmpt nnt mereka berlatih itu memang sungguh2 ada separatis..bikan hny skenario..klo mslh si santoso uda bsa d tngkep dr lama..cm di ulur..dg pprc ini biar skalian dijadikan pelajaran utk org2 yg mau merongrong nkri.jd pada mikir 2 3 4 5 6 7 8 kali

  2.  

    Pertamax

    •  

      …nggak jadi…..wew

    •  

      kesalip Bro ,soalnya semangat lihat pak Panglima ,habis tadi sempat loyo lihat menhan.

      •  

        Maklum bro dah tua, dulu beliaupun hebat, terjun langsung dlm pertempuran di Aceh, itu dulu. Sekrng dah tua, siapapun klo dah tua semangat pasti kurang dan yg pasti semakin tua, semakin matang, semakin banyak pertimbangan dan akhirnya semangkin lamban, ini manusiawi sekali. kalo ingin ganas ya pilih aja yg muda, panglima dan menhan yg masih muda, pasti deh ganas !.

  3.  

    Sambil nyelam minum susu

  4.  

    Ada sasaran tembak/ target mangkanya latihanye di poso..

    ….NKRI HARGA MATI…

  5.  

    by”..sekedar opini pribadi:
    ….akhirnya para tentara elit diturunkan jua setelah pak polis* dengan brim*b-nya banyak yang menjadi korban penyerangan dengan sistem penyergapan taktis\gerilya yang dilakukan para teroris poso.seharusnya sedari dulu polis* menyadari kurangnya naluri dalam bertempur khususnya brim*b akan berakibat korban terus berjatuhan apalagi didaerah hutan,pegunungan ataopun rawa,tapi terlalu naif jua bila menyalahkan polis* apabila para teroris masih ada dan bergentayangan dibumi nusantara !!!!lemahnya pemerintah dalam bertindak terhadap tokoh22 yang radikal\menyesatkan membuat banyak pemuda pemudi yang terjerumus dalam harapan dan impian semu !!!!

  6.  

    mudah”an 2019 anda mnjadi persiden berikutnya pak Dr Moeldoko, krn anda adalah pemimpin yg tegas & berwibawa, dan NKRI sangat membutuhkan pemimpin yg mempunyai sosok sprti anda pak.

  7.  

    lanjutkan….

  8.  

    Brimob udah korban berapa sampe minta btuan TNI?

  9.  

    Sudah Saatnya utk Pasukan Elite para komando TNI bergerak kalo terlalu lama OPM dibiarkan akan menjadi kanker yg akan menganggu keamanan NKRI

  10.  

    oooo…. makanya tadi pagi banyak anggota infanteri TNI seperti apel tapi dengan seragam dan alat lengkap dan puluhan truck siap-siap seperti mau berangkat latihan. Mungkin ke poso.

  11.  

    wah bakalan rame nih…

 Leave a Reply