Latihan Senjata Nuklir, Rusia Panggil Athan Jerman

Moskow, Jakartagreater.com  –  Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepada pihak Jerman bahwa partisipasi negara itu dalam latihan NATO di mana tentaranya mengasah keterampilan menggunakan senjata nuklir taktis AS merupakan pelanggaran terhadap Perjanjian Nonproliferasi, atau NPT, dan menumbuhkan lebih lanjut ketegangan di sepanjang Rusia- Jalur kontak NATO.

Kementerian Rusia mengatakan telah memanggil atase pertahanan kedutaan Jerman pada hari Kamis 22-10-2020. “Atase pertahanan (Athan) Jerman diberi tahu tentang posisi Kementerian Pertahanan Rusia mengenai partisipasi Jerman dalam latihan Steadfast Noon and Resilient Guard NATO, di mana elemen penggunaan senjata nuklir taktis AS diuji dalam latihan,” kata kementerian itu. Dirilis TASS pada Jumat 23-10-2020.

Menurut kementerian Rusia, atase pertahanan Jeemam diberitahu bahwa keterlibatan personel dan penerbangan negara-negara NATO non-nuklir, seperti Jerman, dalam skenario latihan penggunaan senjata nuklir merupakan pelanggaran mencolok terhadap Perjanjian Nonproliferasi.

“Tindakan semacam itu memicu pertumbuhan ketegangan lebih lanjut di sepanjang jalur kontak Rusia-NATO dan memberi kesan negatif pada tingkat kepercayaan di Eropa,” kementerian itu menekankan.

Badan DPA melaporkan pada 15 Oktober 2020 mengutip sumbernya bahwa tentara Jerman bersama dengan mitra NATO mengambil bagian dalam latihan Steadfast Noon di pangkalan udara Norvenich di North Rhine-Westphalia. Bersama dengan keterampilan lainnya, tentara mempraktikkan penggunaan pesawat yang mampu membawa senjata nuklir.

Bersamaan dengan itu, latihan Resilient Guard diadakan di Buchel (Rhineland-Palatinate) untuk skenario tindakan pertahanan yang membayangkan serangan oleh musuh potensial. Menurut data tidak resmi, hingga 20 hulu ledak nuklir AS dari jenis B61 masih disimpan di pangkalan udara Buchel sebagai bagian dari konsep strategis pencegahan nuklir NATO.

Satu pemikiran pada “Latihan Senjata Nuklir, Rusia Panggil Athan Jerman”

Tinggalkan komentar