Mei 302018
 

Latihan menembak Sniper atau dalam bahasa militer Indonesia dikenal dengan istilah penembak runduk, adalah seorang prajurit Infanteri yang secara khusus terlatih dan memiliki kemampuan untuk membunuh secara tersembunyi pada jarak yang jauh.

Salatiga, Jakartagreater.com – Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad menggelar latihan menembak runduk yang dipimpin langsung oleh Komandan Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Letkol Inf Widi Rahman S.H., bertempat tepatnya di lapangan tembak Ambal Kab Kebumen, Jawa Tengah.

Pada latihan ini para peserta dibekali cara membuat samaran, observasi medan serta bagaimana mengeksekusi sasaran. Latihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana membuat samaran yang baik sehingga tidak terdeteksi oleh pengelihatan musuh saat melaksanakan tugas observasi medan dan sasaran, serta melumpuhkan musuh bila diperlukan.

Setelah menerima materi latihan dari pelatih, para peserta latihan menembak runduk diberikan kesempatan untuk mencoba dan mempraktekkan teknik maupun taktik sebagai penembak runduk.

Latihan yang berlangsung mulai tanggal 23 s.d. 25 Mei 2018 ini diikuti oleh 12 Prajurit yang berindekskan Senjata Styer dari Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad dibawah Pimpinan Komandan Latihan Lettu Inf Antonio Manik.

Latihan menembak Sniper atau dalam bahasa militer Indonesia dikenal dengan istilah penembak runduk, adalah seorang prajurit Infanteri yang secara khusus terlatih dan memiliki kemampuan untuk membunuh secara tersembunyi pada jarak yang jauh.

“Pada pelaksanaan latihan ini telah direncanakan sedemikian rupa sehingga sasaran latihan ini dapat meningkatkan kemampuan para prajurit bagi para penembak runduk,” kata Letkol Inf Widi Rahman S.H.

“Dalam pertempuran, penembak runduk memegang peran penting untuk bisa melumpuhkan lawan dari jarak jauh. Biasanya para penembak runduk ini juga menjalankan penugasan khusus seperti pengamanan VIP dan VVIP,” jelas Komandan Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Letkol Inf Widi Rahman S.H.  (Penkostrad).