Des 052018
 

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S., MM, dihadapan seluruh peserta  Survival Dasar Sekolah Penerbang Terpadu A-97 dan Sekolah Navigator A-13 “Elang Prayudha Pakca 2018” pada Selasa 4-12-2018 di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto.

Yogyakarta, Jakartagreater.com  – Tujuan latihan survival dasar, yang diberikan kepada para siswa Sekbang dan Seknav yaitu untuk membekali para calon air crew tentang pengetahuan dan ketrampilan dasar bagi setiap individu agar mampu mempertahankan hidup di darat maupun di air apabila terjadi accident dalam penerbangan baik misi operasi maupun latihan.

Demikian ditegaskan Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S., MM, saat membacakan sambutan tertulisnya dihadapan seluruh peserta upacara dalam rangka Pembukaan Survival Dasar Sekolah Penerbang Terpadu A-97 dan Sekolah Navigator A-13 “Elang Prayudha Pakca 2018” yang digelar pada Selasa 4-12-2018 di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto.

Mengingat betapa pentingnya latihan ini, dan merupakan kegiatan wajib yang telah ditetapkan dalam kurikulum pendidikan maka setiap siswa harus melaksanakan dengan baik dan dinyatakan lulus Latihan Survival dasar, sehubungan dengan hal tersebut, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi, menekankan kepada seluruh peserta latihan Sbb :

  1. Melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sesuai petunjuk yang ada.
  2. Pegang teguh sikap dan disiplin.
  3. Jaga kekompakan serta saling bekerja sama serta taati dan pahami seluruh aturan dan instruksi para pelatih, agar dapat melaksanakan seluruh kegiatan sesuai yang digariskan dengan baik dan benar.

Menurut Danskadik 104 Letkol Pnb M. Sugiyanto menyampaikan kegiatan Latihan Survival Dasar bagi siswa Sekbang Angkatan Ke-97 dan Seknav A-13, diikuti oleh 52 siswa Sekbang dan 11 siswa Seknav, yang akan dilaksanakan di Waduk Sempor Kebumen dan Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga Jawa Tengah dari tanggal 9 sampai dengan 13 Desember 2018 mendatang.

Sebelumnya tanggal 6 Desember 2018 dilaksanakan Pra Survival dan Survival Dasar bertempat di lanud Adisutjipto dan Jogja Adventure Zone (JAZ). Lebih lanjut disampaikan bahwa latihan Dasar Survival merupakan tahapan akhir dari kegiatan Bina Kelas (ground school), sebelum melaksanakan praktik terbang yang sesungguhnya.

Materi Latihan meliputi jalan peta, kompas, naik turun gunung, pelolosan dan penghinadaran, survival, bertahan diri, makan ular tumbuhan, hoisting, sar air dan sar hutan. Usai upacara pembukaan latihan Survival Dasar Danlanud didampingi para pejabat Lanud Adisutjipto memimpin gelar perlengkapan serta memeriksa perlengkapan dan perbekalan yang akan digunakan para siswa selama latihan.

Turut hadir dalam upacara pembukaan diantaranya Komandan Wingdikterbang Kolonel Pnb Deny Simanjuntak, para Kadis serta para Pejabat di jajaran Lanud Adisutjipto. (tni-au.mil.id).

Bagikan:

 Leave a Reply