Mei 112017
 

Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16 Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin melaksanakan latihan terbang malam yang dimulai sejak Senin (8/5) hingga Rabu (10/5). (roesminnurjadin.com)


Pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 dan Hawk 100/200 Skadron Udara 12 Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin menggelar latihan terbang pada malam hari di langit Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama (Marsma) Henri Alfiandi, menyampaikan bahwa latihan terbang malam digelar selama tiga malam mulai Senin (8/5). Ia berharap masyarakat tidak terkejut dengan suara gemuruh pesawat tempur saat malam hari.

“Latihan ini dilakukan secara rutin oleh para penerbang Skadron Udara 12 dan 16 guna melatih, mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik,” ujar Marsma Henri Alfiandi di Pekanbaru, Rabu.

Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16 Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin melaksanakan latihan terbang malam yang dimulai sejak Senin (8/5) hingga Rabu (10/5). (roesminnurjadin.com)


Danlanud menjelaskan bahwa latihan terbang malam ini dilakukan oleh penerbang sesuai tahapan pencapaian individu pilot.

“Para penerbang di Skadron Udara 12 dengan pesawat tempur Hawk 100/200 dan Skadron Udara 16 dengan pesawat tempur F-16 harus dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kemampuan terbangnya. Untuk itu, latihan ini dilaksanakan sehingga kesiapsiagaan operasi selalu terjaga,” kata Marsma Henri Alfiandi.

Danlanud menyampaikan sebagai pangkalan operasi, Lanud Roesmin Nurjadin harus siap menjalankan misi apapun yang diberikan. Salah satunya adalah melakukan operasi udara yang dapat terjadi kapan saja, baik siang ataupun malam hari.

Marsma Henri Alfiandi juga menambahkan bahwa dalam latihan ini tak hanya para penerbangnya saja yang meningkatkan kemampuannya, namun juga melihat dan meningkatkan kesiapan para ground crew dan Alutsista yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas.

Sumber: Antara

Bagikan:
 Posted by on Mei 11, 2017