Nov 042018
 

UST ini diikuti beberapa satuan diantaranya Yonkav 8, Yonarhanud 2, Yonzipur 10, Batalyon Perbekalan dan Angkutan Yonbekang 2, Yonkes 2 dan Detasemen Peralatan 2 Divif 2 Kostrad.

Situbondo, Jatim, Jakartagreater.com   –   Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq didampingi Asren Divif 2 Kostrad Kolonel Inf Rofiq Yusuf, S.Sos. dan Asisten Intelijen Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Putra Widyawinaya, S.H., meninjau jalannya Uji Siap Tempur tingkat (UST) Kompi/Baterai pada Kamis 1-11-2018 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 5 Baluran, Situbondo.

UST ini diikuti beberapa satuan diantaranya Batalyon Kavaleri (Yonkav) 8, Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 2, Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10, Batalyon Perbekalan dan Angkutan (Yonbekang) 2, Batalyon Kesehatan (Yonkes) 2 dan Detasemen Peralatan (Denpal) 2 Divif 2 Kostrad.

Tutur Pangdivif 2 Kostrad, latihan UST Tingkat Kompi/Baterai ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dan kemampuan para prajurit dari tingkat hubungan regu, peleton sampai tingkat kompi apabila menghadapi tantangan tugas pertempuran di medan sebenarnya.

“Saya yakin dan percaya kepada kalian apabila dihadapkan di medan operasi sebenarnya kelak, tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan baik dan berhasil. Selain itu pelaksanaan UST tingkat Kompi ini dapat dijadikan kebanggaan tersendiri karena kesempatan belajar dan berlatih adalah termasuk kesejahteraan bagi setiap prajurit.

Dengan berlatih dapat menggali dan mengasah kembali kemampuan tempur khususnya bagi perorangan”, terang Mayjen TNI Marga Taufiq. “Hal ini penting, mengingat dengan latihan tersebut para prajurit akan lebih mampu dan terampil serta percaya diri dan memiliki optimisme yang tinggi dalam menghadapi tugas-tugas di masa yang akan datang”, ujar  Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq.

Lebih lanjut Pangdivif 2 Kostrad menekankan agar Uji Siap Tempur Tingkat Kompi/Baterai dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Hindari sekecil apapun resiko kerugian baik personil maupun materiil selama kegiatan berlangsung, dengan senantiasa mengutamakan dan melaksanakan tindakan pengamanan sesuai ketentuan yang berlaku”, tegas Mayjen TNI Marga Taufiq.  (Penkostrad)

Bagikan:

 Leave a Reply