Terkait Ancaman Teroris, Layanan Keamanan Jerman Minta Facebook Jalin Kerja Sama

2
3
ARCHIV - ILLUSTRATION - Der Schatten einer Frau mit einem Handy ist vor dem Schriftzug des sozialen Internet-Netzwerks Facebook, aufgenommen am 26.04.2010. Foto: Armin Weigel/dpa (zu dpa «Facebook startet Gratis-Zugang zu Online-Diensten in Sambia» vom 31.07.2014) +++(c) dpa - Bildfunk+++

Pihak berwenang beberapa negara bagian di Jerman baru-baru ini mendorong pengenalan aturan baru, yang akan mewajibkan jejaring sosial seperti Facebook untuk segera menyediakan lembaga penegak hukum yang memegang informasi rahasia para penggunanya.

Informasi rahasia itu termasuk data pribadi dari orang-orang yang dicurigai terlibat aksi kriminal atau berencana melakukan aksi terorisme. Pernyataan tersebut dipublikasikan dalam surat kabar mingguan Jerman Welt, Minggu (7/8/2016). Pihak berwenang setempat geram mendapati kenyataan bahwa manajemen Facebook mengabaikan permintaan seperti itu.

Selama hampir tiga tahun belakangan, kepolisian Jerman, jaksa dan layanan keamanan publik di Jerman telah mengirimkan lebih dari sepuluh data permintaan pengungkapan setiap harinya. Namun, hampir duapertiganya diabaikan Facebook.

Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann meminta jejaring sosial untuk segera merespons permintaan pihak berwenang setempat. Selain itu, usulan pihak berwenang tersebut harus dipenuhi sesegera mungkin.

Pihak berwenang dari negara bagian lainnya juga memaksa media sosial untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan lembaga penegak hukum. Menteri Keadilan Hessen Eva Kuhne-Hormann juga menegaskan bahwa sangatlah penting bagi perusahaan seperti Facebook menjalin kerja sama dengan lembaga penegak hukum. Rekannya, Winfried Bausback turut mendukung gagasan tersebut dan menambahkan, dengan kerja sama itu, pihaknya dapat bertindak dengan sigap dan efisien dalam menangani kasus ancaman.

Sumber: sputniknews.com

2 COMMENTS

  1. Facebook akan jadi alat mata- mata, tujuan akhir one world government adalah tidak ada lagi privasi karena semua sudah dikontrol negara dominan, dan negara dominan dikontrol sekelompok elite yang merasa sebagai penentu nasib dunia

LEAVE A REPLY