May 152017
 

Jet tempur ringan (LCA) Tejas milik Angkatan Udara India. © Angkatan Udara India

Wartawan dirgantara terkenal di India, Dr. Anantha Krishnan M, kemarin melaporkan pada halaman Facebook-nya bahwa LCA Tejas SP-6 akan terbang terlebih dulu, mendahului LCA Tejas SP-5, jet tersebut dilaporkan sedang melakukan pemanasan di hanggar yang ada pada kompleks HAL dan diperkirakan akan segera melakukan penerbangan perdananya, seperti dilansir dari Defence Update.

Yang menarik disini adalah bahwa seri produksi (SPSerial Production) ke-4 Light Combat Aircraft (LCA) Tejas (LA-5004) telah menyelesaikan penerbangan perdananya bulan Maret 2017 namun HAL sepertinya akan melewatkan urutan uji penerbangan kali ini (sejak SP-6) dimana seharusnya yang di uji adalah Tejas SP-5.

Jet tempur ringan (LCA) Tejas SP-6 Angkatan Udara India. © ADA.gov.in

Tejas SP-5 dan SP-6 keduanya dirakit pada lini produksi yang berbeda, dimana Tejas SP-5 dirakit pada lini produksi II yang sebelumnya digunakan sebagai hanggar Kiran. Hanggar Kiran pada Awalnya digunakan HAL sebagai jalur produksi tambahan untuk menghasilkan 3 unit LCA Tejas per tahun dan 8 unit per tahun dengan tambahan jalur produksi kedua.

Pada tanggal 11 Mei 2017 yang lalu, Tejas NP-2 telah melakukan terbang “touch and go” dan melanjutkan ke situs AGS, menuju tahap pengujian penerbangan kompatibilitas kapal induk.

LCA Navy dirancang untuk beroperasi dari kapal induk dengan menggunakan roda pendarat yang lebih kuat untuk menyerap gaya yang diberikan selama lepas landas. Sebanyak 115 kali penerbangan (sejak 31 Desember 2016) telah diselesaikan oleh 2 prototip LCA Navy.

Pada perkembangan yang signifikan, jet tempur produksi massal terbatas (LSP-4) dari Tejas berhasil meluncurkan rudal Derby dalam mode radar pada hari Kamis (11/05/2017).

“Demonstrasi peluncuran tersebut berlangsung tanpa cela, kesemua sistem yang terpasang tampil memuaskan dan rudal Derby itu langsung menghantam sasaran dengan penghancuran totalnya”, menurut Kementerian Pertahanan India.

Dengan keberhasilan uji coba ini, sumber-sumber pertahanan mengkonfirmasi bahwa semua tugas untuk Final Operational Clearance (FOC) sekarang akan tercapai pada bulan Desember 2017.

“Batas waktu sebelumnya adalah bulan Juni dan sekarang kami punya lebih banyak waktu untuk memastikan bahwa semua pengujian kritis dilakukan tanpa meninggalkan ruang lingkup untuk tayangan ulang. Namun, finalisasi prosedur operasi standar (SOP) pesawat udara akan siap pada bulan Juni”, kata seorang pejabat.

Ini berarti bahwa produsen (HAL) akan bisa melanjutkan produksi jet tempur standar FOC mulai bulan depan (Juni) dan bukan Desember 2017.

Bagikan :

  30 Responses to “LCA Tejas SP-6 Terbang Perdana Bulan Depan, Padahal SP-5 Belum”

  1.  

    BOYOOOONG….

  2.  

    Aneh judulnya

  3.  

    Semoga tidak ada kendala.. lancar jaya..

  4.  

    *Terlalu di olor-olor.. lama-lama molor..

  5.  

    Pantes Aja Dagangannya Bung Anu Gk Laku… 😛

  6.  

    Ya suka suka Hal nya dong bung admin, mau terbangin yg mana duluan, SP 6 boleh, SP 7 boleh, jgn aja SP 3 nti dikeluarin dr sekolah…xixiixi…

  7.  

    Bentuk TEJAS kok agak wagu ya ?

  8.  

    yg sp-05 sudah uji terbang perdana di dimensi lain
    sayang honor sales ikut kesangkut di dimensi lain tersebut

  9.  

    Bagusan JF sulfur

  10.  

    tes

  11.  

    moloor terus kebiasaan india, kebanyakan joget insinyurnya. gimana kabar ar junk, cuma prototype di bilang dah ops

 Leave a Reply