Okt 032017
 

Penembakan di festival musik country di Las Vegas, AS, 2/10/2017 (AmericanNewsChannel)

Las Vegas – Seorang pria bersenjata setidaknya menewaskan 50 orang dan lebih dari 200 terluka pada sebuah festival musik country di Las Vegas, AS Minggu 2/10/2017 waktu setempat.

Pria bersenjata itu menghujani penonton dengan tembakan membabi dari lantai 32 sebuah hotel selama beberapa menit ke arah kerumuman penonton sebelum kemudian ditembak mati oleh polisi.

Jumlah korban yang menurut polisi masih awal dan sementara, bisa menjadi peristiwa penembakan dengan korban terbesar dalam sejarah AS, melebihi peristiwa tahun lalu ketika 49 tewas dalam aksi serupa di sebuah kelab malam di Orlando.

Ribuan penonton yang panik berlarian dari tempat kejadian, saling injak, sementara petugas keamanan berusaha mencari asal tembakan dan kemudian menembak mati pelaku.

Beberapa penonton yang tampak masih kaget dan berlumuran darah, berkeliaran tidak tentu arah karena panik di jalan setelah serangan tersebut.

Polisi berhasil mengindentifikasi pria bersenjata itu sebagai warga sekitar bernama Stephen Paddock (64), tapi belum mengetahui motif serangan.

Joseph Lombardo, dari kepolisian Clark County menyatakan bahwa ia tidak yakin kalau Paddock terkait dengan kelompok militan.

“Kami tidak mengetahui keyakinannya. Kami telah mengamankan berbagai senjata api di ruangan yang dia tempati,” kujar Lombardo.

Pihak berwajib juga menyatakan bahwa mereka telah menemukan rekan satu kamar Paddock yang bernama MD, tapi tidak diketahui apakah Danley terlibat dalam aksi penembakan tersebut.

Polisi juga telah menemukan dua mobil milik tersangka.

Diantara mereka yang menjadi korban termasuk seorang polisi yang sedang tidak bertugas dan seorang polisi lainnya berada dalam kondisi kritis.

Menurut Lombardo, jumlah korban bisa bertambah karena sebagian korban berada dalam kondisi kritis.

Sebuah rekaman video memperlihatkan kerumuman penonton yang panik berusaha menyelamatkan diri dari rentetan tembakan yang berlangsung beberapa menit.

“Terdengar seperti petasan. Orang-orang berjatuhan ke tanah, bunyi tembakan itu terus terdengar,” ujar Steve Smith, pengunjung asal Phoenix, Arizona yang sengaja datang untuk menyaksikan konser.

Menurut Smith, rentetan tembakan tersebut berlangsung selama beberapa menit.

“Setidaknya terdapat 100 kali tembakan dalam satu kali rentetan. Sepertinya senjata itu diisi lagi dan kemudian ditembakkan lagi. Banyak yang kena tembak dan mencoba keluar,” katanya.

Arena kasino, klub malam dan arena perbelanjaan Las Vegas menarik sekitar 3,5 juta pengunjung dari seluruh dunia setiap tahun dan dipenuhi pengunjung ketika terjadi tembakan sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Mike McGarry, seorang konsultan keuangan berusia 53 tahun asal Philadelpia, sedang berada di arena konser ketika terdengar ratusan kali rentetan tembakan.

“Ini sungguh gila. Saya berbaring diatas anak-anak, mereka berusia 20 tahun, saya berusia 53,” ujar McGarry.

McGarry mengatakan bagian punggung baju kaosnya penuh dengan jejak sepatu setelah beberapa orang yang panik berlari ke arahnya yang terbaring.

Menurut beberapa saksi, banyak kasino di arena tersebut langsung ditutup setelah kejadian untuk menghindari kemungkinan adanya serangan lain.

“Caesar’s Palace telah mengunci pintu mereka. Mereka tidak akan membiarkan Anda masuk,” ujar Adam Mitchell, seorang turis berusia 31 tahun asal Inggris.

Serangan tersebut terjadi pada hari terakhir festival Route 91 Harvest yang berlangsung selama tiga hari. Festival tersebut disaksikan ribuan penonton dan menampilkan artis top seperti Eric Church, Sam Hunt dan Jason Aldean.

“Malam ini sungguh mengerikan,” ujar Aldean dalam Instagram-nya.

“Saya sungguh sedih dan perasaan ini pasti juga dirasakan setiap yang datang dan ingin menikmati suasana,” ujarnya.

Presiden AS Donald Trump menyampaikan rasa belangsungkawa kepada korban yang disampaikan melalui Twitter.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam dan simpati kepada korban dan keluarga pada peristiwa mengerikan di Las Angeles. Tuhan memberkati Anda,” ujar Trump.

Serangan bersenjata tersebut mengingatkan kepada peristiwa penembakan pada sebuah konser musik rock di Paris pada November 2015 yang menewaskan 89 orang.

Arena konser adalah sebuah ruang terbuka yang juga dikenal dengan nama Las Vegas Village, dekat Mandalay Bay dan hotel Luxor. (Antara/Reuters).

  33 Responses to “Lebih 50 Orang Tewas Dalam Penembakan di Las Vegas, AS”

  1.  

    Las Vegas meletus.
    Jika penembak bertempat dihotel menembak dari lantai 32, 1 lantai tingginya 5m lebih kurang,
    32 x 5=160, jd jarak penembak kedasar lantai bawah 160m, ditambah lg jarak lantai 32 kekorban.
    kemungkinan peluru yg digunakan cukup jauh jangkauannya dgn senpi laras pendek serbu atau senpi laras panjang serbu

    Hahhahaaaa

    •  

      Rin … Carin….. gitu aja pake dipikir…… hadeuuuuhh…

      Mo pake senjata pistol kek, laras panjang kek, jarak segitu mah langsung aja berondong, pasti banyak yg kena Rin, ga usah mikirin jarak tembak efektip segala…….. saya tambah puyeng yeuh……

      Yg perlu digaris bawahi itu, apapun motivasinya tindakan ini jelas ga bener…

  2.  

    Sy kurang yakin dgn kejadian di las vegas itu bro, dgn korban 58 orang karna blm jls berapa jarak korban dgn pelaku penembak, jadi motif blm bisa sy sebutkan
    Eeeallaaaahh

    Hahhahaaa

  3.  

    Hadeeeuuuhhh…… mancal kemul manih aahh…. 😆

    zzz……zz…z…..zz……zz……zzzz…z….

  4.  

    Padahal rencananya texas dan las vegas tahun 2018 – 2019 mau lepas dari amrik

  5.  

    Yg Jelas = Efek senjata dijual bebas
    apapun motifnya

  6.  

    ISIS daesh kalim bertgjawab. yang jelek nya citra muslim diseluruh dunia ulah pisikopat ini

  7.  

    Banyak orang stress di USA mulai anak sma labil macam Robert Hawkins… Inget lagu pumped up kicks

    •  

      Itu penembakan sudah direncanakan sblmnya, berarti pelaku bukan seteres, melainkan pelaku dlm keadaan waras ketika beraksi, mungkin motifnya mslh hubungan atau keluarga.
      Jika itu perestiwa mmng benar adanya

      Hahhahaaaa

  8.  

    Sial Komenku Ngeweh…

  9.  

    “Pria bersenjata” itu menghujani penonton dengan tembakan memb*bi dari lantai 32 sebuah hotel selama beberapa menit ke arah kerumuman penonton sebelum kemudian ditembak m*ti oleh polisi.

    ————————————————

    Kenapa Orang Itu Tdk Di Sebut “Ter*ris”. Setau Saya Orang Yg Melakukan Serangan Dan Bertujuan Membangkitkan Perasaan Ter*r Ke Masyarakat Bisa Di Sebut “Ter*ris” Dan Kenapa Seolah-Olah Kata “Ter*ris” Cuma Di Kaitkan Dgn Orang Isl*m Dan Media AS/Barat Sangat Menghindari Label “Ter*ris” Kepada Orang Non Musl*m Yg Melakukan Tindakan Seperti Pengeboman,Penembakan,DLL. (Ambil Saja Contohnya Saat Pengeboman Di Masjid Minnesota)

    http://m.jpnn.com/news/tebak-mengapa-trump-diam-saat-masjid-di-minnesota-dibom

    -Note

    Banyak Tak Sensor Karena Komennya Suka Ngeweh

    #Maaf Agak Sara
    #IMHO
    #CMIIW

  10.  

    Tindakan ini akan terus berlangsung diseluruh dunia, inilah akibat ulah ASu sendiri ( jgn bilang ulah terorist, krn ASu lah terorist yg sesungguhnya ), ………… masih ingat kan ketika baru2 ini ASu dkk membunuh ratusan warga sipil di suriah, dalam sekali tepuk,
    …….. ???

  11.  

    Motif nya apa ya? pelaku kan udha uzur gitu, mbok ya dekatkan diri kepadaNYA…yg masa hidup nya ga lama tp justru tewas dgn cara menembak dirinya sendiri…apa bisa pelaku di blg teroris? ato hanya wong tuwir nakal? ga ada kerjaan ato kejiwaan nya labil….xixi hanya teman wanitanya yg tau…

  12.  

    Hahaha…

  13.  

    8 jam lagi 18ribu prajurit tni akan beraksi…
    8 jam lagi ribuan alutsista di semua matra akan adu gengsi…
    8 jam lagi jutaan pasang mata akan menyaksikan defile hut tni ke 72 lewat televisi ataupun langsung di cilegon…bravo tni…