JakartaGreater.com - Forum Militer
Apr 232018
 

BriteCloud Expendable Missile Decoy © Selex ES via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Leonardo dari Italia menargetkan pesawat Eurofighter, F-15 dan F-16 setelah pelanggan berikutnya untuk BriteCloud Expendable Missile Decoy yang baru setelah pesanan diberikan oleh Angkatan Udara Inggris (RAF) untuk jet Tornado-nya, seperti dilansir dari Defense News.

Leonardo bulan lalu mengatakan bahwa umpan BriteCloud tersebut dirancang untuk mengelabui rudal yang dipandu radar, setelah diterima oleh Angkatan Udara Inggris untuk jet tempur Tornado-nya menyusul tes yang dilakukan di AS tahun lalu.

Sekarang, amunisi BriteCloud seberat 1,1 kg, berdiameter 55 mm ini diproduksi untuk RAF dan sedang disesuaikan dengan format persegi dengan berat 0,5 kilogram untuk F-15 dan F-16. Ini akan ditembakkan dari dispenser chaff dan flare ALE-47.

Tahun lalu, sistem dengan ukuran kaleng soda telah diujicoba pada jet tempur F-16 Denmark. BriteCloud juga telah ditawarkan kepada Gripen.

BriteCloud ini dilepaskan ketika rudal yang dipandu radar mendekati pesawat terbang, BriteCloud menyertakan sistem radar-jamming dan menghasilkan sinyal hantu yang membodohi sistem pemandu radar lawan.

Leonardo berharap para pelanggan yang ingin menambahkan umpan ke pesawat akan membeli sistem tersebut dibandingkan umpan yang ditarik, “yang merupakan masalah integrasi besar”, menurut Jon McCullagh, kepala penjualan peperangan elektronik di divisi Leonardo Airborne and Space Systems.

Perusahaan itu juga berbicara dengan Eurofighter tentang BriteCloud yang melengkapi umpan derek yang saat ini telah digunakan oleh pesawat tersebut, kata McCullagh, karena BriteCloud dapat menempatkan jarak lebih jauh antara dirinya dan pesawat dari pada versi derek, sehingga rudal semakin menjauh.

“Baterai bertahan sekitar 10 detik, pada saat itu umpan telah menarik radar cukup jauh dari pesawat yang membutuhkan waktu signifikan untuk sistem agar kembali mencari target dan menguncinya”, kata McCullagh.

AS sebelumnya telah menggunakan umpan expendable Gen-X, akan tetapi Leonardo mengklaim bahwa produk barunya adalah alat umpan digital pertama yang beredar di pasar dan yang paling kuat hingga saat ini. Namun tidak memberikan rincian biaya.

Bagikan :

  28 Responses to “Leonardo Ingin Pasang BriteCloud Pada F-15, F-16 dan Tornado”

  1.  

    Beli … bagus neh
    Biar gak dikejar preman

  2.  

    barat gitu loh……..timur mah belum punya..

    •  

      Apalagi amerika? Jauh lah, mur nya aja karatan, rudal nya malah nyerang sendiri

      😎

      •  

        sorry yah, , , amrik udah punya tuh……mosok kgk baca artikel nya…

        amrik punya gen-x…… hehe

        dasar kgk punya otak……malu maluin fanas boy russia aja luh…

        •  

          Dasar fansboy amerika ngomongnya tidak punya sopan santun

          😎

        •  

          fanas boy koplak, , , udah tahu salah malah play victim…

          nanti ditanya baut apaan, fotonya mana, kgk bisa tunjukin malah marah2 ngamuk, kaya suster ngesot kepleset kulit pisang….

          •  

            Nah kan, kumat lagi? itulah bahayanya amerika, kritik amerika yg ribut “bukan ksatria” karena amerika selamanya bukanlah ksatria

            😎

          •  

            jiah ini mah bocah alay, ditanya apa kgk mau jawab,,,kaya wanjeng aja yg muter-muter ngejar ekornya.

            mending kamu kawin aja sama si woof woof.

  3.  

    Borong karena dfigadang2 lbh baik dr produk AS!her3

  4.  

    Sejenis jammer tapi ini cuma sekali pakai, masih mending khibiny yg bisa dipake berulang2.

  5.  

    Britecloud ini menyertakan sistem radar jamming….ya berarti jammer toh ?

  6.  

    BriteCloud sepertinya mengecoh radar dengan memancarkan gelombang radio yang disalah artikan radar sebagai pantulan dari pesawat, makanya dikejar

  7.  

    radarnya rudal

 Leave a Reply