Nov 052016
 
smart-bomb-lig-nex1-1

LIG Nex1 dan Pindad kerjasama pembuatan GPS Guided Bomb

Perusahaan Korea Selatan LIG Nex1 dan PT Len Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memulai kerjasama elektronik pertahanan, 3/11/2016.

Perjanjian tersebut – ang ditandatangani di pameran Indo Defence 2016 di Jakarta– terkait dengan transfer teknologi LIG Nex1 ke PT Len yang memulai pengembangan dan produksi bersama peralatan pertahanan termasuk software defined radio dan combat management system.

Pejabat LIG Nex1 mengatakan MoU akan memfasilitasi awal kerjasama antara kedua perusahaan yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurut ketentuan pengaturan, PT Len akan mempromosikan produk ke TNI dan jika kontrak dapat disepakati, kedua perusahaan akan bersama-sama memproduksi peralatan pertahanan di Indonesia.

Janes.com

Bagikan:

  8 Responses to “LIG Nex1 Kerjasama Industri Pertahanan dengan PT LEN”

  1.  

    Minyak tanah om

  2.  

    TOT untuk the next rudal petir nih

  3.  

    kerjasama pembuatan rudal yg gueddde nya kpn pak..

  4.  

    Auw ternyata baru mau akan kirain sudah kebeli. Beli yang banyak ya.. mainannya

  5.  

    Kerja bersama sama = kerjasama…

    Hmm produksi bersama ?? Sekalian aja mimpi bersama..

    Xixi..

  6.  

    Ehemm

  7.  

    Setelah terdepak sama Hanwha Thales di KFX berpaling ke indonesia.. monggo kerjasamanya dimari.. potensi kapal laut indonesia.banyak yg harus di upgrade.. kerjasama sama pt infoglobalnya sekalian buat cockpit IFX kalo hanwha ga ngasih TOTnya..

  8.  

    jangan senang dulu gan..
    nin masih penandatanganan MoU..
    tau gak maksud dari penandatagan itu?
    penjelasan singkatnya seperti ini..
    penandatangan Mou itu hanya bersifat perjanjian sementara biasanya batas waktu sekitar 1bulan hingga 1 tahun apabila tidak ada negosisasi di atas waktu tersebut maka kesepahaman terhadap rudal tersebut batal..

    jadi artinya tandangan itu di lakukan hanya untuk perjanjian yang belum tentu terjalin..yaa… tergantung masing” keputusan perushaan tersebut yang pastinya harus saling menguntungkan kalau tidak BATAL

 Leave a Reply