Sep 062018
 

Uji daya gempur Medium Tank karya anak bangsa di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) TNI AD, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat © PT Pindad (Persero)

JakartaGreater.com – Pada tanggal 27 Agustus, PT Pindad melaksanakan demonstrasi langsung yang sukses dari Tank Medium “Harimau Hitam” terbaru di Pusat Pendidikan Infantri (Pusdikif) TNI AD yang berlokasi di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Harimau Hitam ini adalah hasil dari pengembangan bersama selama 4-tahun antara PT Pindad (Indonesia) dan FNSS (Turki). Harimau Hitam dilengkapi dengan turret generasi terbaru dari CMI Defense – turret Cockerill 3105 yang dilengkapi senjata Cockerill 105mm bertekanan tinggi yang digabungkan mekanisme autoloader.

Turret dikembangkan secara khusus oleh CMI. Senjata itu kompatibel dengan semua amunisi 105 mm NATO serta dapat menembakkan peluru bertekanan lebih tinggi, amunisi cerdas dan rudal. Turret ini telah dirancang agar muat di kendaraan yang memudahkan diangkut melalui udara.

Pada pengujian tersebut “Harimau Hitam” menunjukkan hasil yang sangat baik dalam empat skenario penembakan yang berbeda. Salah satu dari skenario ini adalah menembak kendaraan 4×4 yang sedang bergerak, sementara Tank Medium sendiri dikemudikan dengan kecepatan 20 km/jam. Sebuah skenario yang sangat menantang tersebut menghasilkan tembakan brilian pada jarak 1.200 m, dengan amunisi TPCSDS-T.

“Kami telah mengalami banyak tantangan menarik dengan bekerjasama dengan dua perusahaan teknologi tinggi internasional, yaitu FNSS dan CMI Defense. Hasilnya luar biasa”, kata Abraham Mose, CEO PT Pindad mewakili tim.

“CMI Defense berkomitmen penuh untuk kemitraan strategisnya dengan PT Pindad dan pengembangan kemampuan pertahanan Indonesia. Saya pribadi senang dengan keberhasilan Medium Tank dan bersemangat pada potensinya untuk Indonesia”, kata Thierry Renaudin, Presiden CMI Defence.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari situs resmi PT Pindad (Persero), Medium tank telah dilengkapi kemampuan pertahanan balistik dan anti-ranjau terkini. Tank medium generasi baru ini juga dilengkapi dengan kemampuan daya gempur yang luas mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antar wahana tempur.

Spesifikasi:

  • Jumlah kru: 3 orang (komandan, penembak, pengemudi)
  • Berat: 32 ton
  • Mesin:
    – Tipe: Diesel
    – Daya: 700 hp
  • Rasio tenaga-berat: 20 hp/ton
  • Kecepatan maksimal: 70 km/jam
  • Transmisi: Otomatis penuh
  • Jangkauan jelajah: 450 km
  • Gradien: 60%
  • Kemiringan sisi: 30%
  • Hambatan tanjakan: 0,9 m
  • Penyeberangan: 2 m
  • Senjata utama:
    – Meriam: Cockerill 3105 kaliber 105 mm
    – Mekanisme: Autoloader (12 peluru di turret, 26 peluru didalam hull)
  • Senjata sekunder:
    – Senapan mesin 7.62 mm
  • Perisai:
    – STANAG 4569
    – Lambung Balistik
    – Pelindung Modular Tambahan

Medium tank juga dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, seperti sistem kewaspadaan mandiri, hunter killer system, perlindungan pasif (laser warning system), battle management system, serta proteksi level 5.

Berbagi

  3 Responses to “Live Firing Demo Tank Medium PT Pindad”

  1.  

    Mekanisme: Autoloader (12 peluru di turret, 26 peluru didalam hull)

    Walah…. ini bakalan kena protes dari pasukan sales gagal 😆

  2.  

    Rencananya kapan nihhh langsung di pakai latihan tempur misal di Situbondo atau di natuna?

 Leave a Reply