Sep 242017
 

(PT Pindad)

Vientiane – Kementerian Pertahanan Laos menyampaikan ketertarikan untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad, ujar Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma.

“Kami melakukan presentasi di depan Kementerian Pertahanan Laos untuk kembali memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk Pindad. Mereka sangat tertarik untuk kembali membeli produk senjata Pindad. Yang sangat mereka incar itu ‘short riffle’ dan amunisi,” ujar Ridi di Vientiane, Laos, Minggu, 24/9/2017.

PT. Pindad merupakan salah satu perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan “Trade and Tourism Fair” 2017 yang diselenggarakan KBRI di Vientiane dalam rangka peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Laos.

Menurut Ridi, hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Laos memang cukup erat. Kementerian Pertahanan Laos sejak 2014 sudah mulai membeli produk-produk senjata dari PT Pindad, yakni 60 buah pistol G2 Combat, 35 buah SS1 V2, 35 buah SS1 V4, serta amunisi.

(PT Pindad)

“Pada pertemuan dengan Kementerian Pertahanan Laos tanggal 21 September mereka menyatakan tertarik membeli Pistol G2 Elite dan senjata Sniper buatan Pindad SPR 2 dan amunisi,” ungkapnya.

Selain itu, Perdana Menteri Laos pada Oktober tahun ini akan berkunjung ke Indonesia dan juga akan datang ke PT. Pindad.

Sebanyak 27 tentara Laos saat ini sedang mengikuti pelatihan di Indonesia dan dilatih oleh Grup 1 Kopassus untuk persiapan “The ASEAN Armies Rifle Meet” (AARM) 2017 di Singapura.

“Mereka senang produk Pindad karena sejak membeli dan menggunakan produk Pindad mereka pernah jadi juara ke-3 di ARRM di Thailand,” kata Ridi Djajakusuma. (Antara)

Bagikan:

  26 Responses to “Laos Ingin Kembali Beli Senjata Pindad”

  1.  

    Test

  2.  

    itu namanya tipo yang benar kret……eh kriuk…kriuk…kriuk…….hihi

  3.  

    laos bung diego.hihihi…bukan lengkuas…

  4.  

    Wah, kok Laos ga minta teote yah xixixi…

    •  

      Berarti Laos tuh Tahu diri nuga yah karena beli sedikit jadi ga mau minta teote ini itu lah, Syarat ini itu lah, kalau belinya banyak baru pantas… Pindad juga pastinya males kalau Beli sedikit minta Syarat ini itu… Kalau beli sedikit minta syarat banyak bikin Malu rasanya wkkkk…

      •  

        Kok kayaknya hafal ya, kayak kelakuan negara sebelah Laos yg suka beli dikit minta TOT. Makanya beli Su-35 harganya dinaikin sama Rusia hhhhhhhhhh

        •  

          Ehh, ada sales Grigoro wkkkk…

          Sy dukung Laos minta tot ke pindad terus nanti kalau prosesnya lama pasti di Laos da yg protes….

          Wah, prosesnya lama banget pasti gara2 Pindad nih, dasar Indonesia bangsa pelit…

          Terus dibalikin sm Pindad..

          Muke gile loh beli sedikit Syaratnya banyak amat pake tetot segala Mikir dong kalau situ di posisi sy gimana…

          Xixixi kaboeeerrrr….

      •  

        ya udah beli aja ga usah pake tot, harga gelembung yg tinggi biar d korupsi skalian, kan pada seneng kalo kya gitu,

  5.  

    Sudah baikkah kualitas metalurgi laras senjata buatan PT.PINDAD karena SS1 waktu DOM Aceh sering macet ketika baku tembak karena mudah panas dan memuai! Pernah dengar klu laras sekarang buatan NORINCO benarkah demikian? Mohon pencerahannya!

    •  

      SS itu senjata bagus bung, Seri SS1 bahakan sudah di pakai sejumlah negara seperti Kamboja, Nigeria, Uni emirat arab dan mungkin masih ada lagi… Kalau kualitasnya jelek pasti mereka ga akan mau pakai… Kalau yg macet di pakai di aceh mungkin bukan SS1 tapi varian terendahnya Sabhara V1 yg kemampuannya sengaja diturunkan untuk sekedar melumpuhkan bukan membunuh, jelas jauh dng SS1… Norinco?? Ini kan Varian dari belgia bung setahu sy sih ga da teknologi Riffle Norinco yg di pake buat senapan SS

    •  

      Trbuat dari bahan apa itu popor senpi broo, maka mudah panas & maceet

      Hahhahaaaa

      •  

        Sok tau ente… justru karena kualitasnya yg ga kalah dng FNC belgia tapi dng harga murah makanya seri SS banyak di sukai

        •  

          Ada dua yg harus diperhitungkan dari kualitas senpi, yg pertama berat hentakan peluru yg berakibat ketepatan menembak brgeser dr bidikan, yg kedua popor anti panas atau tidak, karna jika popor mudah panas? Peluru akan macet, tapi tergantung bahan popornya terbuat dari apa

          Hahhahaaaa

          •  

            Situ kebanyakan nyimeng sih makanya suka Reply ga jelas sm ketawa2 sendiri… Kalau kualitas SS1 jelek dan mudah macet udah ditarik dari dulu pasti dari peredaran seperti INSAS india yg cacat… Buktinya enggak kan!! Bahkan SS1 juga sudah banyak Di export ke negara lain

          •  

            mgkin senapan yg mudah macet itu popornya dari seng dicampur ember bekas….(jd bingung glock aja bahan polymer sintetis ga pake popor juga ga macet pelurunya …kecuali diisi peluru senapan anti material..)

    •  

      Ada yg lagi dikerjain sama Carin….. xixi…

  6.  

    Tank medium pindad/fnss telah tiba di tanah air dan akan segera d pasangi turet yg tiba terlebih dahulu.

  7.  

    SS adalah senjata bagus….tidak ada keraguan penggunaannya…..maka tidak heran Laos jatuh hati dgn senjata PINDAD

 Leave a Reply