Lockheed Martin Berencana Membangun Pabrik F-16 di India

20
130

US Air Force F-16 fighter jet takes off from a runway during a military exercise. (File/AP Photo)
US Air Force F-16 fighter jet takes off from a runway during a military exercise. (File/AP Photo)

Pembuat jet tempur Amerika Serikat, Lockheed Martin mengatakan bahwa pihaknya siap untuk memproduksi pesawat F-16 di India dan mendukung pembicaraan yang sedang berlangsung antara kedua negara untuk mendirikan fasilitas manufaktur pertama, salah satu proyek terbesar di bawah inisiatif ‘Make in India’ inisiatif.

Kepala eksekutif Lockheed Martin India Private Ltd, Phil Shaw mengatakan kepada wartawan di Singapore Airshow 2016 bahwa mereka siap untuk memproduksi F-16 di India dan mendukung inisiatif “Make in India”.

Akan tetapi, eksekutif korporasi Amerika ini belum melakukan komitmen terkait kerangka waktu untuk melakukan penanaman operasional di India, mereka mengatakan bahwa mendukung kelanjutan pembicaraan pemerintah-ke-pemerintah.

Lockheed Martin Berencana Membangun Pabrik F-16 di India (2)
Shaw hanya menyatakan minat yang kuat dalam memiliki F-16 yang dibuat di India dengan “segera” tanpa menjelaskan lebih lanjut waktu pelaksanaan tersebut, sambil menunggu kemajuan pembicaraan pemerintah-ke-pemerintah.

Workers are seen on the moving line and forward fuselage assembly areas for the F-35 Joint Strike Fighter at Lockheed Martin Corp's factory located in Fort Worth, Texas in this October 13, 2011 file handout provided by Lockheed Martin. REUTERS/Lockheed Martin/Randy A. Crites/Handout/Files
Workers are seen on the moving line and forward fuselage assembly areas for the F-35 Joint Strike Fighter at Lockheed Martin Corp’s factory located in Fort Worth, Texas in this October 13, 2011 file handout provided by Lockheed Martin. REUTERS/Lockheed Martin/Randy A. Crites/Handout/Files

Saat ini, Lockheed Martin memproduksi satu jet per bulan dari pabriknya di Amerika Serikat dan memiliki serangkaian kontrak dan usaha patungan di India dengan lebih dari 1.000 karyawan.

Lockheed Martin telah memasok enam pesawat C130J super Hercules ke India pada tahun 2011 dan akan memberikan enam helikopter tahun depan.

AKI Press

20 KOMENTAR

  1. Indonesia pun Kalau Ada Komitmen Dg Produsen Pespur Untk Membeli Dlm Jumlah Banyak Walau Dlm Jangka Panjang Pasti Mereka Mau Mendirikan Perakitan Dan Tot D Indonesia.Min 2-3pesawat Pertahun Aja.Tp Kemauan Pemerintah Kita Tidak Ada.Jd Lebh Efisien Dg 1 Merk.

  2. Selalu bermuka dia satu sisi kasih f16 ke pakistan satu sisi bikin pabrik f16 di india. Jangan terlena semuanya untuk menghentikan kemandirian bikin pesawat dan spionase takut tersaingi seperti china. Hati2 dengan ri terutama proyek ifx dan changbogo. Ada usaha untuk menggagalkan proyek tersebut karena mereka takut sangat takut bahkan Heeee

  3. Gerakan “make in India ” ini yang harus di tiru .India konsisten dengan anti kolonialisasi . Makanya India sama dengan Indonesia tidak mau kebarat atawa ke timur semua sama sepanjang menguntungkan .Gerakan ini di ikuti dengan segalanya mau di pruduksi sendiri ,walau kwalitas masih jauh tapi dukungan pemerintah sangat kuat makanya industrialisasi sangat maju .

    Bandingkan dengan kita kurang sedikit user tak mau terima ,padahal kan butuh bodal buat mengembangkan segala sesuatu. Contoh bus tras jakarta sudah ada di buat beberapa biji tapi kemudian hilang tertiup angin. mobil listrik Dahlan Iskan ,hilang terbawa angin ,padahal sudah banyak uang dan waktu di gunakan .

    Contoh Tata berhasil jadi mobil rakyat India karena di dukung seluruh pihak baik konsumen maupun pemerintah. Awal berdirinya TATA akibat ketersinggungan konglomerat India yang ditolak menginap di sebuah hotel karena dia berkulit bewarna pada tahun 1903. Jahsedji Tata bersumpah akan menggunakan sendiri produknya .Pertama dia bangun hotel di samping hotel WATSON’S di Mumbai dengan nama Taj MahaL hotel lebih mewah dari hotel yang pernah menolaknya.