Aug 022017
 

Ditulis oleh Deci

Lockheed Martin telah berhasil melakukan peluncuran pertama kalinya Long Range Anti-Ship Missile (LRASM) dari varian peluncuran permukaan melalui tabung topside.

Uji coba penerbangan yang berlangsung di White Sands Missile Range, New Mexico membuktikan kemampuan rudal tersebut untuk melakukan peluncuran dari sudut tabung topside yang baru dirancang, yang mana mereplikasi lingkungan yang diluncurkan dari kapal laut.

Selama pengujian LRASM, adaptor penguat dan penguat Mk-114 dilontarkan dengan mulus dari peluncur topside menggunakan software kendali peluncuran yang sama seperti yang saat ini digunakan oleh Peluncur Vertikal (VLS) Mk-41.

“Uji coba penerbangan yang sukses ini menunjukkan kesiapan Lockheed Martin dalam menjawab seruan Angkatan Laut AS untuk kemampuan tempur anti-permukaan yang mematikan sebagai bagian dari konsep ‘Distributed Lethality'”, kata Scott Callaway, direktur Subsonic Cruise Missile di Lockheed Martin Missiles and Fire Control.

“Tes ini juga memvalidasi fleksibilitas dan keberagaman LRASM, karena terbukti dapat berhasil diluncurkan dari platform peluncuran permukaan VLS dan non-VLS”, tambahnya.

Mengintegrasikan LRASM pada kapal perang permukaan, memungkinkan operasi terdistribusi melampaui jangkauan ancaman musuh. Seiring dengan kemampuan peluncuran VLS yang sudah terbukti dari LRASM, tabung topside dengan peluncur miring ini memungkinkan varian peluncur permukaan LRASM untuk digunakan pada berbagai platform dalam armada permukaan Angkatan Laut, memberikan potensi untuk peran anti-kapal terbaru yang hebat di bawah konsep operasi “Distributed Lethality” Angkatan Laut AS.

Varian peluncur permukaan dari LRASM ini dibangun pada jalur produksi yang sama dengan senjata peluncur udara JASSM, JASSM-ER dan LRASM, memberikan kemampuan presisi jarak jauh sama sambil memperoleh keuntungan dari efisiensi manufaktur.

LRASM adalah peluru kendali anti kapal dengan presisi tinggi yang memanfaatkan warisan JASSMER yang telah sukses dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS dalam lingkungan yang diperebutkan dengan kuat.

Varian rudal yang diluncurkan di udara tersebut memberikan kemampuan operasional awal untuk perang anti-permukaan ofensif Angkatan Laut AS untuk diintegrasikan kepada pesawat pembom B-1B Angkatan Udara AS pada tahun 2018 dan pada pesawat tempur F/A-18E/F Super Hornet AS pada tahun 2019.

Lockheed baru saja mendapatkan kontrak senilai $ 86,5 juta untuk mengirimkan 23 varian LRASM untuk USAF dan Angkatan Laut AS, seperti dirilis oleh Naval-technology.com.

Bagikan Artikel :

  3 Responses to “Lockheed Martin Sukses Uji Coba Rudal Anti Kapal Terbaru”

  1. R U D A L
    R U D A L
    R U D A L

  2. Rudal anti kapal tapi mirip rudal jelajah….. tapi juga mirip drone impian pak Owi… ..

  3. Dipecundangi sama Ratih Sanggarwati…. 😆

 Leave a Reply