Feb 112018
 

Uji coba pencegatan menggunakan Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3). © US Army via wikimedia.org

JakartaGreater.com – Amerika Serikat dan pasukan militer sekutu akan meningkatkan kemampuan pertahanan rudal mereka di bawah modifikasi kontrak senilai $ 524 juta untuk produksi dan pengiriman pencegat Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) dan PAC-3 Missile Segment Enhancement (PAC-3 MSE), seperti dilansir dari Defence Blog.

Perubahan tersebut merupakan tambahan dari kontrak $ 944 juta yang diberikan pada 21 Desember 2017 untuk memproduksi dan menggirimkan PAC-3 dan PAC-3 MSE.

Modifikasi kontrak meliputi pengiriman rudal PAC-3 dan PAC-3 MSE, dan kit modifikasi peluncur, peralatan serta suku cadang terkait.

“PAC-3 dan PAC-3 MSE memberi pelanggan teknologi yang tidak tertandingi dan terbukti tempur untuk mengatasi ancaman yang berkembang dan saat ini”, kata Jay Pitman, wakil presiden program PAC-3 di Lockheed Martin

Ia pun menambahkan bahwa pencegat PAC-3 dan MSE terbukti, terpercaya dan andal dengan tingkat akurasi, mematikan serta keamanan yang lebih baik untuk mengatasi bahaya di seluruh dunia.

PAC-3 adalah pencegat rudal “high-velocity” untuk melawan berbahai ancaman yang datang, termasuk rudal balistik taktis, rudal jelajah dan pesawat terbang.

PAC-3 saat ini memberikan kemampuan pertahanan rudal untuk 11 negara termasuk Amerika Serikat, Jerman, Kuwait, Jepang, Qatar, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Taiwan, Belanda, Arab Saudi dan Rumania.

Dibangun berdasarkan PAC-3 yang terbukti tempur, MSE PAC-3 menggunakan motor roket solid dua tingkat yang meningkatkan ketinggian dan jangkauan untuk bertahan melawan ancaman yang terus berlanjut.

Bagikan Artikel :

  11 Responses to “Lockheed Martin Terima Kontrak PAC-3 Senilai US $524 Juta”

  1. Senjata kayak gini nggak mungkinlah dijual ke Indonesia, dan begitu sebaliknya “KESEIMBANGAN KAWASAN NGGAK ENAK SAMA NEGARA TETANGGA”

  2. tidak perlu tanda tangan

  3. (PAC-3) Patriot Anti Ballistic Missile System

 Leave a Reply