Jan 142018
 

Desain kapal perang pesisir MMSC Angkatan Laut Kerajaan Saudi di SNA 2018. © Navy Recognition

JakartaGreater.com – Dalam Simposium Nasional Surface Navy Association’s (SNA) 2018 yang saat ini diadakan di Washington DC, Lockheed Martin menampilkan model skala dari Multi-Mission Surface Combatant (MMSC) yang baru-baru ini dibeli oleh Kerajaan Arab Saudi, seperti dilansir dari laman Navy Recognition.

Pada tanggal 22 Mei 2017, Arab Saudi menyatakan keinginannya untuk mendapatkan lebih dari $ 28 miliar atas pertahanan udara dan rudal terpadu, kapal perang, pesawat taktis dan teknologi sayap putar serta program dari Lockheed Martin.

Kesepakatan tersebut mencakup 4 (empat) MMSC berdasarkan LCS kelas Freedom yang sedang dibangun untuk Angkatan Laut AS. Keempat kapal tersebut merupakan bagian dari program modernisasi armada Angkatan Laut Royal Saudi yang disebut Saudi Naval Expansion Program (SNEP) II.

Pada bulan Oktober 2015, Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS mengumumkan bahwa Departemen Luar Negeri AS memberikan lampu hijau untuk penjualan yang diajukan ke Arab Saudi atas empat kapal MMSC.

Dari kiri ke kanan: Peluncur umpan, 2x RWS Nexter Narwhal 20 mm, 8x rudal anti-kapal Harpoon, Saab CEROS 200 FCR, Raytheon SeaRAM dan stasiun senjata 12.7 mm (berawak). © Navy Recognition

Model yang dipamerkan di SNA 2018 adalah varian baru yang mencerminkan konfigurasi terakhir dan yang dipilih oleh Angkatan Laut Kerajaan Saudi:

  • Senjata utama adalah Bofors 57 mm dari BAE Systems (desain sebelumnya dilengkapi dengan senjata utama Oto Melara 76 mm)
  • 8x sistem peluncur vertikal MK41 ditempatkan di depan anjungan (desain sebelumnya 2×8 sel ditempatkan di bagian sisi hangar helikopter)
  • 8x peluncur rudal anti kapal Harpoon (dalam dua peluncur)
  • 1x peluncur SeaRAM Raytheon di atas hangar helikopter,
  • 2x stasiun senjata jarak jauh Nexter Narwhal 20mm (desain sebelumnya adalah menara Mk38 yang diresmikan di SNA 2016).
  • 2x 3 peluncur torpedo yang hadir pada model skala tahun 2016 tampaknya telah dihapus pada desain MMSC akhir tersebut.

Bagian haluan dari MMSC untuk Angkatan Laut Kerajaan Saudi. © Navy Recognition

Dalam hal sistem sensor, dua radar CEROS 200 dan optronic tracking fire control director dari Saab telah dipasang: satu di depan (di atas rumah dek) dan yang lainnya di belakang, di antara peluncur Harpoon dan sistem SeaRAM.

Sistem radar utama adalah Radar AESA Hensoldt TRS-4D. Sensor lain mungkin termasuk Variable Depth Sonar (kemungkinan jenis CAPTAS buatan Thales), Sistem Peringatan Ancaman dan Dukungan Elektronik Argon ST WBR-2000. Sistem manajemen tempur diatur menjadi serupa dengan yang terpasang pada LCS kelas Freedom yakni COMBATSS-21 dari Lockheed Martin.

Bendera Kerajaan Arab Saudi pada MMSC. © Navy Recognition

Di bawah dek helikopter adalah area teluk misi yang dibangun dengan sistem modular. Ukuran dan bentuk lambung, sistem propulsi, output daya, hangar helikopter dll tetap tidak berubah dibandingkan dengan LCS kelas Freedom Angkatan Laut AS. Kesepakatan ditandatangani pada tahun 2017 mencakup suku cadang, pelatihan dan perlengkapan logistik lainnya untuk program ini.

Sebuah nota kesepahaman (MoU) antara Lockheed Martin dan Industri Militer Arab Saudi agar para pihak dapat bekerjasama untuk membangun kemampuan pertahanan Arab Saudi dalam mendukung Vision 2030 dan memberikan upaya lokalisasi terkait dengan Kombatan Permukaan Multi-misi juga telah ditandatangani.

Berbagi

  4 Responses to “Lockheed Menampilkan MMSC Kerajaan Saudi di SNA 2018”

  1.  

    Ehemm. Gak pake BTS ataupun Sutet.

  2.  

    Jelek, kemahalan, buruk rupa, kagak moncer masih bagusan Grigoro xixixi… Pasti abis ini ada wibu teriak2 wkkkk….

  3.  

    AS beruntung menjadikan Arab Saudi dan Israel sekutu di TimTeng karena Arab Saudi menjadi pelanggan setia yg suka royal memborong alutsistanya sekaligus menjadi deputy di Timteng dan satpam untuk menjaga keamanan Israel.he3

  4.  

    Nah samping kanan kiri dkasih anti udara 20mm..mantap kalo 35 mm..

 Leave a Reply