Agu 222018
 

Dari Beberapa perlombaan yang digelar Batalyon Infanteri M 203/Arya Kamuning di Mako Yonif M 203 di Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten , ada satu jenis lomba unik  yaitu Lomba Tarik Panser Anoa 6 X 6 buatan Pindad, yang berbobot 12 ton.

Tangerang, Jakartagreater.com –  Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 203/Arya Kamuning (AK), untuk memeriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, menggelar berbagai perlombaan pada Sabtu 18-8-2018 yang diikuti para prajurit dan masyarakat sekitar Yonif Mekanis 203/AK, Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Dari Beberapa perlombaan yang digelar, ada satu jenis lomba unik yang ‘lain dari yang lain’ yaitu Lomba Tarik Panser Anoa 6 X 6 buatan Pindad, yang berbobot 12 ton. Lomba ini berhasil menjadi primadona dan menarik perhatian warga masyarakat yang berada di Lapangan Perkasa batanyon, juga prajurit dan keluarganya.

Komandan Yonif (Danyonif) Mekanis 203/AK Letkol Infanteri Bangun Siregar menjelaskan, pada perayaan HUT RI kali ini, Yonif Mekanis 203 mengajak masyarakat sekitar untuk lebih memeriahkan HUT Kemerdekaan bersama prajurit TNI.

“Kita juga libatkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam lomba yang kami siapkan, dengan tetap menjaga faktor keamanan, seperti lomba panjat pinang dengan hadiah 3 unit televisi, kulkas, dan sepeda. Juga ada beberapa lomba lain yakni sepeda hias, tarik tambang, balap karung,” ujar Letkol Infanteri Bangun Siregar.

Menurutnya, dengan melibatkan masyarakat sekitar, diharapkan dapat tumbuh rasa saling memiliki antara warga dan TNI dan terjalin Kemanunggalan TNI. Hal ini mengacu pada prinsip bahwa TNI berasal dari masyarakat dan untuk rakyat, maka harus diciptakan hubungan yang harmonis. “Kita ingin lebih meningkatkan kecintaan masyarakat kepada negara khususnya TNI,” pungkasnya.

Sementara itu, Prajurit Kepala (Praka) dari Kompi C yang menjadi salah satu peserta Lomba Tarik Panser mengatakan, walaupun tanganya lecet-lecet, namun itu tak sebanding dengan perjuangan para pahlawan dahulu.

“Kemeriahan ini dapat memberikan semangat kepada anak-anak, agar mereka paham bahwa semua dapat diraih dengan perjuangan, termasuk cinta untuk NKRI,” ungkapnya. (tniad.mil.id)

Bagikan:

 Leave a Reply