Aug 262017
 

Lomba uji terbang kategori Wahana Sistem Kendali. Komurindo – Kombat 2017 LAPAN, Garut, Jabar, 24/8/2017 (LAPAN)

Garut – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar tahapan uji terbang dari Komurindo – Kombat 2017 di Lanud TNI AU Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, (24/08/2017). Seluruh tim mahasiswa yang lolos final dalam kompetisiini beradu kreasi dan inovasi untuk memperebutkan kejuaraan dari tiga kategori yang ditentukan tim juri.

Kompetisi dibuka dengan peluncuran balon atmosfer pertama yang membawa delapan muatan milik peserta. Demikian, usai balon kedua meluncur, disusul kemudian uji terbang untuk kategori Wahana Sistem Kendali. Kompetisi diakhiri dengan uji terbang muatan roket.

Ribuan masyarakat dari berbagai lapisan turut menyaksikan peristiwa penting yang bakal membawa kompetensi mahasiswa Indonesia menuju peningkatan SDM di bidang keantariksaan.

Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Kemenristekdikti Dr. Agus Puji Prasetyono, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, jajaran pejabat LAPAN, serta segenap perwakilan dari Lanud Husein Sastranegara, Pemkab Garut, Polda Garut, dan aparat setempat.

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengatakan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa agar memahami teknologi antariksa, khususnya teknologi satelit dan roket. Kegiatan perlombaan merupakan simulasi untuk memahami sistem komunikasi satelit berupa sensor dan menangkap frekuensi yang dipancarkan payload yang dibawa balon udara. Begitu juga muatan roket yang merupakan simulasi dari peluncuran satelit oleh roket.

Roket pembawa muatan peserta lomba meluncur mulus untuk melakukan separasi terhadap muatan, 24/8/2017. (LAPAN)

LAPAN akan membangun space education center yang akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Garut Selatan. Khususnya para guru dan pelajar, agar mereka lebih mengenal iptek keantariksaan. Thomas juga menceritakan rencana implementasi kerja sama dengan Pemda Garut, khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan tentang pemanfaatan Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) yang dikembangkan LAPAN.

Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Dr. Rika Andiarti mengungkapkan betapa pentingnya acara Komurindo – Kombat. “Meskipun dalam persiapannya mengalami tantangan dan keterbatasan anggaran, namun kegiatan ini tetap terus kami laksanakan,” jelasnya. Karena melalui kegiatan ini, seluruh pihak belajar dan memahami betapa sangat pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi keantariksaan. Hal ini untuk memajukan bangsa ini dalam upaya menjunjung negara yang beradab di mata internasional. (LAPAN).

  11 Responses to “Lomba Uji Terbang Roket dan Wahana Sistem Kendali LAPAN”

  1. indonesia baru bisa uji coba roket tertinggal oleh AISYALAM sudah bisa buat rudal BOMOH

  2. sae pisan tah kagiatan teh

  3. Sudah gak sabar kepengin segera bisa bikin rudal dan roket mandiri penuh..

  4. mercon ses dor…………

  5. jadi inget masa kecil, maenan petasan jangwe , launcher nya pake paralon…..

 Leave a Reply