Mar 172018
 

Lettu Sarah Jeon, pilot AH64 Apache Korea Selatan di US Army © U.S. Army via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Militer Korea Selatan telah berencana untuk membeli lebih banyak helikopter tempur Apache demi memimpin penyebaran disepanjang perbatasan musuh jika meletus konflik di Semenanjung Korea, menurut pejabat pertahanan seperti dilansir dari laman Defense News.

Dipesan oleh Menteri Pertahanan Korea Selatan, Song Young-moo, diharapkan Kepala Staf Gabungan dapat mengeluarkan persyaratan untuk pengadaannya pekan depan, kata seorang pejabat di Kementerian Pertahanan Nasional.

Memang tidak diketahui secara pasti berapa banyak helikopter Apache yang diinginkan oleh pemerintah Seoul, namun sumber informasi mengatakan kepada Defense News bahwa jumlahnya bisa mencapai 40 unit.

“Militer Korea Selatan telah mengalihkan konsep strategi peperangan dari defensif menjadi ofensif. Untuk itu, pimpinan militer memutuskan agar lebih mengutamakan aset helikopter daripada tank”, kata seorang pejabat.

Karena pergeseran strategi peperangan tersebut, maka militer mungkin membatalkan rencana untuk mengakuisisi 300 unit tank tempur utama K2 Black Panther tambahan, menurut pejabat tersebut.

Militer Korea Selatan telah lama membentuk strategi counter-offensive (anti serangan) di mana angkatan bersenjata Korea Selatan akan melakukan serangan balik skala penuh hanya setelah pasukan tambahan AS tiba di Semenanjung Korea.

Namun, kepemimpinan militer di bawah pemerintahan Presiden Moon Jae-in berusaha mengalihkan fokus operasional agar pasukan Korea Selatan maju lebih cepat ke Korea Utara jika konflik timbul.

Sesuai dengan skenario strategi tersebut, diperkirakan militer Korea Selatan akan dapat menduduki ibukota Korea Utara, Pyongyang dalam  waktu dua sampai tiga minggu setelah pecahnya perang.

“Salah satu fokus utama operasional Angkatan Darat adalah peningkatan kemampuan serangan udara. Untuk mencapai tujuan itu, Angkatan Darat Korea Selatan kini berusaha untuk membuat model seperti Divisi Lintas Udara 101 AS yang terdiri dari helikopter dan pasukan infanteri”, menurut Kim Dae-young, seorang peneliti di Korea Research Institute for National Strategy, sebuah lembaga think-tank yang berbasis di Seoul.

Angkatan Darat Korea Selatan baru-baru ini bersama dengan militer AS menjalankan simulasi seberapa cepat dan efektif kemampuan serangan udara dapat maju ke Korea Utara apabila terjadi perang, menurut sumber tersebut.

“Simulasi tersebut telah menunjukkan bahwa armada helikopter Apache lebih efektif daripada tank tempur utama dalam menembus jaringan pertahanan udara Korea Utara dan membuat jalan masuk bagi pasukan kita”, menurut catatan Kim.

Berdasarkan hasil simulasi tersebut, Angkatan Darat Korea Selatan telah melaporkan kebutuhan pengadaan lebih banyak helikopter Apache ke Kementerian Pertahanan Nasional.

Korea Selatan membeli 36 helikopter AH-64E Apache Guardian yang dibangun Boeing pada tahun 2013 dengan kontrak Penjualan Militer Asing senilai $ 1,6 miliar. Angkatan Darat Korea Selatan sekarang mengoperasikan dua batalyon Apache.

Bagikan Artikel :

  30 Responses to “Lupakan 300 MBT, Militer Korsel Inginkan 40 AH-64 Apache”

  1.  

    Gandiwa

  2.  

    Diliat dr senyummu.., ku yakin dirimu masih sendiri neng Jeon..

  3.  

    wao cantiknya

  4.  

    Pemikiran yang bagus, INA harus mencontohi korsel dlm hal ini.

  5.  

    Nah pemikirannya bagus, tidak terlalu mengandalkan amerika walaupun ketika pecahnya perang antara korut dengan korsel pasti korsel dibantu oleh Amerika. karena basenya sendiri ada banyak di korsel dan jepang bahkan di philipina pun juga ada, ketika korut tersedak mungkin mereka akan mengeluarkan senjata nuklirnya. tapi, melihat keadaan sekarang mungkin perang korea beluk akan pecah dalam waktu yang dekat.

  6.  

    40 heli klo beli manpad dpt brapa ya

  7.  

    dan jong un pun kulak manpads sebagai antidotnya… perang kagak tp duit terus keluar ke pabrik, ah memang tetep aja pabrik senjata AS sebagai pemenangnya tanpa perlu berkorban apapun…. hahahhahaa

    •  

      makanya ketika Korut ma Korsel akur amerika selalu ganggu biar panas tapi di usahain ga sampe perang, dagangan mereka laku… tebar pesona iya…

    •  

      Berarti ente meremehkan kemampuan intelijen USA dan Korsel. Kalo perang nyata ya, pasukan utama dihajar pake rudal dan serangan udara dulu. Baru pasukan darat yg dikover heli tempur yg maju. Heli sekarang tentunya dilengkapi dg pertahanan udara yg mumpuni juga. Kalo produsen heli gak melihat pengalaman dari Medan Suriah sekarang ya buat apa mereka beli heli.

      Gak semudah itu sekarang manpads bisa menyerang heli tempur yg canggih.

      •  

        tuh di yaman rontok om hihi…. membayangkan 100 apache vs 500 manpads korut… efisien mana

      •  

        doktrin korsel defensif bung jadi wajar saja mereka pilih helikopter serbu sebagai antidot jumlah tank korut dlam perang konvensional simetris.

        masih efisien kanon 30mm dari jarak 10km
        lagipilu countermeasure modern apache versi terakhir mumpuni kok

  8.  

    Visi Perang masa akan meningalkan sista yang tidak atau kurang efectip seperti tank dan sebagainya…dan lebih condong pada sista yang mempunyai pergerakan dan kegunaan yang lebih fleksibel atau bisa juga kegunaan dan pungsi ganda…!!!

  9.  

    Visi Perang masa depan akan meningalkan sista yang tidak atau kurang efectip seperti tank dan sebagainya…dan lebih condong pada sista yang mempunyai pergerakan dan kegunaan yang lebih fleksibel atau bisa juga kegunaan dan pungsi ganda…!!!

    •  

      Menurut saya sih sejenis Tank tetap akan memiliki porsi sendiri dan tetap akan digunakan dalam perang modern… dalam posisi perang kota, hanya Tank saja yang benar2 bisa diandalkan memberikan perlindungan dibanding platform lain… bahkan kendaraan robot sekalipun masih menggunakan platform Tank…
      Meskipun Tank sangat rentan dan terbukti tidak bisa mengelak dari serangan ATGM… tetapi perlindungan eksternal sebenarnya sudah mulai bisa menjawab kekurangan itu…
      Justru platform seperti yang digunakan Armata akan menjadi konsep dasar pada Tank masa depan…

      •  

        Yaa mungkin juga bung…tapi kalo bicara tank dan sista lainya masa depan…kita harus tau dulu pungsi dan kegunaan utama dari sista tersebut…baru kita bisa meraba arah mana mungkin akan berkembang…!!!
        Tank lebih berperan sebagai kendaraan serangan darat jarak menengah kebawah(dekat)ketimbang sebagai pelindung atau payung kecuali operator tanknya sendiri…!!!
        Dikarnakan tugas dan kegunaan tersebut maka akan ada perbandingan dengan sista sejenisnya….baik keungulan maupun kekurangan masing masing…!!!
        Jadi dengan melihat hal tersebut kita bisa menerka arah mana masa depan atau perkembanganya…!!!

    •  

      sekuat2 nya armata klo wilayah udaranya kalah unggul anti acces denialnya kalah oleh taktik Sead tetap saja berakhir seperti tumpukan baja tank2 era soviet

  10.  

    Mana nih admint kumat lagi payah masuk komen….!!!

 Leave a Reply