Nov 052018
 

Pesawat angkut Airbus A-400M produksi Spanyol © Flox Papa via Wikimedia Commons modified by JakartaGreater.com

JakartaGreater.com – Korea Selatan dan Spanyol sedang dalam pembicaraan untuk mengadakan pertemuan komite gabungan untuk kemungkinan kesepakatan pertukaran yang melibatkan jet pelatih dan pesawat kargo bulan ini, seperti dilansir dari laman Korea Times pada hari Minggu.

Menurut sumber-sumber pemerintah, Minggu, para pejabat berada di jalur untuk mengadakan pertemuan komite pertahanan militer gabungan antara pasukan pertahanan Korea Selatan dan Spanyol di Madrid pada pertengahan bulan ini.

Sumber mengatakan bahwa agenda pembicaraan masih belum final tetapi ada kemungkinan itu akan diputuskan lebih cepat dan jadwalnya dapat diselesaikan pada minggu ini. Pejabat industri militer dan pertahanan mengatakan bahwa subjek kemungkinan akan menjadi kesepakatan pertukaran untuk pesawat latih Korea Selatan dan pesawat kargo Spanyol.

Pesawat latih KT-1 basic produksi Korea Selatan © Doo Ho Kim via Wikimedia Commons modified by JakartaGreater.com

Korea Aerospace Industries (KAI), perusahaan pertahanan terbesar di Korea Selatan, bersaing dengan perusahaan Swiss untuk memenangkan kesepakatan guna memasok jet pelatih tempur ke Angkatan Udara Spanyol. Sementara itu Angkatan Udara Korea, sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi pesawat angkut Airbus A400M Spanyol atau Boeing C-17 Amerika Serikat.

Spanyol berharap untuk menjual empat hingga enam unit pesawat angkut Airbus A400M kepada Korea Selatan sambil membeli sekitar 30 unit pesawat latih dasar KT-1 dan 20 jet pelatih canggih T-50 dari Korea Selatan sebagai gantinya.

Kesepakatan itu, senilai 2 triliun won atau sekitar US $ 1,78 miliar yang terdiri dari pesawat latih, tambahan amunisi dan peralatan darat lainnya.

Pesawat latih lanjutan T-50 Golden Eagle produksi Korea Selatan © Sergey Ryabtsev via Wikimedia Commons

Jika terwujud, ini akan menjadi yang pertama kalinya Korea Selatan mengekspor jet lokalnya ke negara Eropa, serta terobosan untuk KAI, yang baru-baru ini gagal untuk memenangkan tender pengadaan jet pelatih untuk Angkatan Udara AS.

Sebuah konsorsium Lockheed Martin dan KAI telah kalah untuk kontrak jet dari Angkatan Udara A.S. karena kegagalan bersaing dengan strategi harga rendah dari saingannya Boeing-Saab.

Angkatan Udara AS mengatakan, pihaknya memberikan kontrak Advanced Pilot Training (APT) senilai $ 9,2 miliar kepada konsorsium Being-Saab, sementara harga yang ditawarkan oleh KAI-Lockheed Martin dengan jet pelatih T-50A adalah senilai $ 19,7 miliar.

  2 Responses to “Madrid-Seoul Bahas Pertukaran Jet Pelatih & Pesawat Kargo”

  1.  

    Lumayan nih, Seoul dapat tawaran diskon besar dari Madrid untuk akuisisi A400M 😀

  2.  

    enake

 Leave a Reply