Magic Eyes Penjaga Langit Vietnam

86
92

Militer Vietnam: Saat ini kemampuan perang teknologi tinggi, pengintaian elektronik menjadi peran penting dalam pertahanan tanah air, agar negara tidak terkejut dengan keadaan apapun. Untuk itu tentara mendahulukan investasi perangkat radar dilengkapi dengan alat pengawasan canggih dari kekuatan terkemuka di dunia.


image
Radar P-18 mampu mendeteksi hingga jarak 250 km di ketinggian 36 km. Radar ini mampu mendeteksi dan tracking 120 target secara bersamaan.

Radar yang dioperasikan Angkatan Udara Vietnam ini bertanggung jawab untuk pendeteksian dini dari semua target udara dan permukaan laut Vietnam.

image

Radar P-35 (planes) memiliki jangkauan deteksi target 300 km, ketinggian 25 km, dan radar ini mampu mendeteksi target terbang pada ketinggian di bawah 300 meter.

Alarm awal dari radar militer Vietnam ini terkoneksi ke unit yang bersangkutan untuk melawan bila ada dugaan pelanggaran kedaulatan nasional. Selain itu, militer juga akan menentukan jenis senjata apa yang dapat menghancurkan sasaran yang datang di udara, di laut, di darat.

image

Radar Altimeter PRV-16. Jenis radar pembimbing jet tempur untuk menyerang sasaran yang menyusup di udara.

image
Radar P-14M, Target jangkauan deteksi 600 km, ketinggian maksimum 65 km.

Radar militer Vietnam didirikan sangat awal pada tanggal 21/03/1958, yakni Resimen radar wilayah Vietnam. Selama perang Vietnam, radar militer yang modern memberikan kontribusi cukup penting untuk melacak sasaran di darat, peluru kendali, anti-pesawat selama kampanye udara yang masive dari USAF.

image

Radar pengintai Advance 55Zh6UE Nebo-UE. Jenis radar jaringan digital fase 3 dengan desain koordinat secara otomatis mengikuti target.

image

Radar deteksi khusus pesawat siluman Vostock-E, yang dinamai RV-01. Radar pesawat ini belum ada pesaingnya Asia. RV-01 mampu mendeteksi pesawat siluman F-117A pada jarak 72 km di lingkungan gangguan berat, deteksi pesawat lain berkisar tidak kurang dari 360 km, jumlah target yang bisa dilacak secara bersamaan mencapai 120 target.

Hanoi sedang kampanye untuk mampu berhadapan dengan angkatan udara terkuat di dunia yang memiliki sistem peperangan elektronik yang canggih. Tentara Vietnam masih berjuang membuat radar inovatif “bar untuk menemukan suara spesifik (specific noise) untuk mendeteksi serangan udara besar-besaran.

image

Sistem pengintaian elektronik Kolchuga pasif. Alat ini adalah sistem radar pasif khusus untuk mendeteksi pesawat siluman canggih yang ada di dunia saat ini.

image

Radar putar pencari sasaran parameter rendah 39N6 Kasta-2E2 melakukan tugas khusus mendeteksi target terbang rendah seperti rudal jelajah, pesawat tak berawak. Radar ini mampu mendeteksi target terbang pada ketinggian di bawah 100 m pada jarak 41-55 km, tergantung pada ketinggian dari antena, jangkauan maksimum 150 km untuk pengintaian.

image

Radar penjejak ketinggian 96L6EV dikombinasikan dengan pertahanan udara jarak jauh S-300PMU1, menargetkan deteksi jangkauan 300 km, dan melacak 100 target secara simultan.
Vietnam siap untuk segala perang, termasuk perang elektronika, agar perang itu tidak datang kembali ke Vietnam. (Phunu Today).

86 COMMENTS

    • Selamat bung wawan jadi kahiji telah mengunci nomor satu yg biasanya milik bung Mirza. Btw Radar Vietnam banyak dan canggih2 juga ya, indonesia jangan harapkan hibah terus donk utk radar, buat sendiri yg murah, jangan lumayan tapi banyak lebih baik daripada di sumbang ASU dan Panda….

  1. warungnya tambah komplet bung diego…….biar nambah semangat nasonalisme……..masukin dong ..sejarah perjuangan bangsa………yang ada kaitanya dengan sista…gitu….palagi kalau ada kaitan dg sonota dan sonora……..pasti rmai dah………….

  2. Tak perlu latah ngikutin tetangga,,, jangan pernah samakan kebutuhan tetangga dgn kebutuhan kita,
    Indonesia memiliki luas wilayah yg besar, tp penduduk nya juga banyak bgt, dan tarap pendidikan serta pendapatan ekonomi nya masih di bawah, ( dikalkilasi dgn jumlah penduduk)
    Kebutuhan yang lain juga banyak, ga bs langsung mendatangkan semua alutsista yg gahar, harus step by step,, seiring kesejahtraan rakyat nya juga, biar seimbang,,

  3. Sudah habis masa kampanye bung Patech….., ini negara demokrasi, DPR di pilih oleh rakyat yang juga dari rakyat, termasuk presiden dari rakyat bukan jelmaan dewa. Sebagai pemenang Jokowi tinggal tunjukan kinerja tanpa korupsi jika bagus 5 tahun lagi akan terpilih. Ga usah habiskan energi dgn marah tanpa bisa merubahnya bung. Salam hangat ya….

  4. Ya mungkin indonesia dah punya..seandai nya para elite politik dan elite negara kompak..membangun negara ini…tidak ada kata gak bisa..namun sayang….semua itu dah terpecah…terkadang ada gak niat mereka utk memajukan bangsa ini…ya terimaksih individu2..yang mau berusaha sendiri memajukan bangsa…maap terlalu ngenes…bung diego…dan semua…

  5. kita punya kok bro
    tp emang kitanya aja yg gk tau karna radar itu jarang sekali yg publis dan dikesankan kalo radar kita bener2 jadul banget

    kabar dari bung nara kan kita ada radar di utara yg bisa jangkau ampe ke taiwan

    • Anda benar bung , kita pasti memiliki radar OTH , dilengkapi juga dengan pernyataan bung nara tentang itu , jenderal kita ga kalah pintar ama jenderal vietnam kok , karena satuan radar Indonesia sangat jarang di publish ke media maka dari itulah kita tidak tahu , kita umumnya tahu Indonesia hanya dijaga radar master,thomson dan sekelasnya yang terkesan jadul . Kalo bisa dibilang dari sudut pandang ekonomi , jauhlah ekonomi indonesia lebih maju dibanding vietnam , nah sekarang saya ada pertanyaan , “Vietnam yang ekonominya dibawah indonesia saja bisa membeli alutsista spt itu masa indonesia tidak ? “Berfikir logis saja , pastilah ada alutsista gahar yang di simpan dimari , dan hal itu semua pasti ada saja yang menjawab karena alasan wilayah yang luas , tapi jika memang demikian ,, dari wilayah yang luas inilah makin membuka kesempatan untuk menyembunyikan alutsista dan satuan radar yang dirahasian , just my opinion :mrgreen:

    • Setuju mas Imperfections ..Vietnam saja mundur dari tuan rumah Asian Games besok sehingga Indonesia yg terpilih jadi Tuan rumah. Kemunduran Ekonomi menjadi alasan batalnya pencalonan Vietnam. Berarti ekonomi Indonesia 2- 3 th kedepan akan lebih baik dari Vietnam..

  6. Vietnam siap untuk segala perang,
    termasuk perang elektronika, agar
    perang itu tidak datang kembali ke
    Vietnam.

    like,para politikus dan para punggawa penjaga nkri harus punya pemikiran juga

    INDONESIA siap untuk segala perang,
    termasuk perang elektronika, agar
    perang itu tidak datang kembali ke
    INDONESIA.

    maaf cucu lancang

    • tapi Indonesia belum pernah memenangkan perang asimetris, mulai dari jaman bung Karno sampai bung Harto. Entah sampai kapan Indonesia bisa memenangkan perang asimetris ini. Mungkn menunggu satu generasi lagi kita baru bisa benar2 menjadi negara besar yang disegani di dunia….

      • sejarah ente dapat E yah, nih ane kutipin dkit
        pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris . Serangan-serangan kecil tersebut di kemudian hari berubah menjadi serangan umum yang banyak memakan korban jiwa di kedua belah pihak Indonesia dan Inggris, sebelum akhirnya Jenderal D.C. Hawthorn meminta bantuan Presiden Sukarno untuk meredakan situasi.

        dengan pasukan yang sudah terpojok kalo misal sukarno menolak untuk meredak situasi itu, pasukan inggris sudah habis mas,

        • Mohon izin urun saran……
          Mungkin lebih pas nya kita belum pernah memenangkan perang proxy….
          Karena bagaimanapun…kita sudah mengalaminya minimal 2 kali dalam lsejarah….
          Saat Presiden Soekarno “dijatuhkan”
          dan saat Presiden Soeharto “turun”…

  7. Salut untuk para petinggi vietnam, mereka berani mengakuisisi alutsista gahar dari rusia, walaupun pertumbuhan ekonomi vietnam tidak lebih bagus dari RI, serta mereka tidak takut atas tekanan ASu dkk ( yg beraninya sama negara kecil itupun main keroyokan ).
    tidak seperti para petinggi kita yg terlalu banyak pertimbangan dan akhirnya menjatuhkan pilihan yg salah dgn memilih alutsista ASu yg sudah di down grade serta “bonus” berbagai syarat dan ketentuan untuk kepentingan ASu…………… aneh tapi nyata !!!

  8. sama halnya ketika tetangga membeli motor baru yg diturunkan didepan rmh,bnyk org yg lihat kl dia baru beli motor dan diketahui jumlah sm spesifikasinya.sampai skrgpun tetangga saya tdk tau brp jumlah motor yg saya pny,krn stiap turun dr mobil pst drmh kakak.dan tdk smua motor ditaruh rmh.yg lbh tau mlh tetangga kakak saya tetangga sebelah rmh saya..ya mngkn bgtlah,kl saya aja brfkr bgt biar ttga tidak iri apalagi TNI..hehe. dan yg pst saya bayar PAJAK. IMHO

    • Satrad 241 ya bung flores?? Dulu pernah main kesana, waktu keluarga masih menjabat…

      Memang sampai sekarang tidak dipungkiri kendala bbm untuk radar masih sering terjadi. Dulu waktu ngobrol sama satuan2 ini sangat sedih mendengar cerita mereka. Ada satuan yg tidak bisa beropersional selama 24 jam, ada yg tidak bisa menjalankan misinya selama 7×24 jam, dan ini masih rata2 terjadi di satrad.

      Jadi sering meminta data dari radar sipil. Semoga presiden kedepan melihat masalah ini, amiieen…

  9. Para petinggi sdh tau kebutuhan usernya,kl menurut saya mmng TNI bkn tipe militer yg mengekspos alutsista strategis yg dimiliki,lbh mementingkan penguatan diri drpd membuat berita yg bikin heboh para tetangga.seperti halnya ttga rmh yg tdk tau brp kendaraan yg saya miliki dan apa spesifikasinya,krn dlm pembelian saya lbh suka diantarkan barangnya krmh kakak hny demi menjaga perasaan ttga yg pny sifat iri.kl saya saja berfikiran sprt itu bgmn dgn para petinggi yg mmng lbh handal pemikiranya demi keamanan NKRI. IMHO

  10. Buseet, jomplang banget. Saya baru tahu radar Vietnam sangat2 bikin ngiri. Cara belanja mereka tetap satu tempat, tapi yg saya salut sesuai kebutuhan…. Salute untu kementrian pertahanannya..

    Yg lebih salut lg dengan kata2 ini…

    “Tentara Vietnam masih berjuang membuat radar inovatif β€œbar untuk menemukan suara spesifik (specific noise) untuk mendeteksi serangan udara besar-besaran.”

  11. Salut buat vietnam dgn segala caranya urk menjaga kedaulatan negara viernam.
    Itu semua ridak akan mubgkin bisa dilakukan dengan adanya jiwa patriotisme yang tinggi dan cinta tanah. air.
    Kalo dibandingkan dgn negara kita tercinta ini jauh sekali nilai2jiwa patriotismenya.
    itu terlihat dari pengadaan alutsista di TNI yg baik dengan sengaja atopun tidak memilih tehnology yg kelas 2 alias udah mulai usang Tehnologynya. Apapun. alasannya mereka sengaja menempatkan alutsist TNI di bawah bayang2 negara lain.
    Ini bukan sekedar opini tapi kenyataan yg ada, sehingga patut ditenggarai bahwa masih ada elemen2 asing yg bercokol di tubuh TNI. dan merekalah yg sengaja menghalang2i modernisasi alutsista TNI kenjadi yg terdepanndan termodern di kawasan asean ini.

  12. Benar kata pepatah:”rumput tetangga lebih hijau dari pada rumput sendiri”. Kalau kta melihat vietnam luarnya saja bagus dalamnya belum tentu dan hanya menjadi user dari alutsista gahar yg mereka beli. Indonesia tdak hanya membeli dan hanya menjadi user tpi berjuang untuk menguasai dan membuatnya di dalam negeri. Kalau kita ingat di bidang radar RI terbilang sudah berada di jalur yg tepat melalui skema tot. 1. PT. inti & northrop grumman asal usa. Mengembangkan 3d radar dengan jangkauan 455 km. 2. PT. CMI Teknologi & Lockheed Martin, Radar dgn jangkaun 463 km. 3. PT. LEN Industri & Thales Raytheon System, radar dengan jangkauan 470 km. 4. Tot dengan Tiongkok radar intai maritim dengan jangkauan aktif 280 km & pasif 500 km. 5. Radar satelit tercanggih oleh Prof. Yohanes Surya. 6. Sky Scanner Drone Garuda(drone radar satelit) oleh Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo diproyeksikan hanya Indonesia yang mengoperasikan di dunia ini dan masih banyak program tot yg tdk bisa di babar disini. Satu kata “Jayalah Negeriku”

  13. saya sering main ke link yg bung freax tulis, mang disitu dbhas lengkap sgala sesuatu tentang militer PLA,Russia/Soviet Union.. disertai diagram detail persenjataan ,penempatan dan yg lain2… mgkin bung diego bisa sedikit mengambil artikel nya buat dibahas dsini…

  14. P a t e c h@, Dealova@, in telek@..kang..mending kordinasi secara simultan dan masih bersama konco konco sampen semuanya… angkat senjata bikin People Power deongkel Parlemen yang ada saat ini…dor ..dor… dor masukin satu lubang..beres seperti di Syria atau di afganistan. daripada maki2- ngeluh di sosmed ngak punya evek deterrent

    …ngak sesuai teme bahasan…

LEAVE A REPLY