Mahasiswa STTAL Ciptakan Drone Pesawat Pengintai Tanpa Awak

23
211
Sertu Oscar dan Serka Abdul manaf tengah mengujicoba kemampuan pesawat pengintai tanpa awak

Satu lagi karya anak bangsa yang patut dibanggakan tercipta dari tangan trampil Siswa Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Surabaya, yang berhasil membuat pesawat pengintai tanpa awak yang memiliki kemampuan melakukan pengeboman dengan akurasi yang cukup tinggi. Pesawat pengintai tanpa awak ini buatan 2 orang siswa STTAL Surabaya, Sertu Oscar Panji dan Serka Abdul Manaf.
Untuk membuat pesawat bomber tanpa awak yang diberi nama Ganesa XI membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Mulai dari pemilihan bahan kayu, sampai perakitan hingga pemasangan

Pengechekan dilakukan sebelum pesawat pengintai diterbangkan
Pengechekan dilakukan sebelum pesawat pengintai diterbangkan

alat teknologi canggih di dalamnya. Dengan panjang body 2,6 meter dan lebar sayap 3,3 meter, pesawat pengaintai ini menggunakan mesin bertenaga 50 cc. Sistem pengendalian pesawat tanpa awak ini menggunakan remote control, dengan terhubung pada ponsel berbasis android. Saat dilakukan uji coba, gerak pesawat terlihat cukup lincah dengan beberapa kali bermanuver di udara dengan kecepatan 100 kilometer perjam.

pesawat pengintai dikendalikan dengan remote control yang dilengkapi android
pesawat pengintai dikendalikan dengan remote control yang dilengkapi android

Meski terlihat seperti pesawat aeromodelling biasa, namun pesawat ini memiliki keunggulan yang lebih, seperti daya jelajah dan jangkauan yang cukup jauh sekitar 30 kilometer serta sangat efektif untuk melakukan pengintaian, karena dilengkapi dengan kamera satelit. Selain itu, pesawat tanpa awak ini juga bisa menjatuhkan bom pada target yang diinginkan, dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Dari hasil uji coba sebelumnya, pesawat model cesna home made yang diberi nama Ganesa XI telah mempertontonkan keakuratan dalam membom target dan hasilnya cukup memuaskan.
Rencananya pesawat pengintai bomber tanpa awak karya siswa STTAL ini akan terus dikembangkan sebagai alutsista canggih karya anak negeri dengan menambah kemampuan daya jelajah yang lebih jauh, serta dilengkapi dengan persenjataan otomatis dan dilengkapi bom beserta roket untuk menghancurkan sasaran. (marksman)

 

23 COMMENTS

  1. Hmmm…dari TNI AL moga aja di tempatkan di natuna sekian skadron tapi di pasangin missil bukan roket dan bom karena kedepan mungkin kita akan berhadapan dengan armada asing yang besar.siapakah itu ?? ingat cadangan migas di laut NKRI khususnya natuna klo di kalkulasikan sekitar 6000 T lebih

  2. Apa ga salah nih… Pesawat remote kontrol tu… Dan kamera menggunakan internet bukan satelit…
    @teringat pbicaraan dg org jaman dulu… Mcari info apa saja skrg pake satelite… Maka kami ttawakan… Pdhl maksudx internet dan di cari di google… Wkkkkk

LEAVE A REPLY