Feb 242018
 

Purwarupa tank tempur utama T-14 Armata buatan Rusia. © Boevaya Mashina via wikimedia.org

JakartaGreater.com – Pada tanggal 9 Februari 2018, produsen tank tempur utama asal Rusia telah mengumumkan pengembangan amunisi generasi baru untuk T-14 Armata, seperti dilansir dari laman Russia Beyond.

Perusahaan Kalashnikov Concern belum mengungkapkan rincian tentang proyektil ini, namun Russia Beyond mencari tahu dan mendapat sebagian informasi tersebut.

Setiap proyektil untuk T-14 Armata akan diberi kode, produsen akan memasang kode QR (Quick Respond) yang tidak kasat mata pada masing-masing proyektil, yang akan dibaca secara otomatis oleh sistem elektronik tank sebagai respons terhadap situasi tempur sebelum memasukkannya ke dalam laras.

“Sebelumnya, fungsi ini dilakukan secara manual oleh kru. Dan karena kubah tank adalah salah satu sasaran utama dalam pertempuran, awak tank selalu berada dalam bahaya”, menurut seorang sumber militer.

Ia menambahkan, sekarang kubah tank T-14 Armata tak berawak dan pengoperasinya secara otomatis. Di saat bersamaan, awak tank berlindung di dalam kapsul lapis baja khusus yang bertugas mengendalikan semua sistem tank.

Sederhananya, sistem pengenalan amunisi yang ada membaca kode batang (barcode) seperti alat pemindai di toko. Kode tersebut tak bisa diubah.

“Setiap amunisi akan mendapatkan kode matriks unik yang tidak dapat dipalsukan atau bahkan “tak dapat dipergunakan” jika terjadi kesalahan produksi, dan amunisi tersebut hanya akan dikirim untuk pemrosesan ulang”, ujar sang sumber.

Selanjutnya, sistem pengenalan dan umpan amunisi T-14 Armata telah dikembangkan untuk berfungsi dalam berbagai kondisi medan perang. Selain untuk mengembangkan amunisi baru, Kalashnikov Concern berencana untuk meningkatkan akurasi senjata Armata sebesar 20 persen dibandingkan dengan rekan-rekan asingnya.