Jun 252019
 

Kapal induk Type 001A China (foto:SInodefence.com)

Malaysia membantah laporan media asing yang menyatakan kapal induk Tiongkok memasuki perairan Malaysia. Hal ini dinyatakan oleh Kepala Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (RMN) Datuk Mohd Reza Mohd Sany.

“Saya telah membaca laporan, tetapi mereka tidak memberikan bukti apa pun tentang hal ini.”

“Jika itu terjadi di perairan kami, kapal-kapal (RMN) kami akan melaporkan kepada saya karena mereka akan ada di sana,” katanya dalam konferensi pers pada saat penyerahan tugas untuk komandan Armada Barat.

Namun, dia mengatakan komandan Armada Timur telah diarahkan untuk meningkatkan kontrol dan memberikan perhatian penuh ke Laut Cina Selatan, terutama pada hal-hal yang melibatkan kapal asing.

Dia mengomentari laporan media internasional dan gambar-gambar satelit viral yang menunjukkan kapal induk Liaoning dekat Laut Cina Selatan baru-baru ini.

Mohd Reza mengatakan orang-orang tidak boleh membuat komentar tanpa dasar seperti RMN tidak melakukan patroli di perairan Malaysia.

Dia mengatakan ini menyusul penahanan sebuah kapal penangkap ikan Malaysia oleh kapal Patroli Perikanan Indonesia di lokasi tenggara Pulau Jarak, sekitar tujuh mil laut dari perbatasan internasional kedua negara, pada hari Jumat.

“Sebenarnya, pada hari kejadian kapal perang Angkatan Laut kami sekitar 40 mil laut dari tempat kejadian, dan kami segera pergi ke lokasi untuk membantu Badan Penegakan Maritim Malaysia,” katanya.

Dalam pidatonya, Mohd Reza berharap kepemimpinan baru akan memastikan bahwa Komando Armada Barat dan Komando Pendidikan dan Pelatihan Angkatan Laut akan tetap luar biasa seiring dengan perkembangan dan tuntutan teknologi saat ini.
News Strait Times

Bagikan:
 Posted by on Juni 25, 2019