Malaysia segera Pensiunkan F-5 dan MiG 29

54
122
mig-29-rmaf
Malaysian “Smokey Bandit” Team MiG-29 TUDM

Wakil Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Abdul Rahim Bakri mengatakan kepada parlemen pada 18/11/2014 bahwa penggunaan jet tempur Mig-29N dan F-5 Angkatan Udara Malaysia (RMAF) akan berakhir masing-masing pada akhir tahun 2014 dan 2015.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan di depan anggota DPR, saat membahas anggaran untuk tahun 2015. Namun anggota DPR Abdul Rahim mengatakan dana pengganti kedua pesawat tempur belum dialokasikan (MRCA programme).

Wakil menteri tidak mengatakannya secara harfiah, tapi pernyataannya itu berarti RMAF akan kehilangan setengah dari kekuatan tempur dalam jangka waktu 12 bulan ke depan tanpa ada pengganti di waktu dekat.

Rencana pensiunnya kedua pesawat tersebut tidak mengejutkan karena batas waktu penggunaan pesawat itu telah dipublikasikan sebelumnya. Untuk F-5, akan memasuki pensiun gelombang kedua setelah pertama kali dinonaktifkan pada Nov 10, 2000. Pada tahun 2003, setidaknya sepuluh F-5s – empat F-5ES, empat F-5Fs dan dua RF -5Es diremajakan lagi dan masuk ke Skuadron 12. Namun kini masanya telah habis.

Skuadron 12 diaktifkan tahun 1975 untuk mengoperasikan F-5ES dan F-5BS, jet supersonik yang memiliki lifetime 25 tahun. Ketika F-5 diaktifkan kembali pada tahun 2003 – Skuadron 12 dirancang ulang menjadi Skadron Reconnaissance Udara Taktis dengan pola, RF-5ES single seaters berperan sebagai pendamping dari pesawat twin-seaters yang menjalankan peran utama.

(sumber: Malaysian Defence).

54 KOMENTAR

  1. “berarti RMAF akan kehilangan setengah dari kekuatan tempur dalam jangka waktu 12 bulan ke depan tanpa ada pengganti di waktu dekat”
    Nah kata-kata ini yang saya cermati, artinya bakal ada pergeseran keseimbangan kekuatan udara dalam waktu dekat di kawasan LCS

  2. Roda berputar tentera udara kami kehilangan setengah kekuatan udaranya bila mig dan f5 kami pensiun, sementara tentera udara indonesia berupaya menambah kekuatan udaranya, selama ini saya sudah memperingatkan kepada saudara malaysia di blog2 atau forum untuk tidak menghina tni karena suatu saat mereka akan melebihi kita dengan kegigihan dan upaya mereka untuk bangkit melalui penguasaan teknologi mandiri melalui industri tempatan, yang buat saya sedih sampai saat ini kedua bangsa rumpun nusantara masih lagi saling caci mencaci, padahal kita masih satu nenek moyang

  3. RI kuat harus. mungkinkah kawasan bisa dukung kekuatan militer ASEAN bersama seperti NATO.yg dipelopori indonesia. Ah.!tak mungkin negara2 ASEAN ego’is besar. Apalagi asu ama sekutunya nanti merecoki itu pasti. yah nasib..nasib…apes’ss.he.he.he.

  4. Bila saya masuk ke forum malaysia dan saya katakan kita masih bersaudara karena banyak perantauan asal bugis jawa minang yang sudah ada di malaysia jauh sebelum indonesia dan malaysia merdeka, penolakan dari forum malaysia begitu kuat, ketika di forum indonesia pun begitu…saya tetap tidak berhenti berharap hingga masa sekarang …hubungan kedua bangsa ini tetap baik

    • tetep semangat,bung indo..anda benar, kedua negara saling membutuhkan, namun tetap harus saling menghargai kedaulatan masing2. sebagai orang indonesia kami banyak melihat berita2 yg menggugah nasionalisme kami dari negara anda, kami tahu itu karena lemahnya kebijakan negara kami, maka itu pembangunan kekuatan indonesia disegala sisi, akan membuat bangsa lain memandang setara dan menghargai kami, pada akhirnya akan memperkuat persabatan antara jiran di asean.

    • Bung Indo, saat ini kita memang tetangga dan beza negara dan jangan bilang serumpon jika paham dan visi kerajaan malaysia masih disokong oleh kerajaan England British. Jika malaysia ingin serumpon maka harus gabung dengan Indonesian seperti nusantara zaman dahulu kala. Jika belum bersatu dengan Indonesia bukan serumpon namanya.

    • Bung Indomalay, jangan pernah lagi anda mengatakan kata SERUMPUN..itu sudah jadul bin basi..karena kenyataannya pihak Malaysia tidak mencerminkan hal itu.Selalu mencari kelengahan pihak kami…anda sopan kami segan..Indonesia sekarang sudah lain dengan yang dulu. anda senggol pasti kami bacok..NKRI HARGA MATI.

  5. Saya adalah orang yang meyakini bahwa memang situasi antara Indonesia dan saudara kita Malaysia ada yang mengatur dan mengkondisikan sedemikian rupa {demi kepentingan mereka} shg terus saling curigai, namun memang sebagian orang malaysia memandang rendah orang indonesia karena keterbatasan informasi di negara mereka, shg memicu rasa nasionalisme di sini, tapi memang pada akhirnya saya setuju ungkapan UNTUK DAMAI MAKA BERSIAPLAH PERANG

  6. Naaah iniLah yang disebut Bung Erich Hartman , Just wait and see !!! Tapi menurut HayaLan saya bisa jadi yang dikatakan bung Yayan benar mereka akan meng Akusisi J31 PLA atau jenis Jseries Lainnya , yaaa itupun tergantung keuangan Sonora :mrgreen: ?! Atau bisa jadi tetangga kita itu mengikuti kita untuk mengakusisi GoLden EagLe dan meminta beLas kasih ASU untuk dapat Hibah F16 , atau F18 kan banyak untuk sementara mau digrounded :mrgreen: , tapi dengan begini jangan serta merta meng anggap remeh mereka kita tetap waspada kepada mereka ?!! Yaah teringat kata ipin upin : kesian , kesian , kesian , Nasib Baek tak Rosak di udare , kaLau dah Rosak mcem mane nak beLee negara Sonora thu kah kah kah :mrgreen: Dah kennee timbang daah tuh πŸ˜‰

  7. Menurut saya tdk perlu saling mencaci maki tapi perlu meningkatkan kewaspadaan. Regenerasi ini perlu disikapi oleh kita utk memperkuat pertahanan kita. Dgn rencana 4 kogabwilhan kita yaitu utara, barat,tengah, dan timur seharusnya indonesia menambah 3x skuadron yg ada, yg bisa saling mendukung dan menambah daya gempur. Dgn rencana penambahan pespur dari aussie, singapura, dan malaysia ini setidaknya kita sdh menyiapkan 3 kogabwilhan utk menghadapinya tinggal 1 sbg back up dan support. Keamanan amunisi dan logistik jg perlu diperhatikan. Backup dari negara besar yg scr historis mrpkan kawan kita spt rusia jg hrs terus dibina dan dipertahankan utk support kita bila ada perang. Cina akan ikut kita krn mereka butuh kita akan jalur logistik dan bahan mentah. Dan mungkin ini akan ramai krn cina pasti akan memakai kesempatan ini kalau kita berperang dgn negara2 tsb utk menguasai laut cina selatan.

  8. Sudahlah jangan sampai ribut saudara tetangga sendiri walaupun di dalam sistem pemerintahanya berbeda,negri baratlah yg membuat negara berkembang menjadi perang sendiri diantara negri tetangganya,harus berfikir jernih dahulu kalau kepengen mengedepankan perang,Asean bersatu dan saling mengisi akan menjadi kuat dan sudah dibuktikan didalam peperangan melawan bangsa barat antara indonesia dan vietnam telah membukuhkan sejarah perang tersebut.

  9. Bisa jadi cik boku..malay memang sdh lama menggodok MRCA…tp maaf cik boku bkn meremehkan..sy tahu benar kondisi keuangan malay…jika perancis mau memberikan soft loan jangka panjang (hitung hitung promosi rafale yg selalu kalah dgn typhoon dan gripen) mungkin rafale jd di boyong…tp mengingat harga rafale yg diatas harga rata rata pespur multirole sy sangsi rafale yg masuk hanggar malay..tebakan sy malah typhoon (bs baru lebih mungkin bekas) dgn harga damai yg akan di berikan sang induk semang yg tdk ingin negara binaannya kalah keren dengan tetangga bebuyutannya…

  10. Malaysia dan Indonesia sebenarnya hanya korban media dan kepentingan politik masing-masing pejabat negara terkait.

    Fakta di lapangan, Malaysia butuh pekerja Indonesia yang terampil s/d advance, sementara Indonesia membutuhkan warfare dari Malaysia. Mengingat tenaga terdidik di Indonesia rendah nilainya.

    Jadi sudahlah, kita debat tidak berujung-pangkal ini, kita sama2 membutuhkan dan sebaiknya juga sama2 menghormati kedaulatan masing2 negara…

  11. Kamipun tak akan lupa dengan si dr bomber dari malingsial…sekarang kena karma sendiri.MH 370 hilang dan MH 17 hancur…cari kapal segede gaban aja kagak becus….ingatlah..Malingsial tak pernah merdeka.Sampai sekarang cuma jadi budak British..malunya jadi Malaysian..ngaku serumpun tapi nasib jadi rumpon inggris kakaka…