Oct 242014
 
PResiden RI, Jokowi (photo: tempo.co)

PResiden RI, Jokowi (photo: tempo.co)

Setelah sempat menjadi perdebatan, akhirnya tiang pancang mercusuar yang dibangun Malaysia di Tanjung Datu, Kalimantan Barat (Kalbar), dibongkar.

Pembongkaran tiang pancang yang berada di landas kontinen Indonesia itu dilakukan sejak 15 Oktober lalu. Sebelumnya, pemerintah sudah melayangkan protes ke pemerintah negeri Jiran terkait pembangunan pancang yang diketahui Indonesia sejak 16 Mei 2014.

“Melalui proses perundingan yang panjang dan survei bersama, kedua negara akhirnya memastikan keberadaan mercusuar tersebut berada di atas landas kontinen Indonesia,” kata Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional UI, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (23/10/2014).

Menurut Hikmahanto, berdasarkan Konvensi Hukum Laut 1982, bila Malaysia hendak membangun mercusuar di atas landas kontinen Indonesia maka Malaysia harus mendapat izin dari Indonesia sebagai negara yang memiliki landas kontinen.

Jelang akhir pemerintahan SBY, Panglima TNI telah melakukan ultimatum agar Malaysia merobohkan sendiri pembangunan tersebut. Namun Malaysia tidak menggubris ultimatum tersebut. Kemungkinan Malaysia melihat pemerintahan SBY yang menekankan pendekatan persuasif ketimbang tegas dan keras. Akibatnya pembongkaran tidak kunjung dilakukan.

“Namun menjelang pergantian kepemimpinan dari SBY ke Jokowi barulah Malaysia melakukan pembongkaran,” kata Himahanto.

Hikmahanto Juwana (photo:  rimanews.com)

Hikmahanto Juwana (photo: rimanews.com)

“Kemungkinan Malaysia melakukan hal ini karena tahu pemerintahan Jokowi akan bertindak tegas dan keras terhadap siapapun negara yang mengganggu kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia,” imbuhnya.

Hikmahanto memperkirakan, ke depan pemerintahan Jokowi-JK tidak akan menggunakan pola kebijakan luar negeri yang digunakan SBY, yaitu ‘seribu teman dan nol musuh’, khususnya di isu-isu bilateral.

“Terlebih lagi visi negara maritim Jokowi yang mengharuskan pemerintah harus berwibawa terhadap gangguan negara lain di laut,” imbuhnya.

Meski demikian Malaysia patut diapresiasi dalam membongkar mercusuarnya sehingga tidak memunculkan konflik antar negara dengan dimulainya pemerintahan baru di Indonesia. Apa yang dilakukan Malaysia harus juga menjadi pelajaran bagi negara-negara lain, khususnya Australia yang mengembalikan para pencari suaka secara tidak sah ke Indonesia melalui laut.

Indonesia sejak masa kepemimpinan Jokowi akan tegas dan keras bila kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia diganggu. “Hal ini merupakan investasi awal yang baik bagi pemerintahan Jokowi dalam mewujudkan visi negara maritim,” katanya. (Detik.com).

  71 Responses to “Malaysia Tahu Jokowi akan Keras”

  1. Mungkin karena faktor ketegasan Pak moeldoko dan postur TNI yang telah tercapai saat ini sehingga malaysia tidak lagi berani mengusik dan berkonfrontasi terang-terangan seperti case Ambalat. Let’s wait and see gebrakan pak jokowi semoga makin gahar

    salam

    • Mboroong…incredible..

    • Mungkin karena faktor ketegasan Pak moeldoko dan postur TNI yang telah tercapai saat ini
      ————————————————————————————————————————-
      iya bung,,,gak ada HUBUNGANNYA sama pak jokowi,dibongkar kapan dilantik kapan?

      Penghentian pembangunan mercusuarnya sudah Bulan Mei ketika TNI kirim 3 kapal perang disana,malaysia gk lanjutin pembangunan lagi,dilanjut dgn perundingan buat pembongkaran,panglima TNI pun sempat mengancam

      ayoo pak hikmahanto puji teruss beliau biar ente dapet kursi,puji terusss sampe beliau terbang ke langit

      :mrgreen:

      • Betul bung ini pengamat Koplo..analisanya gak masuk akal, keliatan ngarep banget jadi mentri

        • bung @ lembu..hati2 ngomong…Pak Hikmahanto ini Professor UI, beliau meyelesaikan program Doktoral (S3) di AS, di jadi kandidat Menhan, moderator debat Jokowi vs Prabowo… beliau kakak kelas kami di SMA, salah satu SMA terbaik di Jakarta & Indonesia yg setiap tahun lulusannya mendapat prioritas masuk UI, ITB, IPB, UGM, UNDIP juga SMA yg selalu dgn nilai UN terbaik di Indonesia nilai sempurna 10 utk Matematika, Fisika, Biologi ANDA BILANG PENGAMAT KOPLO, SEKOLAH ANDA APA ?????????

          • πŸ™‚

            kalo ane cuman lulusan SR nih….makanya cuman jadi tukang putukupi…

          • sepintar apapun org itu,klo sdh di rasuki kepentingan dan ambisi pribadi,jd nya ya kaya hikmahanto ini..mo die alumni luar negri,luar bumi keq,tetep aje keliatan kaya org kaga pernah sekolah

          • β€œJangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu!” Presiden John F Kennedy – Presiden AS ke -35 😎

          • Bung heriyanto@ maaf emang org doktoral tak bisa salah ucap sama salah laku. Apalagi sdh bicara politik. Ini Indonesia bung,politik bisa dipoliti sasi.@maaf cuma koment dari pekerja parik granat.

        • bang lembu@di tanyain noh skolah di mane..jwb yg rendah aje kaga perlu yg tinggi…yg tinggi jg blm tentu lurus

        • pada ribut, noh bule selatan ngajakin berantem mulu

        • Mencoba berpikir logis dan netral.. Bila seseorg berkomentar negatif, contoh “koplo” Apakah org tersebut kapasitasnya sdh melebihi dari yg di “state” tsb atau setidaknya setara…
          Setidaknya bisa mengeluarkan opini yg logis dan berdasarkan fakta !

      • @ambelgedesh

        tidak perlu pakai kalimat bernada puitis bang , nanti ada yang tersinggung loh , warjag ini dibangun atas perasaan senasib sebangsa se tanah air yaitu NKRI

        seperti yang saya reply di issue lama , siapapun presidennya , Kalau urusan keras dan tegas, meskipun itu Pak gusdur ( alm ) misalnya
        Patut kita appresiasi dan kita dukung
        masih ingat kita lawatan ke luar negeri secara singkat , Aushit “diabaikan” sama beliau .
        alasannya : negera duri dalam daging ga perlu dikunjungi dalam wawancara singkat saat itu oleh bos Jamu jago .. Jaya Suprana
        dan masih teringat jelas sat itu Isu Timtim lepas karena negara aushit.
        Pak gusdur saat itu paham betul apa arti kata “Menyakitkan ” oleh banyak rakyat RI seluruhnya
        PM Aushit saat itu Howard

        Saya mengulang , saya bukan pemilih presiden saat ini , akan tetapi untuk membuat negara ini disegani akan kebijakan dan keputusannya Saya dukung 1000% .

        Bila kebijakan era presiden saat ini bagus , mari kita appresiasi terutama di bidang pertahanan dan militer ,
        bila melenceng kita ikut ” mengingatkan ”
        yah anggap saja kita sama seperti politis senayan .

        Kita sebagai pihak pengkritisi pemerintah dalam kebijakannya ( alutista dan pertahanan )

        >>salut dengan gaya anda

        • yg melenceng entu cuma “pengamat’a” bung…

        • kalau ternyata pak jokowi melempem… kita ingatkan rame2 ucapannya (yang menurut saya sangat menggugah nasionalisme) ketika debat capres : kalau ada negara lain yang jelas-jelas menduduki wilayah kita, “AKAN SAYA BIKIN RAME”….
          bagi sebagian warga solo, kata SAYA BIKIN RAME ini bisa diartikan melawan habis-habisan… rawe rawe rantas malang malang tuntas… tali duk tali layangan, awak sitok ilang-ilangan…

      • @ amblegedesshhh
        kalo lapar ke warung… ojo ngesruh… siapapun presidennya di dukung aja jangan teriak-teriak minta susu sama simbok

      • he he he. warung ini sekarang sepertinya sering tampak kusam, bukankah kita sama-sama mengerti kalau warung ini bukan hanya menyajikan soto saja, disini banyak menu-menunya ya kalau kita kurang suka dengan lontong ya dak perlu berkata yang kurang enak mengenai lontong, silakan pilih menu yang lainya. atau cukup berkata saya lebih menyukai rujak misalnya,

        mari kita sama-sama bersikap agar warung ini lebih segar-lebih sehat, kan enak to belajarnya jika suasananya juga enak.

        salam buat warjag semua.
        I love NKRI

      • wkwkwkwkwkk…. iyee nih..mas hikmahanto nyambung-nyambungin nye maksa.

    • Bukan pencerahan dan pengetahuan yg didapat dari warung ini sekarang, tapi malah pelecehan terhadap tokoh2 bangsa Indonesia. Mungkin ini salah satu sebab para sesepuh pada pindah warung. Sebagai SR, saya saat ini cuma mampir saja di sini. prihatin.com

    • Buat semua teman teman warjager, kami ingatkan sekali lagi, mohon diskusi baik dan jangan merendahkan atau melecehkan tokoh tokoh bangsa, atau diskusi yg menyinggung sara, dll
      Kami sering mengingatkan dan cukup sering admin menghapus/mendelete komentar komentar tsb atau sampai membanned nick name
      Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, landasan Ideologi kita adl Pancasila.
      Ideologi atau pemikiran merusak atau memecah belah antar sesama anak bangsa tolong dihilangkan.
      Salam hangat

  2. He..kalau udah tau keras,jangan macam macam lagi ya…

  3. mantap pak Jokowi , semoga bisa memimpin NKRI lebih baik lagi

  4. pertamaxx

  5. Malaysia ngeyel masih aja berulah lagi, awas lho di pentung laskar wong cilik jangan macam – macam kau

  6. Ijin Nyimak Ndan dan sesepuh warjag

    Salam NKRI

  7. seorang pengamat hanya bisa menilai dri luarnya saja.tanpa melihat kedalamnya,apa yang pak SBY lakukan & laksanakan di balik semua itu yang di lakukanya tidak lain adalah untuk kepentingan bersama yaitu RAKYAT INDONESIA.
    Walaupun kadang tutur bahasanya sedikit bersebrangan dengan unek”nya kita.tapi semua itu adalah bagian dari STRATEGI. kita boleh mengkritik & memberikan saran pada pemimpin kita.karena itu bagian dari DEMOKRASI kita.
    jadi ,apa yang di lakukan pak SBY untuk indonesia serta warisan” yang di tinggalkan pak SBY yang baik kelak yang menerima image nya juga pemimpin sekarang,contohnya ya di bongkarnya mercusuar yang di tanjung datuk . :mrgreen:

  8. SBY diam tapi membangun dari dalam dengan nyata dengan MEF ny UU tentang TOT juga lahir dari Pak SBY, Pondasi sudah dibuat para penerus tinggal melanjutkan pondasi tersebut menjadi bangunan yang kokoh.

  9. pasti Razak kemarin udah dibisikin sm pak Jokowi .. “ente macem2 gw kampret loe” … :))

  10. Melihat Perkembangan Politik yang berkembang saat ini, sebenarnya sudah menjadi skenario sikap politik berbangsa Indonesia. kalo melihat Politik Luar Negeri SBY yang tanpa musuh seribu kawan itu karena beliau berdasar pada kapasitas dan kemampuan negara khusunya Pertahanan. seiring dengan pergantian Presiden dan Perubahan sikap Politik luar negeri saat ini juga tidak terlepas dari hasil pemerintahan dan presiden terdahulu. kita tidak dapat mengatakan bahwa pemerintahan SBY lemah tidak tegas. kalo jokowi tegas. karena kesemuanya itu merupakan grand strategi bangsa indonesia. Kapan Kita bersikap lembut dan kapan bersikap keras semua itu sudah ada kapan dan bagaiman harus bersikap. kita berharap presiden yg terpilih saat ini dapat menjalankan grand strategi bangsa indonesia menjadi bangsa yang bermartabat dan berdikari. IMHO

  11. nggak lah bgtu..justru mereka seneng jokowi yg naik jd presiden bkn krn jokowi tegas/keras,tp lbh lunak dan mudah kompromi..yg ditakuti itu justru jk prabowo yg jd presiden,bkn cm malaysia yg khawatir,singapore australia dan amerika jg khawatir jk prabowo yg jd presiden..hikmahanto itu pengamat utk mencari muka,kaga puas dgn muka yg di beri ma Tuhan kali

  12. Ni pengamat dpt wahyu drmana ampe bs nyimpulin ky gt..ga da kaitannya x antara pembongkaran sama presiden yg skrg. Pgn d angkat jd mentri ya

  13. Hikmahanto cuma berdasarka ” kemungkinan ” toh ???

  14. alangkah indahnya klo sesama ank bangsa tdk saling merendahkan. boleh jd apa yg engkau benci adlh yg terbaik bwt km di mata alloh. slm hangt sobat.

  15. :mrgreen:

  16. lam nal jug, bung Org condet…

  17. sepi…

  18. mungkin ini lebih kepada pendekatan pemerintah malaysia terhadap pemerintahan baru jokowi..istilahnya cari kesan pertama…karena hubungan malaysia dengan pemerintahan pak beye sebelumnya kurang baik..

    Klo dibilang ditakuti mestinya orangnya ya Pak Jendral Moeldoko…

  19. Kebijakan Malaysia akan banyak berubah menghadapi pemerintahn Jokowi-JK, setiap pemimpin pasti punya gayanya sdri & Malaysia bisa jadi sadar betul akan hal itu, kemungkinan besar tdk lagi konyol spt yg sdh2, mereka juga pasti sdh menganalisa betul langgam & gesturnya Pak Jokowi, bila memang spt itu berarti keuntunganbagi Indonesia, krn perundingan2 mengenai penentuan batas kontinen antar ke-dua negara segera dilanjutkan, Indonesia bisa menekan Malaysia utk tdk berulah macam2 spt mengulur2 perundingan, menacari2 kesempatan dgn membangun mencusuar dsb, kita perlu pemimpin yg tegas, berani mengamil keputusan, ngga ada alasan “a thousand frieds & zero enemies” jika kedaulatan wilayah terinjak2 & kepentingan Nasional dikorbankan….

  20. afwan ye kmen2 skrg kok gak mendidik…

  21. Keras ada tingkatannya,

    Kerasnya Bpk Jokowi masih kalah keras dgn bbrp komen disini.

    Tp ya gpp, bbrp yg komen disini juga anak bangsa ini yg sbnrnya sdg mencari kebenaran

    Org2 besar aja tetap mencari kebenaran sampai meninggal..
    apalagi org2 yg masih jauh dr kebenaran

    Yg penting tdk merasa benar sendiri

  22. πŸ˜€ setuju bung..

  23. siapapun pahlawannya yg membuat malay cabut tiang, semoga dijadikan amal ibadah yg berlipat ganda. Aamiin…

  24. Tes tes ..
    πŸ˜€

  25. Tak usah lah koar2 kayak kucing lapar,,,Siapapun yg jd presiden malaysia tetap akan bongkar tiang pancang…sekali lagi bukan masalah figur presidennya tapi karena kualitas dan kekuatan nkri yg terus meningkat dalam beberapa aspek terutama militer dan sdm,,,saya rasa kita semua bisa kok berdiskusi dengan cara dewasa di forum ini bukan malah saling serang kayak anak2 abg di fb

  26. gak ada yang aneh dgn masa jabatan ‘bunda’, berakhir baik2 sesuai jangka waktu yang ditentukan…

    soal kalah 2x, yah gimana mo menang klo setiap kampanye bilang “kata BAPAK saya, x y z”…

  27. Xixixi ternyata gampang banget ya memecah bangsa indonesia ini, tinggal sebarkan isu kelompok atau SARA pasti lupa dengan yang namanya NKRI.

    Kapan mau dewasa???

    ga heran dari zaman dulu kita dijajah sekian lama hanua karena politik adu domba.

  28. Haduh..,komen2 nya saling serang..,kampanye dah lewat bung2…,sekarang bersatu lagi membangun bersama,diskusi yang sehat,santun..
    Noh,dah di contohin/simbolis kan oleh P Prabowo/P Hatta dengan P Jokowi/P Jusuf Kalla…,suasana yg td ktnya mau chaos ternyata bisa aman,colling down.
    Hati2…gelaja perpecahan bagian dari proxy war musuh….

  29. Haduh..,komen2 nya saling serang..,kampanye dah lewat bung2…,sekarang bersatu lagi membangun bersama,diskusi yang sehat,santun..
    Noh,dah di contohin/simbolis kan oleh P Prabowo/P Hatta dengan P Jokowi/P Jusuf Kalla…,suasana yg td ktnya mau chaos ternyata bisa aman,colling down.
    Hati2…gelaja perpecahan bagian dari proxy warnya musuh….

  30. Oalah jangan ribut dan gontok gontokan sesama anak bangsa .. Kita punya tekad yang sama untuk NKRI HARGA MATI ..
    Mau ausi, singapur and malay kalo you maling dan ngeinjak injak Republik IndoΓ±esia kita tegasin bikin rame aje
    .. Merdeka

  31. komentar2 mcem ente bung yg bkin ane muak bka ni lapak,..

  32. Assalamualaikum wr.wb.
    namun yang harus di waspadai adalah konfrontasi terselubung.
    misalnya dengan penguasan sektor perekonomian atau badan usaha strategis.

    kalau salah ya maaf πŸ˜€
    maaf oot πŸ˜€

  33. bisa tidak kalau mengungkapkan ketidaksetujuan dengan kalimat yang lebih berkelas. di amerika pun juga ada yang pro dan kontra tapi bedanya mereka menggunakan bahasa yang lebih diplomatis, tidak seperti bahasanya preman pasar glodok, kesan pertama orang itu terdidik atau tidak adalah dari apa yang dia ucapkan, percuma saja apabila sarjana tapi pakai bahasa preman jakarta.

  34. musu yang paling besar tu napsu.

    ulah haliwu bae lh…bisa ge hante

  35. indonesia negara besar,…ketegasan itu perlu..

 Leave a Reply