Jun 082016
 

panser pindad 1

panser pindad 2

panser pindad 3

panser pindad

panser pindad

Alutsista Indonesia mulai mendapatkan perhatian dunia, apalagi setelah PT PAL berhasil menjual Kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) ke Filipina.

TNI pun secara gencar ikut mempromosikan buatan Pindad ini, dengan senantiasa menggunakan panser Anoa di misi pasukan perdamaian PBB, antara lain di Lebanon.

Pemerintah Mali mengirim perwakilannya keperusahaan Pindad di Bandung, untuk melihat langsung dapur produksi lapis baja ini. Diharapkan kunjungan perwakilan Mali ini, berlanjut dengan pembelian alutsista buatan Indonesia ini.

Bagikan :

  27 Responses to “Mali Menjajaki Akusisi Panser Pindad”

  1.  

    Tes Kredit

  2.  

    pak.MALI mau beli alutsista PINDAD,, Alhamdulillah… Semoga jadi… amin… buat tmn2 yg mau shaum… ayo sahur,,,,

  3.  

    yook.. sahur..

  4.  

    Semoga bangsa ini semakin mandiri sehingga bisa berdiri di kakinya sendiri..

  5.  

    sahur” pa mali , klw belinya borongan sama pindad yo ! jangan ketengan ayo sahur dulu pa mali biar besok bisa tetep puasa terus bisa jalan” lagi ke pabrik pindad

  6.  

    Paling kredit

  7.  

    1

  8.  

    gagah…..

  9.  

    Mali tong tong

  10.  

    Moga jadi beli tapi nggak ribet TOT.

  11.  

    Langkah maju pt Pindad!
    Patut diapresiasi!

  12.  

    Negara Mali itu yg kemarin gerilyawannya (militan Al Qaeda cab Mali Utara) menyerang pasukan perdamaian PBB dari china? Jika pemerintah Mali jadi membeli panser Anoa, bagus juga untuk menguji kehandalan Anoa melawan gerilyawan, maksud ane teh, melindungi dan mendukung pasukan pemerintah Mali dlm upaya melawan gerilyawan. Ingat, gerilyawan disana memiliki granat lontar yg bisa menghantam kendaran lapis baja.

    Omong-omong, ternyata Malaysia kurang begitu suka dg Anoa, buktinya disana tdk ada panser Anoa, adanya panser Rimau yg juga buatan PINDAD. Sepertinya pemerintah Malaysia lbh suka Rimau karena carnivora, agar kelihatan sdkt macho ketimbang Anoa herbivora.

  13.  

    Lini Produksi pindad belum canggih, dan gak nampak bersih
    seperti bengkel rumahan

    kita berharap lini produksinya sudah tertata apik, terkomputerisasi

  14.  

    Kurang sangar anoanya ,bikin yg roda 8 baru nampak gahar

  15.  

    ini curut kok bela Malingsia Negeri Maling yang jelas jelas menghina Indonesia
    dasar pecundang 😡

  16.  

    Bikin yang rodanya 8 dong…. kurang gaharrrr kalo 6 roda. Baguslah TNI jadi marketing produk pindad… pindad juga harus memberi bonus pada TNI.

  17.  

    Gempita malaysia yg dapat lisensi dari turki itu bagus. Desain awalnya juga dah amfibi.

  18.  

    kwaaakk..kwaaakk…kwaaaakk….kwaaaakk…

  19.  

    Masih manual, produksi panser anoa pindad nlm pakai teknologi robot, jadi keliatannya msh ringkih, tp hasilnya lumayan strongg, krn kerjaanya scr manual, ditakutkan jika ada kesalahan2 yg akan mengurangi nilai plus dari produk indonesia nantinya, contoh spt banyaknya mobil2 sipil yg dikembalikan ke produsernya krn ada kesalahan salah satu komponen yg vital spt rem, safety dan enginenya… smoga bisa tdk trjadi spt itu utk pindad kita, jayalah pindad, jayalah nusantara….salam.

  20.  

    Saya doakan Negara Mali membeli ya minimal 20 ..kasih pelayanan premium…jika cocok akan merebut hati negara afrika lainnya… pasar potensial..selama ini beli dari eropa harganya lumayan mahal… Produk Pindad bisa bersaing dengan produk eropa…. ati2 produk tiongkok menikung dari belakang…

 Leave a Reply