Apr 112017
 

ilustrasi : Kapal Ferry (Sabung.hamster)

Ternate – Provinsi Maluku Utara (Malut) dalam waktu dekat, akan mendapat jatah lima armada kapal ferry dan tujuh trayek kapal perintis guna memenuhi kebutuhan transportasi laut yang menghubungkan sejumlah kabupaten/kota di wilayah itu.

“Sesuai dengan Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Maluku dan Malut, selain penambahan kapal ferry dan trayek kapal perintis, juga pengembangan Banda Kuabang Kao, Pitu, Oesman Sadiki dan pengembangan Bandara Sultan Babullah,” kata Kepala Dinas Perhubungan Malut Burhan Mansyur di Ternate, 10/4/2017.

Pengembangan juga akan dilakukan di pelabuhan Sofifi, Wayabula, Ahmad Yani, Babang dan Tobelo serta pengembangan pelabuhan Ferry Sofifi-Bastiong.

Menurut Burhan, Musrembang dua provinsi memeberikan dampak pengembangan, sebab ada sinergitas kedua pemerintah untuk melakukan terobosan demi kepentingan masyarakat di dua provinsi itu.

“Kami tetap mendukung program nasional demi pengembangan daerah ke depan, terutama untuk pelayanan transportasi yang andal yang mencakup sarana dan prasarana serta sumber daya manusia,” katanya.

Sebelumnya, Manajemen pengelola PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Malut menambah jadwal keberangkatan untuk melayani arus penumpang yang mengalami kenaikan.

Kepala PT ASDP Halmahera Utara, Isra Ali ketika dihubungi mengatakan, penambahan waktu keberangkatan pelabuhan Gorua Tobelo Utara ke Pelabuhan Juanga Morotai Selatan meningkat, karena permintaan kebutuhan angkutan penumpang kapal melonjak karena calon penumpang lebih memilih kapal fery, menyusul cuaca buruk dalam dua pekan terakhir.

“Jadwal keberangkatan kapal saat ini sudah setiap hari, tapi kalau ada peningkatan penumpang maka akan ditambah jadwal keberangkatan satu hari dua kali,” kata Isra Ali.

Kebijakan penambahan jadwal bisa dilakukan karena pelayaran kapal Ferry tujuan pelabuhan Gorua ke pelabuhan Subaim telah dialihkan ke pelabuhan Daru, Kao Utara dan untuk rute Subaim-Daru sudah dilayani dengan KM Ngafi, ujarnya.

John N.S

 Posted by at 11:00 am

  14 Responses to “Maluku Utara Dapat Lima Kapal Ferry”

  1. Bagus. Masih banyak daerah terpencil yang tidak terkoneksi dengan daratan lain.
    Lebih dari itu, dibutuhkan lebih banyak kapal untuk mencapai visi poros maritim dunia.
    http://nasional.kompas.com/read/2014/10/10/06370401/Jokowi.Poros.Maritim.Dunia.Tol.Laut.dan.Si.Vis.Pacem.Para.Bellum.

  2. https://www.independent.co.uk/news/world/asia/north-korea-ready-for-war-donald-trump-united-states-america-kim-jong-un-a7641276.html

    korea utara mengatakan telah siap berperang dengan amerika serikat dan tidak takut dengan kemungkina preemptive strike utk menghentikan pengembangan nuklir dan rudal2 icbm

    http://www.dailymail.co.uk/news/article-4399076/China-deploys-150-000-troops-North-Korea-border.html

    china menerjunkan 150 ribu tentara di perbatasan korea utara

  3. Semoga bermanfaat bg warga dsana

  4. Test

  5. Baguslah, perbanyak kapal2 penghubung pulau2 trluar indonesia agar bs maju bersama2 membangun negeri…

  6. nunggu kembang api lagi ah

  7. Mantaplah! NKRI semakin maju sarana dan prasarananya semoga ekonomi bs terdorong maju jg!

 Leave a Reply