Mar 062014
 

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan pivot Asia “Tidak bisa terlaksana” jika pemotongan anggaran  pertahanan AS terus berlanjut.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan kepada kalangan industri pada hari Selasa bahwa pivot Asia “tidak bisa terlaksana” karena pemotongan anggaran belanja pertahanan AS.

Menurut Navy Times, publikasi milik pribadi McFarland, Asisten Menteri Pertahanan untuk Akuisisi, dalam sebuah konferensi industri pada hari Selasa : “Saat ini, Pivot Asia sedang dipertimbangkan ulang, karena terus terang saja itu tidak bisa terjadi.”

Hal ini tampaknya secara kontras berlawanan dengan pernyataan sebelumnya dari Departemen Pertahanan AS dan pemerintahan Obama, yang menyatakan bahwa kepentingan Asia – Pasifik akan terlindung dari pemotongan anggaran pertahanan.

Namun, sebuah sambutan dalam artikel asalnya, McFarland mengklarifikasi pernyataan aslinya. Berbicara melalui seorang juru bicara Pentagon, McFarland mengatakan :

“Saya mengulangi apa yang [Menteri Pertahanan Chuck] Hagel katakan pekan lalu : Bahwa pergeseran fokus ke Asia – Pasifik mengharuskan kita untuk beradaptasi, berinovasi, dan membuat keputusan sulit (anggaran dan akuisisi) untuk memastikan bahwa militer kita tetap siap dan siaga. Itulah apa yang kami lakukan dalam anggaran ini. Penyeimbangan ke Asia bisa dan akan terus berlanjut. “

Tidak jelas bagaimana dua pernyataan diatas bertepatan satu sama lain, dengan asumsi jika pernyataan pertama memang diambil sesuai konteks.

Pivot Asia

Pengerahan pasukan AS dalam rencana Pivot Asia. Gambar: koreaherald.com

Namun, QDR (Quadrennial Defense Review/Tinjauan Pertahanan 4 Tahunan) 2014 tampaknya menegaskan kembali komitmen Washington untuk poros Asia AS. Dalam menyatakan prioritas Departemen Pertahanan untuk empat tahun ke depan, menyatakan: menyeimbangkan ke kawasan Asia-Pasifik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan sebagai prioritas pertama, diikuti dengan mempertahankan komitmen ke Eropa dan Timur Tengah dan melawan ekstremisme.

Bagian lain dari QDR mencatat bahwa : “perang modern yang berkembang pesat, menyebabkan semakin diperebutkannya battlespace domain udara, laut , dan domain ruang angkasa – serta dunia maya – di mana kekuatan kita menikmati dominasi dalam konflik belakangan ini. ” Penekanan ditempatkan di udara, laut, ruang angkasa dan dunia maya -serta tidak disebutkannya domain kekuaan darat- menunjukkan bahwa Pentagon menunjuk Asia dalam pernyataan itu. Kemudian, daftar dokumen mengatasi tantangan Anti-Access/Area Denial (A2/AD) disamping tantangan yang berkaitan dengan negara-negara yang menguasai senjata pemusnah massal (weapons of mass destruction -WMD) .

Dalam QDR baru, Pentagon juga mengatakan ” Angkatan Laut akan memodernisasi armadanya kapal permukaan, pesawat terbang, dan kapal selam untuk memenuhi ancaman abad ke-21. Kita harus memastikan bahwa armada ini mampu beroperasi di setiap daerah dan di semua spektrum konflik.”

Meskipun demikian, semakin banyak pengamat mempertanyakan kemampuan AS menyeimbangkan ke Asia di era keterbatasan fiskal, dan komentar seperti yang dibuat oleh McFarland cenderung menimbulkan kekhawatiran di berbagai ibukota sekutu AS di kawasan Asia Pasific. China tidak menunjukkan adanya keraguan serupa seperti yang saat ini sedang berkembang di Washington. Misalnya , seorang juru bicara China Selasa menyatakan :

“Jika beberapa negara ingin memprovokasi atau ingin merusak perdamaian regional dan tatanan regional, maka kita harus merespon, dan respon yang efektif pada saat itu… titik respon itu, adalah di satu sisi mempertahankan wilayah dan kedaulatan China, dan di sisi lain untuk menjaga tatanan regional dan perdamaian.”

mb13-chinae28093us-defence-spending-projections

Proyeksi anggaran pertahanan AS dan China dengan berbagai asumsi parameter

China diperkirakan akan merilis anggaran pertahanan terbaru mereka pada Rabu waktu setempat.  (Zachary Keck – The Diplomat)

Zachary Keck is Associate Editor of The Diplomat where he authors Zachary Keck is Associate Editor of The Diplomat where he authors The Pacific Realist blog. He also writes a monthly column for The National Interest. blog. He also writes a monthly column for The National Interest.

  67 Responses to “Mampukah AS Membiayai Rencana Pivot Asia ?”

  1. Dengan kondisi utang yang bombastis akan sulit.. kecuali US mau obral seluruh senjata-senjata kelas 1nya seperti F-22 ke banyak negara untuk mengurangi beban utangnya. Tapi kita semua tau mereka masih kegedean gengsi tuh hehehehe

    • ada kemungkinan US akan mempersenjatai Pilipina dan membiarkan Jepang erubah konstitusi yang melarang militer Jepang punya kemampuan offensive. US juga melirik Vietnam dengan dasar adanya musuh bersama, tapi yang menarik Vietnam juga dilirik Russia untuk dijadikan basiis militer setelah basis militer Russia satu2nya di luar wilayah mereka (Syria) mengalami nasig tidak menentu. Russia juga menyatakan akan membangun beragai lokasi basis militer antara Vietnam sampai Kuba perang dingin mungkin akan kembali, dengan kehadiran China situasinya akan multipolar.

      BTW, China juga mendukung aksi Russia di Ukraina. US dan NATO baru kali ini menghadapi lawan sepadan 🙂

      • saya neh menunggu berita Rusia vs Ukraina…
        blom di posting….. hehehe

        • Baca2 berita krisis Ukraina membawa ke topik yang sangat luas bung @cakra, politik, ekonomi, geografis dari Uni Eropa sampai Afganistan. bingung mulai dari mana 😀 tadi siang jika tidak salah ada berita mengenai sangsi gagal bagi Russia, sekarang keliatannya EU akan mengajukan peringatan daripada sangsi. banyak negara EU yang tergantung pada pasokan migas Russia, perancis juga ogah membatalkan kontrak pengadaan kapal perang dengan Russia karena tekanan ekonomi.

          keliatannya jika melawan kekuatan besar NATO lebay juga, kental urusan perut. seperti ASEAN yang terpecah menghadapi China karena kepentingan negara masing2 begitu juga Uni Eropa terhadap Russia dan China. Apalagi China (secara tidak langsung) mendukung tindakan Russia di Ukraina.

          • ada hal yang menarik dari Mr. Putin

            1. walaupun semua mengerti bahwa pasukan liar yang menguasai banyak pangkalan militer ukraina di Crimea adalah pasukan khusus Russia, Mr Putin tetap kekeh mengatakan bahwa russia tidak mengirim militer ke ukraina.

            2. Ketika Amerika mengancam akan memberi sangsi kepada Russia, Perancis awalnya dengan galak mendukung, Belanda berhitung bahwa kerugian terbesar ada di pihak Rusia, inggris mengatakan bahwa Intervensi Russia tidak bisa diterima. Setelah Mr. Putin balik menggertak bahwa sangsi akan memukul balik ke eropa dan mengancam akan berhenti memakai dollar, Jerman dengan tegas langsung menolak sangsi, eropa dengan cepat akan berhitung ulang dan akhirnya hanya bisa protes.

            Amerika dan beberapa sekutu eropanya akan mencoba bersuara galak tetapi tidak akan pernah berani bertindak. Itulah penting punya pemimpin yang tegas, nasionalis dan memiliki angkatan perang yang kuat

          • Jika tidak salah Putin sudah mengakui pengiriman pasukan bung @Moel, tapi pasukan yang dikirim sebelumnya memang tidak memiliki insignia pada seragamnya, berbaur dengan pasukan Ukraina dan milisi Crimea pro Russia

          • Pergerakan tentara Russia di Ukraina itu ada 3 fase :
            1. pergerakan pasukan khusus yang bertugas membangkitkan etnis russia agar keluar dan menunjukan sikap politiknya, mereka masuk gedung parlement, menguasai bandara crimea dan banyak obyek vital lainnya. sepertinya setelah crimea, mereka bergerak donessk, kharkiv, odessa. pasukan ini dicurigai spetsnav

            2. Pergerakan marinir dan pasukan yang sudah ada di pangakalan militer Russia di Crimea. Pasukan ini bergerak menggantikan posisi spetsnav dengan menjaga banyak obyek vital di crimea yang sudah ditinggalkan spetsnaz, mengurung pangkalan militer ukraina dan bekerjasama dengan pemerintah otonom crimea pro russia.

            3. Pergerakan pasukan Russia yang berada di pangkalan russia, mereka digerakan dengan alasan latihan perang, mereka masuk dan membackup tentara yang sudah ada di Crimea. Pasukan ini lah yang diakui Presiden Putin dan ketika latihan berakhir, mereka inilah yang ditarik ke barak.

            Presiden Putin beralasan mengirim tentara ke Ukraina karena diminta oleh pemerintah ukraina yang sah / yang digulingkan oleh demonstran pro barat. Setelah mengakhiri “latihan” dan menarik pasukan ke barak, Russia meluncurkan 2 rudal ICBM topol yang katanya sudah diberitahukan ke USA. sebuah pesan yang liar tapi akurat.

            Pola pikir yang licin dan liat seperti presiden Putin inilah yang belum banyak dimiliki oleh pemimpin Indonesia saat ini.

    • @ EA

      YANG ANTI AMERICA DAN EROPA KALIAN SEMUA TERTIPU MEDIA………xixixixi

      • @ bung angel eyes.. saya tidak anti US atau eropa, malah saya termasuk yang menyukai mesin perang produk jerman-prancis yang notabene golongan itu. Tapi bicara licik, US-eropa sama liciknya dengan china. Saya hanya muak melihat standar ganda yang mereka terapkan ke republik ini. Juga realita bahwa ekonomi mereka stagnan beberapa tahun terakhir terutama di US karena ulah mereka sendiri ( Afghanistan, Irak )…

  2. Mc Farland, Hagel :” ….kita harus beradaptasi, berinovasi, dst…. ditengah fiskal yg cekak…” hati2 dg ajakan perang asimetris, musuh dunia sesungguhnya: Yahudi, bukan yg lain.

  3. ….inovasi nya adalah mengajak negara pintar untuk berkoalisi dengan amerika untuk menghadapi musuh2 amerika, walaupun musuh2 amerika tersebut tidak merugikan pihak negara pintar…

    pokoknya amerika… kira2 itu yg ada di pikiran pimpian negara pintar

  4. China melakukan permainan catur apabila menempatkan pasukan di timles. pertempuran(perang dingin) tetap pada 2 pihak blok barat vs blok Timur. mereka akan memperebutkan pengaruh Indonesia. jika Indonesia lebih memihak blok Timur maka NATO akan sangat kesulitan

    • Yang kesulitan bukan hanya NATO

      Jika sampai memihak timur, Indonesia pun juga akan dibikin sulit oleh NATO

      Memihak salah satu berarti berani menanggung RESIKO

      Lebih baik Timles tidak diisi kekuatan manapun, karena kita tidak tahu untung ruginya. Kalau terjadi perang pun Indonesia pasti kena senggol

      Lebih baik diam, mengamati, tetap non-blok sambil “nge-gym” diam2 agar otot2 TNI semakin kuat (setidaknya dalam urusan defend the motherland)

  5. Melihat mappingnya diatas….
    Sebaiknya tensi lcs dinaekan lagi, juga sehabis komodo exercise, alangkah bagusnya mengadakan latihan marinir Jin-Yu-Viet di atas darwin,
    “Pivot Asia” measti didorong supaya terealisasi dgn ANGGARAN prioritas As bid.pertahanannya.

    • bung @donnie, pivot Asia versi Majapahit II, Nusantara’s Map of Shame sebagai tandingan China’s Map of Shame :mrgreen:

      • Waaahh…xixixi

        tapi dlm benak gue sih, hanya ada penambahan Semenanjung (malaysia), north borneo, philipine (optional) dan png.
        Kalo dapet oz itu termasuk Jackpot/ big bonus.

        😀

        • opsional 😀

        • tergantung sudut pandang, dengan marak dan masifnya lomba maraton korupsi antara eksekutif, legislatif dan yudikatif, RI lolos dari middle income trap aja bisa dianggap jackpot…

        • Tambahan
          Bila anda kebetulan jalan-jalan ke jepang bisa mampir mengunjungi “Sendai city museum”
          Disana ada bukti hubungan Filipina dan majapahit pada masa lalu.
          salah satu daerah kekuasaan majapahit saat itu adalah wilayah Filipina sekarang yang dulu disebut
          Saludung (Kingdom of Maynila), sekarang Kota Manila, Filipina)
          Solot (kerajaan masyarakat suku Buranun, penduduk asli yang mendiami pegunungan di Kepulauan Sulu cikal bakal suku Suluk/Kesultanan Sulu)

          Temen teman yang orang orang Filipina mengakui kekuasaan Majapahit sampai ke negaranya,dan itu ada dalam buku sejarah mereka.
          Sampai sekarang bahasa tagalok kalau untuk menyebut angka 1 – 8 hampir mirip dengan bahasa jawa, dan masih banyak lagi.
          Cuma kekuasaan Majapahit di sana tidak berapa lama, tapi PENGARUHNYA masih kuat disana.

          Jadi kekuasaan Majapahit yang meliputi Nusantara 2 setelah Sriwijaya adalah benar adanya, dan bukan propaganda.

          Menurut kitab Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII dan XIV, berikut adalah daerah-daerah yang diakui sebagai taklukan atau bawahan Majapahit (disebut sebagai mañcanagara). Negara-negara taklukan di Jawa tidak disebut karena masih dianggap sebagai bagian dari “mandala” kerajaan.

          Jadi kalau sekarang istilah MANCANEGARA familier sebenarnya itu menunjukan pengaruh majapahit terhadap negara negara kawasan dari jaman dahulu,
          bangga yaa

      • Ketika perang mau pecah, cepet-cepetlah militer ditarik ke barak, dan para tentara ditarik masuk ke dalam rumah ibadah masing-masing untuk memperbanyak doa dan pengampunan. Lalu serahkan peperangan ini kepada Tuhan, biar Tuhan sendiri yang menyelesaikannya. Jika mereka menyerang kita, kita biarkan saja, dan biar Tuhan yang membalas mereka dengan cara-Nya.

        • Hmm… ini jawaban orang yahudi ketika disuruh oleh Nabi Musa untuk berperang, jawabnya, wahai Musa, berperanglah kamu dan Tuhanmu, aku disini saja menunggu sampai kamu dan Tuhanmu menang.. anjuran anda kobu sangat tidak bisa diterima akal, lalu buat apa semua perangkat perang dan tentara direkrut dan di latih bilaa bukan untuk menjaga kedaulatan NKRI,..

        • sekalian aja gak usah membentuk tentara, anggarannya untuk pendidikan + riset…

        • bahasa orang penakut dan pengecut, anda pasti banci..dimana rasa nasionalis, & sifat bela negara.

      • Garis nya ditarik lagi melebar ke maldives dan bahkan ke madagaskar. terus disebarin di blog2.. hehe

      • Memang kita bangga dengan sejarah kejayaan masa lalu, tapi buat saya yang awam, kayanya proyeksi untuk yang ini masih jauh bung…sementara di dalam negeri sendiri kita masih punya masalah potensi disintegrasi bangsa. Tiap hari di tv liat berita ribut & rusuh melulu. Di forum2 internet pun sami mawon jadi ajang mencaci n menghujat. Belum lagi agen2 asing yang nyusup ke semua lini untuk obok2 dari dalem. Mensana in korporesano, elo kesana gue kesono. Bangsa lain udah kemana, sementara kita masih ribut masalah SARA & partai (apalagi mau pemilu)…

        Saya setuju banget dengan komentar mbah Moeld di artikel lain, untuk fokus dulu dengan masalah dalam negeri: kemiskinan, pendidikan, kesehatan, keadilan…dll, tentu dengan tetap waspada dengan perkembangan kawasan. Moga2 2014 kita punya pemimpin baru yang bisa merangkum semua potensi bangsa untuk memajukan & mensejahterakan Indonesia.

        @bung Now, sorry ya nickname saya agak mirip2 dikit, soalnya bingung mau bikin nickname, lagipula anggap aja saya fans anda, juga fans sesepuh lain disini. Buat saya ini blog yang sangat bagus untuk belajar & nambah wawasan. Nickname saya tambahin sb biar mirip2 presiden gitu…:)

        • Hanya sekedar membangunkan kebanggaan berbangsa bung, dan juga potensi di masa depan yang agak jauh 😉 ga apa2 nick mirip bung @sb youdontknow, saya juga sama dulu awalnya bingung cari nick

    • jangan gede2 bung now, biar ja kayak prediksi bung donnie, asal sphere of influence yg dibuat besar.

      • Kegedean ya? 😀

        salah satu theory kekhawatiran Australia terhadap China adalah karena China dengan jumlah penduduknya yang banyak butuh sumber daya alam baik tambang maupun pangan. Dan Australia yang hanya dihuni 20jt penduduk menguasi wilayah luas kaya hasil tambang dan penghasil gandum dan daging sapi utama dunia.

        Australia mengkhawatirkan China atas dasar ini. Indonesia yang menuju negara industri dengan 250jt jiwa -dalam level tertentu- mendatangkan kekhawatiran yang sama terhadap Australia. Dan daripada bule dari seberang dunia, bangsa Indonesia sudah jauh lebih lama berhubungan dengan benua Australia dan penduduknya. Lagi2 sama seperti China yang mengklaim LCS atas dasar sejarah, kita juga bisa saja melakukan hal demikian di masa depan.

        think big. merebut dompet disebut copet, merebut benua disebut penakluk.

  6. Dan USA pun mengancam , jika Rusia tidak menarik pasukan nya yg brada di crimea, USA akan memberlakukan sanksi ekonomi kepada Rusia,……
    Dan bukan Putin namanya jika di gertak bgtu saja langsung down…… Rusia pun akan membalas setiap sanksi yg akan di terapkan kepadanya, contohnya tidak akan menggunakan dolar lagi di setiap perdaganganya ……
    Ya dolar…..dolar ini yg membuat Amerika kuat smpai saat ini, dolar yg membuat amerika menguasai perekonomian global.
    Tampaknya putin tau di mana kelemahan amerika.

    • tambahan, apabila USA, Uni Eropa dan antek-anteknya sampai berani menerapkan saksi kepada Rusia, maka seluruh perusahaan milik negara-negara tersebut diatas yang berinvestasi di Rusia akan DI NASIONALISASI oleh Rusia. 😀

  7. Sepertinya RI harus belajar dr sikap Spanyol dbawah kepemimpinan Jend Franco waktu PD II, dimana Spanyol bersikap netral tp diam2 bantuin Jerman dg 100 ribu pasukan.. ketika Jerman kalah, Spanyol tetap aman, tp seumpama Jerman yg menang, Spanyol pasti dpt hadiah..

  8. Saya pribadi sih melihatnya seperti ini:

    1. kebangkitan militer China bersamaan dengan kemajuan ekonomi mereka
    2. menurunnya kemampuan militer US akibat pelemahan ekonominya
    3. US mencari solusi jalan tengah. memperkuat sekutu2 mereka dengan menjual persenjataan hi end hinnga bisa menahan China dan mendapat keuntungan dari penjualan senjata. biaya irit, dapat untung, tujuan mereka menjaga hegemoni tercapai atas darah dan keringat negara lain.
    4. US Mencari sekutu baru yang cukup potensial menahan China, Indonesia adalah kandidat
    5. China berusaha menggagalkan pivot Asia dan memecah belah ASEAN untuk kepentingan mereka, Indonesia juga dipandang sebagai pemain kunci.
    6. Indonesia yang netral bisa mendapat keuntungan dan sekaligus menjaga keseimbangan kawasan.
    7. Indonesia yang berpihak automatis mendapat lawan dan terseret dalam konflik yang bukan urusan kita
    8. dan lain-lain. silahkan jika mau nambahin

  9. tak ada yg bisa membendung kekuatan negara power jangan dikira USA dan NATO tidak kuat,kapal induknya USA ada 11 buah belum destroyernya,KS,pesawat tempurnya yg serba modern,USA pura* lemah agar china semakin agresif semua hanya pancingan bilamana terjadi perang USA sudah tahu mana kawanya di asean dan mana mengikuti china sedangkan indonesia masih berjudul “Bimbang” mau dibawa kemana….?ya sudah gali lubang sambil seminggu 3 kali latihan perang-perangan agar keliatan jantan dan garang bila LCS meleduk biarkan mereka masuk baru keroyok sekampung NKRI…

    • Itu sebabnya China yang masih inferior menerapkan strategi A2/AD (Anti-Access Area Denial). Dalam perang terbuka, kapal induk US dalam radius 1700km dari pantai China bisa jadi sitting duck. DF21 punya daya ledak tinggi yang bisa menghancurkan kapal induk sekali terkena, dan dengan kecepatan 10 Mach (12500km per jam) kemungkinan sasaran untuk bisa selamat kecil. Jika kapal induk (misal) punya jangkauan radar 500km, mereka hanya punya waktu singkat untuk bereaksi. selain itu karena sistem senjata semacam DF21 adalah baru maka efektifitas sistem pertahanan kapal perang US belum teruji menghadapi senjata jenis ini.

      Selain itu, jika kapal induk US tidak bisa mendekat dari jarak 1700km, maka F-18 dengan jarak maks 2000km tergantung pada basis darat sekutu2 US di kawasan berdekatan dan akan sulit mengirimkan pasukan darat. Selain itu China juga sudah dipastikan akan menerima pespur Su-35 dengan jangkauan 4000km

      Untuk mengatasi strategi A2/AD China dengan anti-ship ballistic missile (ASBM) DF21 dan pesawat Sukhoi, US menerapkan strategi ASB (Air Sea Battle) yang membutuhkan kerjasama dari sekutu2 US yang berdekatan secara geografis dengan daratan maupun batas laut China (LCT & LCS). Itu sebabnya US juga semakin ramah dengan Vietnam dan juga Indonesia. Gunboat diplomacy US ga mempan menghadapi A2/AD China

      • LUPA YAH…….ITU RUDAL BARU MELUNCUR SUDAH DI HAJAR DARI RUANG ANGKASA (SDI)
        DIJAMIN TAK BAKALAN SAMPAI KE KAPAL INDUK ATAU TEMPAT TUJUAN…

        xixixixi

        • SDi kan baru konsep, salah satu komponennya ‘brilliant pebbles’,

          In March 1990, George Monahan, Director of SDI, announced that Brilliant Pebbles would be the first-deployed U.S. missile defense system.

          In 1991, following several years of inner turmoil, the Soviet Union imploded.

          In 1993 the Clinton Administration eliminated the Brilliant Pebbles program through a series of budget cuts.

          Brilliant Pebbles remained on the shelf and out of the public eye until 2002, when President George W. Bush withdrew the U.S. from the 1972 ABM Treaty. Although Brilliant Pebbles was a focus of President George H.W. Bush’s administration, George W. Bush’s administration \did not resurrect/ the program. The second Bush administration did not focus on space-based interceptors and focused on ground-based ones instead…

        • 😀 jangan heran knapa masih dibully walau sudah ganti nickname

        • Brilliant Pebbles…? itu memang di batalkan tapi yang lain dong yang sudah nongkrong di atas sejak 20 thn yang lalu, misile, laser
          cari sendiri yah…..
          —————————————————————————————————————

          Brilliant Pebbles concept artwork

          Brilliant Pebbles was a non-nuclear system of satellite-based interceptors designed to use high-velocity, watermelon-sized, teardrop-shaped projectiles made of tungsten as kinetic warheads. It was designed to operate in conjunction with the Brilliant Eyes sensor system and would have detected and destroyed missiles without any external guidance. The project was conceived in November 1986.
          John H. Nuckolls, director of Lawrence Livermore National Laboratory from 1988 to 1994, described the system as “The crowning achievement of the Strategic Defense Initiative”. Some of the technologies developed for SDI were used in numerous later projects. For example, the sensors and cameras that were developed for Brilliant Pebbles became components of the Clementine mission and SDI technologies may also have a role in future missile defense efforts.
          Though regarded as one of the most capable SDI systems, the Brilliant Pebbles program was canceled in 1994 by the BMDO.

          LASER DI DARAT

          • LASER DI LAUT

          • LASER DI UDARA

          • sangat tidak logis jika membaca uraian ini;

            The project (Brilliant Pebbles) was conceived in November 1986.
            John H. Nuckolls, director of Lawrence Livermore National Laboratory from 1988 to 1994, described the system as “The crowning achievement of the Strategic Defense Initiative”.

            Though regarded as one of the most capable SDI systems, the Brilliant Pebbles program was canceled in 1994 by the BMDO.

            Di-cancel 1994, terus 1996 (=sejak 20 thn yang lalu), mengirim “yang lain untuk nongkrong di atas, misile, laser..”

        • hadeeeh, udah ganti nickname tapi kelakuan masih aja gk berubah, dikit dikit ngasih gambar or u tube kan ciri khas anda neng..

    • Yups..gue termasuk penganut teori ini..

      ASu pura2 lemah, menarik diri, termasuk kemunduran ekonomi nya, dan gue menyebutnya AMERICAN TRAP.

      betul semua indikasi menyatakan AS akan bangkrut, ekonomi lemah, anggaran dikurangi, That’s a correct. tapi lihat semua komponen bangsa nya akan digiring kepada masalah grass root social, lalu energi ini akan dilempar ke luar negeri dalam bentuk Perang Global dibanding harus Kanibal didalam negeri nya, untuk itu perlu alasan2 kuat baik ke Masyarakatnya sendiri atau internasional. Darimana Modalnya..?? sama dgn PD-1 dan PD-2, para Bankir yg itu2 juga.

      Amerika akan selalu dipaksa Perang oleh segilintir Bankir untuk tetap exist sebagai negara dan bangsa.
      ironis juga ya sebenernya.

      • Bung Donnie. Saya sependapat dengan anda tentang peran bankir mereka. Tapi sekarang semua negara sudah tahu betapa praktik para bankir menyebabkan bubble dan ledakan hebat. Best practice nya terjadi di pusat kapitalis dunia, USA, dan dampaknya melebar ke periphery nya, Eropa dan Jepang. Jadi rasanya akan sulit mereka akan mengulang lagi hal seperti itu. Bitcoin, saya kira adalah bagian dari operasi rahasia mereka yang merupakan siasat baru dengan memanfaatkan IT. Tapi semua negara juga sudah bisa mencium aroma ini. Maka saya tetap yakin asalkan Asia tidak mabok bermewah-mewah, saatnya Abad Asia akan datang. Itulah sebabnya Indonesia harua menyadarkan China dan semua negara Asia untuk berunding. Jangan ulangi kesalahan Eropa dengan perang dunianya yang memporakporandakan. Biar Amerika dan Eropa mengurus dirinya. Jika perlu Asia terus menekan mereka untuk bargain mendapatkan teknologi. Sudah saatnya Asia dan khususnya Indonesia duduk sederajat dengan barat. Jangan terpancing untuk konfrontasi antar negara Asia. Amerika dan Eropa menjual senjata selain mencari uang juga agar Asia saling beradu marathon hingga kehabisan nafas. Kalau ada negara Asia antek barat, perlu dijewer ramai2. Sementara PR utama kita adalah bersihkan korupsi, karena korupsi adalah aktor utama penghalang kemajuan. Salam NKRI.

        • @bung donnie, skenarionya mengerikan juga ya…

          @bung ghi, mantap bung. Setuju PR utama kita adalah bereskan korupsi. Untuk membereskan korupsi tidak melulu masalah hukum, tapi juga aspek politik sosial budaya ekonomi dll secara berbarengan. Pendeknya ke depan kita perlu pemimpin yang berani, tegas & kalau perlu keras tapi cerdik untuk membersihkan korupsi & juga menegakkan pemerintahan yang bersih (siapa pun yang terpilih di 2014).
          Sayang sekali SDA & SDM kita yang begitu melimpah tidak dimanage dengan benar & baik, malah jadi ‘bancakan’ pihak asing. Ikan dicuri tiap hari, energi/mineral diangkut ke luar negeri, ilmuwan pada lari ke LN. Bbm, beras, gula, bawang putih, kedelai bahkan garam aja kita masih impor, bahkan dari negara yang kecil yg gak punya lahan. Prihatin…

          Mengenai bitcoin, bagaimana skenarionya bung? ‘menggoreng’ harga bitcoin, kemudian menarik keuntungan ke pihak ‘pencipta’ bitcoin?

    • RUSIA DAN CHINA BERANI MACAM2 …?? LAPORKAN MEREKA KE POLISI DUNIA

    • USA dan eropa memang melemah secara ekonomi akibat mencapai high capacity, high consumption, dan perkembangan teknologi sudah tak mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan. Mereka memasuki fase saturasi yang belum ada pemecahannya. Sebaliknya China dan Asia sedang menanjak karena masih under capacity, low/middle consumption, sehingga produktivitas masih bisa di push-up jauh lebih besar. Kunci keberhasilan Asia, sejauh mana mereka bisa balance antara consumption dan saving. China sudah menunjukkan, berpuluh tahun mereka hemat luar biasa. Hasilnya, cadangan devisa dan saving domestik luar biasa. Cadangan devisa China sekira 3,5 triliun dolar, bandingkan GDP USA yang sekira 12 trilium dolar. Amat besar cadangannya. Itu salah satu sebab amerika tidak berani perang ekonomi lawan china. Sebaliknya amerika dan eropa berpuluh tahun kaya karena terlalu banyak “bubble” yang semu, yakni uang yang tidak ada aset riilnya, dalam bentuk derivative atau quasi money. Maka tahun 2008-2009 ekonomi mereka berantakan. Terlanjur besar pasak, ternyata tiangnya hanya ilusi. Runtuhlah mereka. Hutangnya menggunung. Celakanya, masyarakatnya sudah terlanjur hidup mewah. Maka sekarang mereka kelabakan. Jadi justru China dan Rusia yang sekarang sedang memancing Amerika dan Eropa adu nafas. Amerika tahu dia tidak akan kuat, maka muncullah pivot ini. Rusia setelah terpuruk, sekarang juga sedang menanjak, karena serupa dengan Asia kondisinya. SDA melimpah, penduduk banyak dan masih banyak yang undercapacity sehingga bisa di push dengan skala amat besar. Maka yang disebut Abad Asia bukan sekedar teori tetapi sudah mulai tampak jelas wujudnya. Jaman berubah, roda berputar. Yang penting negara ini harus bisa membersihkan mesin-mesin pertumbuhannya dari korosi karena korupsi. Korupsilah aktor utama penghambat bangsa ini. Semua kelemahan lain akan bisa diatasi kalau korupsi bisa dihilangkan.

  10. Kalo menurut aku sepertinya tetap nggak ikut blok2an tapi mengambil keuntungan diantara dua blok besar seperti kita pembeli ke pedagang dua besar. Sambil berusaha menjadi pedagang besar di kawasan. Contoh China, dimana pada PD II diinjak2 Jepang eeehh….sekarang gantian Jepang yang perhitungan sama China. Kita harus bangun (Sudah dimulai dengan MEF I dan semoga berkelanjutan) kekuatan HANKAM. Seberapun makmurnya penduduk NKRI, kalau HANKAM/ALUTSISTA nya ompong yang kropos juga.

  11. jawaban dari judul trit ini, adalah tidak akan pernah mampu. CINA bukanlah uni soviet yang lemah ekonominya, dengan devisa 3,8 T dollar, industrial complex yang masif, tenaga kerja murah, dan cadangan sumber daya alam yang besar, justru bisa terbalik amerika akan habis pengaruhnya di ASIA.

  12. Maaf para suhu JKGR… ini melenceng sedikit… ada yang tau gak nih soal Pembangkit Listrik Tenaga Hampa (PLTH) yang di riset di BPPT?

  13. http://poskotanews.com/2014/03/06/suasana-haru-iringi-pemakaman-serka-imam/

    Turut Berduka dan Semoga keluarga korban diberi ketabahan.Amin
    maaf kalau di luar topik.

  14. intinya, USA berpikir 100000x untuk berkonflik dengan rusia atau cina…..

  15. bung satrio, bung nowy, bung danu dll adakah yg tahu dulu ada rumor bahwa :

    ” Amerika Memiliki Hutang 57 ribu Ton Emas kepada Indonesia”

    Yang membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI , mungkin sampai sekarang untuk mencoba mencairkannya untuk bangsa Indonesia.
    Akta Perjanjian yg dibuat oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss.

    Nah , skrg ….. gmn ya kelanjutan dari itu semua

    • di warjag ternyata ada nick name yg hampir sama, saya (gatotkoco) sama bung gatotkaca edan, tapi tdk sama orangnya, terima kasih

    • sempat baca tentang cadangan emas / USD dari jaman Soekarno yang tersimpan di Swiss atau yang semacam itu.

      tapi kalau
      ” Amerika Memiliki Hutang 57 ribu Ton Emas kepada Indonesia”
      rasanya hampir tidak mungkin, dihitung sejak 1945 sangat sulit RI mengakumulasi emas sebanyak itu, kalaupun asalnya belanda yang mengumpulkan, pastinya udah dibawa kabur sebelum PD II…

    • saya kurang tau bung, mungkin yang lain ada yang tau. sering sih dengar selentingannya tapi ga mengikuti beritanya

    • Rumor Emas nusantara yang awalnya dikumpulkan oleh belanda dari raja raja nusantara membujuk cadangan emasnya supaya disimpan di bank belanda ,kemudian dibawa ke negeri belanda.kemudian belanda diduduki oleh nazi dan emas nusantara dibawa oleh nazi ke jerman,nazi runtuh kalah oleh sekutu,emas nusantara dibawa ke amerika dan dibagi dengan negara negara eropa (sekutu) dan pak karno menggugat emas nusantara dan ditanggapi oleh presiden John F kenendy dengan menandatanagni Green Hilton Agreemen ..ada upaya membatalkan dan mengaburkan perjanjian itu
      Pak harto dan cia melakukan operasi menemukan siapa ahli waris soekarno yang menyimpan pin dan wasiat pencairan di bank swis.tetapi gagal.Megawatipun tidak berhasil menemukan siapa ahli waris itu
      Dan ada penjelasan bahwa dengan masuknya Indonesia ke G 20 berarti Indonesia sudah mengakui bahwa Green Hilton agremen sdh batal

      Wah banyak cerita cerita yang membahas itu,,cari aja digoogel dengan kata kunci Green Hilton Agreemen
      anda akan banyak membaca referensi tentang emas emas itu,

      Kalau saya sudah pesimis dengan emas emas itu,,lebih baik dibuat pelajaran untuk menatap Indonesia jaya kedepan

      • maaf barang kali oot, saya pernah dengar bahwa pin tersebut dipegang salah satu anak bung karno yang tinggal di amerika, dan sby berusaha cari tahu pin tersebuy

    • The Green Hilton Memorial Agreement Geneva Agreement is made and signed on [14] November 1963 at Hotel Hilton Geneva by U.S. President John F Kennedy (a few days before he was killed) and President Ir Sukarno with the Swiss state witness William Vouker figures.
      (abovetopsecret.com/forum/thread975838/pg1)

      banyak sumber lain juga menyebut tanggal penandatanganan 14 Nov 1963 di Geneva, padahal JFK sedang berada di Washington D.C,

      November 14, 2013
      JFK HELD HIS LAST NEWS CONFERENCE 50 YEARS AGO TODAY

      Washington, D.C. (JFK+50) President John F. Kennedy held his 64th and final news conference in the State Department Auditorium here in Washington 50 years ago at 11 a.m., November 14, 1963.

      http://jfk50.blogspot.com/2013/11/jfks-last-news-conference.html

      • Bukan hoax lagee..
        Wong dananya udah cair masuk secara bertahap ke RI…Pada masa pemerintahan SBY yang mendukung pencairan dana ini..perhatiin aja cadangan devisa kita…pada awal pemerintahan sby 2004 cadangan devisa RI kurang dari 50 milyar dollar…2011 udah hampir 120 milyar dollar..lihat postur APBN-P 2012..Coba lihat bansos di setiap kementrian yang akan cair 2014 ini yg totalnya sekitar 91 trilyun..terus kpk teriak2 supaya jangan dicairin sebelum pemilu tapi setelahnya n minta bansos dipegang hanya di satu kementrian yaitu kementrian sosial.. kementrian dikbud yang paling banyak dapet jatah ini..
        Alutsista yang kalian bahas bolak balik disini,,belinya pake duit ini kok…
        Emang yang rancang Restra MEF I sampe MEF3 itu tukang ngayal..pengangguran yang pengen beli ini beli itu tanpa ada duitnya… Restra ini tidak bisa dirancang tanpa ada kepastian dari kementrian keuangan…Coba ikuti nanti APBN-P 2014 bulan Mei nanti…kayae lebih seru,,soale SBY ga mau kehilangan momen memanfaatkan dana ini..karena masa pemerintahan dia dana ini cair..kayae banyak deal-deal untuk MEF2 dilakukan menjelang SBY pensiun…

  16. Menyimak

 Leave a Reply