JakartaGreater.com - Forum Militer
Apr 062018
 

Jet tempur siluman Chengdu J-20 buatan China. © V587wiki via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – China telah membuat pencapaian yang signifikan dalam teknologi radar dan pesawat pembom strategis, menurut para ilmuwan yang bekerja di lapangan, menambahkan bahwa radar militernya kini mampu mendeteksi semua jenis jet tempur dan pembom siluman yang dikerahkan di wilayah Asia-Pasifik, seperti dilansir dari situs Global Times.

“Teknologi radar China secara komprehensif mendekati level kelas dunia atau sebagai kecanggihan teknologi secara umum. Sekarang kita berada pada tahap menuju peran utama”, menurut Hu Mingchun, dari lembaga penelitian No.14 di bawah China Electronic Technology Group Corporation (CETC).

Di sejumlah daerah, China telah menggunakan teknologi radar paling canggih didunia, seperti susunan radar bertahap multi-fungsi berbasis-kapal dan radar peringatan dini berbasis pesawat.

Berkembangnya Tantangan

Dalam beberapa tahun terakhir, AS dan para sekutunya telah mengerahkan beberapa jenis pesawat tempur siluman disekitar China dan kawasan Asia-Pasifik. Pada bulan Oktober 2017, 12 jet tempur F-35A tiba di Jepang, menandai peluncuran F-35 pertama Angkatan Udara AS ke wilayah Asia-Pasifik.

Ada lebih banyak jet tempur siluman F-35 akan dikerahkan di tahun-tahun mendatang, menurut laporan dari IHS Jane.

“Sejak AS mengembangkan F-117 pada tahun 1981, peningkatan pada pengembangan dan penyebaran pesawat tempur siluman telah membawa tantangan yang serius bagi pertahanan udara tanah air di negara-negara lainnya”, kata Hu.

Menurutnya, dengan menargetkan pesawat siluman generasi baru yang terbang tinggi, dan berkemampuan canggih, China telah mengembangkan radar anti-siluman generasi baru. Dan melalui pelatihan, maka kemampuan dalam pertempuran sungguhan telah terbukti. Persaingan teknologi antara kemampuan siluman dan anti-siluman tidak akan berhenti dalam jangka panjang.

Pada bulan November 2016 lalu, China menampilkan radar anti-siluman CETC YLC-8B, yang dikembangkan oleh lembaga penelitian No.14 dalam China Airshow di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China Selatan.

“Radar anti-siluman buatan China dapat mendeteksi semua jenis pesawat siluman yang dikerahkan AS di kawasan Asia-Pasifik, termasuk F-22, F-35 dan B-2, yang berarti bahwa ketika AS ingin menggunakan pesawat untuk mencegah China, mereka harus mempertimbangkan sistem radar China, karena mereka akan terdeteksi oleh radar China dan ditembak jatuh pada pertempuran sungguhan”, sebut pakar militer Song Zhongping kepada Global Times.

Radar Peringatan Dini

Selain memiliki radar anti-siluman, China juga memiliki radar peringatan dini jarak jauh, menjadikannya sebagai negara ketiga setelah AS dan Rusia dengan kemampuan untuk melakukan pengembangan mandiri dari jenis radar tersebut.

Radar semacam ini menargetkan ancaman strategis seperti rudal balistik yang masuk, menyediakan cukup waktu bagi sistem yang ada untuk mencegat rudal itu, kata Song.

Pesawat Pembom

China juga telah membuat langkah besar dalam hal pembom strategis. H-6k bukanlah pesawat pembom yang baru dikembangkan, tetapi kehadirannya yang meningkat di kawasan Asia-Pasifik menunjukkan bahwa China lebih percaya diri untuk menggunakan pencegah strategis.

“Sebuah kekuatan nuklir harus memiliki beberapa langkah pencegahan strategis termasuk rudal balistik berbasis darat, kapal selam nuklir dan pesawat pembom strategis”, menurut sumber di Akademi Militer PLA.

Meskipun saat ini H-6k masih dibawah level pembom strategis siluman AS dan Rusia yang paling canggih, namun itu sudah cukup bagi China untuk mencegah separatis di Taiwan karena dapat membawa bom dan rudal jelajah guna menyerang sasaran militer di pulau tersebut dari segala arah.

Menurut informasi kantor berita Xinhua, He Shengqiang, kepala tim yang bertanggung jawab atas pengembangan H-6K dibawah Perusahaan Industri Dirgantara China (AVIC), mengatakan bahwa kemampuan pesawat pembom H-6k pada penanggulangan dan kesadaran informasi telah mencapai tingkatan pembom generasi ketiga dan keempat.

“Pengembangan pesawat pembom masa depan adalah tugas China di era baru, kita perlu menjadi pembuat standar teknologi ini, serta memainkan peran utama dalam jenis pembom masa depan”, katanya.

Generasi terbaru pesawat pembom H-20 China, diyakini sebagai pembom strategis siluman yang memiliki kemampuan mirip dengan B-2 buatan AS, kini sedang dalam pengembangan.

Bagikan :

  22 Responses to “Mantap. China Unggul di Asia-Pasifik Berkat Teknologi”

  1.  

    Siluman as ketemu siluman tiongkok apa jadinya..

  2.  

    Tni hrs punya radar yg kuat

  3.  

    RI harus bs mengejar segala ketertinggalan kemandirian bangsa!

  4.  

    Radar sun go kong,klo ada siluman masuk di gebuk pake toya sakti nya,,hihihi

  5.  

    iyo mantap
    tapi laut orang dan isinya disantap
    kalo mau santap2an dgn As disana saja ditengah2 lautan hindia
    biar wilayah orang lain tak ikut tersantap

    as expected from Global Times

  6.  

    H-6K masih jadi andalan China??? Di Indonesia udah masuk museum tuh pesawat Hhhhhhhhhh… H-6K aka Tu-16.

    Btw kira2 butuh berapa duit ya buat meretrofit Tu-16 yg ada di Dirgantara Mandala ya.

  7.  

    Super komputer sunway taihu light tercepat di dunia ,wajar teknologinya maju pesat

  8.  

    orang kaya biasa buat jet gen5 kaya buat micin, angaran ok

  9.  

    Seperti kebanyakan produk china lainnya, fitur boleh canggih tapi kualitas jauh dibawah standart… Sedangkan kualitas dibutuhkan untuk pemakaian jangka panjang sedangkan alusista dipakai dalam jangka waktu panjang tdk seperti hp yg bisa 6bulan ganti baru… Jadi mungkin harga boleh murah tapi ketahanan tanda tanya

  10.  

    J-20 & J-31 masih punya problem di mesin. Nggak bisa supersonic tanpa afterburner. Percuma stealthnya, dihadang Su-30 pun pasti keok.

 Leave a Reply