Jul 152017
 

Jet pencegat-tempur supersonik MiG-31B Angkatan Udara Rusia. © Wikipedia

Untuk melengkapi jajaran armada tempurnya, selain PAK FA dan PAK DA, Rusia juga akan memulai pengembangan PAK DP, yaitu pencegat tempur generasi kelima, seperti di lansir dari laman Sputnik News.

Ilya Tarasenko, Direktur Umum MiG Aircraft Corp. mengatakan bahwa pengembangan jet pencegat tempur generasi kelima Rusia, akan dimulai dalam waktu dekat, sesuai jadwal.

“Kami saat ini sedang mengembangkan konsep pesawat pencegat tempur jarak jauh untuk mengajukan proposal kepada pelanggan utama kami [Departemen Pertahanan Rusia]. Saya harap dalam waktu dekat kita akan segera memulai penelitian dan pengembangannya”, kata Tarasenko.

Menurut Tarasenko, bahwa siklus hidup pesawat pencegat PAC DP, MiG-31 adalah selama 10 tahun, oleh karena itulah harus diganti dengan pesawat tempur yang lebih canggih.

Sebelumnya, Jenderal Viktor Bondarev, Panglima Tertinggi Angkatan Udara Rusia, pernah mengatakan bahwa pekerjaan penelitian dan pengembangan PAK DP akan dimulai di tahun 2019.

MiG-31 adalah jet pencegat tempur supersonik jarak jauh, yang dirancang untuk melawan target udara di ketinggian tinggi maupun rendah. Pesawat tersebut diperkenalkan pertama kali kepada militer Soviet pada tahun 1980, dan diproduksi massal hingga tahun 1994.

MiG Corporation saat ini sedang memenuhi kontrak untuk memodernisasi armada MiG-31 yang hingga sekarang masih digunakan oleh Angkatan Udara Rusia.

Sementera itu, Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov mengatakan bahwa pembom strategis generasi kelima Rusia yang dikenal sebagai PAK DA, dijadwalkan akan melakukan penerbangan perdananya pada 2025-2026 dan dapat memasuki produksi massal beberapa tahun kemudian.

Pesawat baru, dirancang untuk menggantikan tiga jenis pesawat pembom yang beroperasi dengan Angkatan Udara Rusia, yaitu pembom jarak jauh Tu-22M3 dan pembom strategis Tu-95 serta Tu-160 alias White Swan.

  12 Responses to “Mantap, R&D Pencegat Tempur Generasi Ke-5 Rusia Dimulai 2019”

  1. Pertamax

  2. Peswat bagus juga ini..utk pengganti F5…ixixix

  3. Mantap! Dr td komen kok hilang mulu!

  4. Saingan rafale yg akan akan akan dibeli malaysia kayaknya ni, malaysia meminta spesifikasi khusus makannya pembeliannya ditunda..

    • Kita mahu superhornet la bkn rafale itu rafale tidak beli pun tidak apa .ini syarikat Perancis terhegeh-hegeh mau jual sama Malaysia .

    • sememangnya pula …buka terhegeh hegeh..pandai sahaja balik fakta yang orang cakap malaysia tak ada duit beli rafale pasal hutang malaysia sudah 816..udah banyak.belum lagi kes korupsi 1 Mdb.jadi tu lah rafale tak jadi beli.saya tengok selalu page you..

    • betul gan #yopanBDMC tapi superhornet masih kalah sukhoy au 27 TNI …semuanya gak buat wow…malaysia otak kosong dengan Rafale yg tidak jadi beli karna duit tak ada …australia heboh dengan superhornetnya…#siharris tu bomoh pandai kira tapi hoax..

    • #harrisMAJID aku nak bagi info …singapura tu cukup 200 rudal …100 pesawat tempur..200 anak muda senjata pindad.cukup gak ada yg buat wow ..

      malaysia apalagi askar kau sedikit cukup 100 pesawat tempur…rudal 200 unit.tank 80 unit..200 pemuda dengan senjata pindad.cukup buat perang ..gak ada wow dengan you punya negara…

      australia pon…masih sanggup jika mau perang …asal you tau lah …indonesia jika mau perang 2 negara kuat siap bantu dikawasan .

  5. Gak akan dibeli terlalu sangar

  6. Akankah si “Akan” divending lagi ?
    Hihi

  7. tenang indonesia keun bangun pespur gen 8 dari lisensi kfx ha ha

 Leave a Reply