Manuver KRI Alamang-644 di Perairan Selat Singapura

12
9
KRI Alamang 644 mengamankan KLM Berkat Sejati yang diduga melanggar undang-undang pelayaran di perairan Selat Singapura (12/4/2017).

KRI Alamang-644 salah satu unsur di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Koarmabar) yang dipimpin Komandan Guskamlaarmabar Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han), melaksanakan pemeriksaan dan mengamankan KLM Berkat Sejati yang diduga melanggar undang-undang pelayaran di perairan Selat Singapura, Rabu (12/4/2017).

Saat dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan pada posisi 01° 04’ 90’’ LU – 103° 43’ 18’’ BT oleh Tim pemeriksa KRI Alamang-644, nakhoda KLM Berkat Sejati tidak dapat menunjukkan Surat Susunan Perwira, Surat Perjanjian Kerja Laut (PKL) dan Surat Ijin Crane serta 2 ABK-nya tidak memiliki Buku Pelaut.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, diketahui KLM Berkat Sejati dengan bobot 147 GT, berbendera Indonesia dengan nama pemilik “K”, nakhoda atas nama “AH”, ABK berjumlah 9 orang WNI. Adapun rute pelayaran KLM Berkat Sejati dari Punggur menuju Lhokseumawe.

Berdasarkan pelanggaran tersebut, kapal dan nakhoda beserta ABK-nya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam guna proses hukum lebih lanjut.

Dispen Koarmabar

12 COMMENTS

  1. Selama ini selat singapure dikuasai Singapure sekarang sudah di ambil alih oleh Indonesia. Pemanduan kapal lapal yang melintas disana sudah dilakukan Indonesia di awal tahun 2017.
    Tinggal pemanduan udara yaitu FIR yang perlu di rebut secepatnya.
    kezone.com/read/2017/04/10/320/1663412/kini-indonesia-punya-pemandu-kapal-di-selat-malaka-dan-singapura

    • Perlahan namun pasti satu demi satu kepentingan nasional Indonesia yang dikuasai si UPIL mulai diambil alih .
      Prorgam Tax Amnesty sudah membuat dollar singapure tertekan hal yang tidak pernah terjadi selama ini .
      Pembangunan gudang raksasa atau Pusat Logistik Berikat ( PLB ) di INDONESIA untuk menggantikan tempat si UPIL sebagai gudangnya barang -barang sebelum masuk dan akan keluar Indonesia . Masak negara sebesar ini tak punya kawasan pergudangan malah menggunakanjasa gudang si UPIL ?
      Sejarang kita boleh bangga punya kawasan pergudangan sendiri jadi tidak perlu lagi kalau impor/ekspor harus ke si Upil dulu .Bisa langsung ke negara tujuan karena sudah ada pelabuhan internasional New Priok yang dsinggahi perusahaan pelayaran internasional .
      http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2017/04/12/293310/sri-mulyani-ingin-gudang-raksasa-ri-jadi-hub-asia-pasifik/#.WO8J1KKkLcc

      Tinggal FIR yang harus direbut . Jangan ada lagi kompromi seperti jaman lalu dimana perjanjian penyediaan tempat latih pesawat tempur si Upil ditolak DPR tapi diam diam mereka tetap latihan di natuna ,dan pemerintah diam saja.

LEAVE A REPLY